Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityTruk

Inilah Truk Buaya

Legenda yang sudah makin minim populasinya di Indonesia
Truk
Minggu, 7 Agustus 2022 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Toyota sejatinya tidak hanya piawai bikin mobil penumpang yang punya penampilan sedap dipandang, ada teknologi unggul, dan yang palig sering disebut soal kenyamanannya. Karena Toyota sampai hari ini juga termasuk jagoan bikin kendaraan angkut barang.

Salah satunya yang kemudian disebut truk Toyota Buaya, nama resminya seri FA 100 yang muncul di medio 1964. Ini sebenarnya satu rangkaian dari niatan Toyta untuk mendesain ulang sejumlah kendaraan angkut barang mereka yang dianggap sudah ussang dan perlu diberi tambahan teknologi ataupun fitur terbaru masa itu.

Tahun 1959, muncul truk Toyopet dengan moncong bernama Stout, lalu yang tanpa bonnet diberi nama Dyna. Secara evolutif, Stout didesain ulang menjadi versi berkode RK45 (1960) dan Dyna didesain ulang menjadi versi berkode RK170 di tahun 1963. Barulah kemudian muncul produk yang benar-benar baru di tahun 1964 dengan kode FA100 generasi kedua (dan juga DA100) dimana penampilannya benar-benar mengejutkan waktu itu.

Generasi kedua ini truk Toyota ‘Buaya’ ini mengadopsi kabin model “squared-off” yang merupakan desain terkini pada periode itu. Lampu kembarnya merupakan signature spot, ditambah bentuk gril-nya. Sementara wheelbase telah dilebarkan, sasis juga telah dimodifikasi untuk meningkatkan kekuatan daya angkutnya, serta supensi yang juga telah diperkuat.

BACA JUGA

 Area kabin sendiri sudah diberi performa visbilitas yang lebih baik karena kaca depan maupun samping lebih lebar dibandingkan versi sebelumnya.

Nama sebenarnya dari truk ini adalah Toyota FA100 yang dibekali dengan mesin bensin 1F, 6 silinder, 3.878 cc dan tipe lainnya, bermesin 2F, 4.230cc. Sedangkan versi dieselnya disebut sebagai Toyota DA100 dengan mesin 2D, 6 silinder inline, 6.494cc.

Truk yang masuk ke Indonesia pada 1965 ini merupakan generasi kedua, pada awalnya digunakan oleh militer dan hanya tersedia varian bermesin bensin yang didatangkan melalui program kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Jepang. Baru masuk pasar komersial umum saat truk ini mulai dijajakan oleh PT Astra International pada tahun 1969 hingga 1971.

Baru setelah PT Toyota Astra Motor (TAM) berdiri pada 1971, pemasaran truk ini diambil alih oleh TAM hingga akhir masa edarnya pada tahun 1986. Di bawah kendali TAM, truk ini sempat diekspor secara SKD (Semi Knock Down) ke beberapa negara, seperti Nigeria dan Australia pada tahun 1973.


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

1 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

1 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

1 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

1 tahun yang lalu


Bus
Perhatikan Barang Yang Tidak Boleh Masuk Bus

Demi kesehatan dan keselamatan bersama

1 tahun yang lalu


Berita
Bengkel Siaga Bus Dan Truk Mercedes-Benz Saat Libur Nataru 2023-2024

Ada delapan titik di jalur-jalur padat

1 tahun yang lalu

Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

1 tahun yang lalu


Bus
Maling Dalam Bis AKAP: Masih Ada

Keamanan dan kenyaman penumpang masih ‘kalah’ dengan adu kemewahan fasilitas serta lomba rilis model terbaru

1 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

16 jam yang lalu


Van
Beberapa Pilihan Menarik Mobil Komersial EV Di GIICOMVEC 2026

Mobil komersial EV GIICOMVEC 2026 tampilkan model dari JAC, Sany, Wuling, Foton, Farizon, DFSK, Linxys di JIExpo Kemayoran.

21 jam yang lalu


Pikap
Mengenal Lebih Dekat JAC Trekker T90 EV, Pionir Dobel Kabin EV Di Indonesia

Spesifikasi JAC Trekker T90 EV, pionir dobel kabin listrik di Indonesia: 4x4 ganda motor 220 kW, baterai 88 kWh, jarak 344 km, drive mode off-road.

1 hari yang lalu


Van
Farizon Siapkan Van Sampai Truk Heavy Duty, Ini Bocorannya

Farizon V8E van kargo listrik Indonesia debut semester I 2026 di GIICOMVEC dengan kapasitas 7,9 m³. Siapkan juga truk heavy duty untuk pasar lokal.

1 hari yang lalu

Van
Wuling Tawarkan Fleksibilitas Peruntukan Desain Kendaraan Komersial

Perkuat eksistensi di segmen kendaraan pribadi dan kendaraan komersial.

1 hari yang lalu