Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Minyak Rem Mobil Wajib Diganti Secara Berkala. Ini Sebabnya

Cukup banyak cairan yang ditemukan di satu mobil.
Tips
Rabu, 25 September 2024 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Gambar ilustrasi sistem rem


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Cukup banyak cairan yang ditemukan di satu mobil. Sebut saja pelumas mesin, pelumas transmisi, air radiator, dan juga minyak rem. Minyak rem sendiri merupakan jenis fluida yang membuat kinerja rem bisa bekerja dengan sistem hidraulis.

Lantas, pelumas mesin dan pelumas transmisi butuh penggantian secara periodik. Kemudian, apakah hal yang sama harus diterapkan pada minyak rem?

Ilustrasi minyak rem 

Sumarmin selaku Kepala Mekanik Auto 2000 cabang Cilandak Jakarta Selatan mengungkapkan bahwa minyak rem membutuhkan interval penggantian di waktu tertentu.

"Minyak rem itu secara ketentuan diganti setiap 2 tahun atau sekitar 40.000 km sekali," ujarnya saat dihubungi oleh OtoDriver beberapa waktu lalu.

BACA JUGA

Menurut Sumarmin, penggantian cairan rem secara periodik guna memastikan kinerja rem bekerja dengan baik. ia mengatakan bahwa minyak minyak rem memiliki fungsi untuk memberikan tekanan dari pedal menuju perangkat kaliper rem dan harus dipastikan bahwa semuanya bekerja dengan sempurna. 

Mengenai penggantian rutin minyak rem, Dhany Ekasaputra, Manager Promosi PT Autochem Industry pun nimbrung bicara. "Material pada minyak rem punya sifat menyerap air sehingga pada periode tertentu harus diganti.

“Sifatnya yang menyerap air akan membuat kandungan air pada minyak rem menjadi tinggi. Sebagai gambaran, titik didih minyak rem dalam kondisi baru bisa mencapai suhu 265 derajat Celcius. Namun saat terkontaminasi air, titik didihnya akan turun menjadi 155 derajat Celcius,” sambungnya.

“Dengan titik didih yang lebih rendah cairan rem tersebut sebagian akan berganti wujud menjadi gas sehingga tidak bisa dimampatkan dalam sistem pengereman. Dalam kondisi ini akan terjadi rem blong,” lanjutnya.

Mengenai jenis minyak rem harus mengikuti spesifikasi anjuran pabrikan. Penggunaan minyak rem yang tidak sesuai dengan anjuran akan berpengaruh performa pengereman. “Kinerja pengereman tidak akan optimal,” tutup Dhany.

Jadi, pastikan minyak rem mobil Anda dalam keadaan baik dan dilakukan penggantian secara berkala. (AW).


Tags Terkait :
Tips Minyak Rem
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

1 hari yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

1 hari yang lalu


Tips
Mau Mobil Tetap Prima Setelah Digunakan Mudik? Ini Yang Perlu Dilakukan

Lakukan pengecekan dan pastikan semuanya dalam kondisi baik.

7 bulan yang lalu


Truk
Inilah 5 Panduan Untuk Menjaga Mobil Komersial Tetap Prima

Tindakan preventif untuk menghindari potensi kecelakaan perlu banyak pengecekan. Ketahui selengkapnya.

8 bulan yang lalu


Truk
Pramudi Truk Tronton Nahas Di Semarang jadi Tersangka

Truk melintasi di jalan sebelum waktu yang ditentukan

1 tahun yang lalu


Truk
Inilah Penyebab Yang Sebenarnya Dari Rem Blong

Tidak peduli perawatan sistem pengereman bak menunggu waktu ‘apes’

1 tahun yang lalu


Tips
Minyak Rem Mobil Wajib Diganti Secara Berkala. Ini Sebabnya

Cukup banyak cairan yang ditemukan di satu mobil.

1 tahun yang lalu


Tips
Gunakan Mobil Untuk Libur Panjang, Cek Bagian-Bagian Ini Sebelum Perjalanan

Libur panjang Maulid Nabi 2024 jatuh pada tanggal 16 September 2024.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
BYD Siapkan Flash Charge, Isi Baterai Sampai 70% Cuma Perlu 5 Menit

BYD Flash Charge isi 70% dalam 5 menit siap meluncur di Eropa. Charger 1.500 kW berstandar CCS2 kompatibel segala EV.

2 jam yang lalu


Berita
Extended Range Electric Vehicle Jadi Trend Baru Kendaraan Bersasis Tangga

EREV sasis tangga trend baru untuk SUV dan pikap off-road berat. China pelopori dengan Yang Wang U8, diadopsi Ford, RAM, Hyundai, serta Kia.

5 jam yang lalu


Berita
Kia Siapkan Pikap Baru, Gunakan Teknologi Extender Range Hybrid

Dijelaskan bahwa pikap ini tidak ada hubungannya dengan Tasman dan kemungkinan sharing platform dengan Hyundai.

6 jam yang lalu


Berita
Price Lock Insurance Dihilangkan, Jaecoo Tetapkan Harga Baru J5 EV

Harga baru Jaecoo J5 EV setara dengan harga lama lengkap dengan lock price insurance.

7 jam yang lalu


Berita
Recall Hyundai Palisade Berlanjut, Ini Kabarnya Untuk Unit Di Indonesia

Kecelakaan kursi otomatis SUV Palisade roboh dan menimpa seorang anak membuat Recall Palisade berlanjut di beberapa negara. Bagaimana dengan yang ada di Indonesia?

1 hari yang lalu