Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Ternyata Ini Tujuan Adanya Leg Rest Dan Foot Rest Di Bus

Meningkatkan kenyamanan posisi duduk penumpang
Bus
Kamis, 7 Agustus 2025 14:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Di GIIAS mayoritas karoseri menyodorkan desain kabin yang kebih nyaman dan makin mewah (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


BUS-TRUCK – Interior nampaknya jadi tema utama dari barisan bus yang muncul di GIIAS 2025. 

Karena barisan SR3 dari Laksana, Avante dari karoseri Tentrem, dan Jetbus 5 dari Adiputro bisa disebut tampil dalam versi minor change maupun major change untuk tampilan eksterior. 

Kalaupun ada yang boleh disebut tampil dalam versi model change dari sisi eksterior adalah Skylander R25 dari New Armada. 

BACA JUGA

Meski begitu, secara umum detail kabin dari semua karya karoseri di GIIAS 2025 berubah signifikan. Tentu saja, itu disebabkan setiap operator punya kebutuhan detail kabin yang berbeda untuk setipa rute. 

Bahkan bus untuk layanan pariwisata juga berbeda dibandingkan untuk rute-rute AKAP. 

Direktur PT Rimba Kencana, Permadi, saat ditemui disela-sela ajang GIIAS 2025 yang lalu menyebutkan bahwa secara prinsip pihaknya tidak banyak merubah desain jok penumpang jika dibandingkan produk yang muncul di GIIAS 2024. 

Kalaupun ada lebih banyak pada detail jok seperti jahitan, jenis ataupun motif pelapis jok, maupun head rest sampai arm rest. 

Medium bus dan micro bus kini juga 'wajib' pakai jok nyaman maksimal (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Permintaan kompertemen multi kelas dalam satu bus membuat tata ruang dan desain kabin penumpang jadi sangat krusial (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Baca juga: Jangan Bawa Barang Ini Saat Naik Bus 

Baca juga: Inilah Bus Sleeper ‘Pertama’ Di Indonesia

Maksimalisasi kenyamanan penumpang

Untuk sejumlah bus dari karoseri Laksana dan Tentrem, Permadi menyebutkan inovasi Rimba Kencana fokus pada maksimalisasi kenyamanan. Salah satunya dengan membuat struktur baru atas lapisan busa yang akan menopang bagian belakang tubuh penumpang dengan lebih smooth.

Tentu dengan pelapis jok lebih lembut yang diklaim akan lebih bisa menambah tingkat kenyamanan penumpang. 

Selain itu Permadi juga menyebutkan bahwa saat ini sejumlah operator bus, baik AKAP maupun Pariwisata, juga semakin mempertimbangkan ketersediaan leg rest dan foot rest. 

Menurutnya opsi kedua peranti itu untuk memaksimalkan jok penumpang untuk bisa direbahkan serupa jok sleeper pada bus dengan kelas eksekutif.  

Sejurus kemudian oleh pria yang bermarkas di Malang, Jawa Timur, ini menyebutkan opsi idealnya memang pasang leg rest dan foot rest secara bersamaan. 

Meski begitu ia juga mengakui bahwa opsi pemakaian salah satu atau keduanya dari peranti itu memang akan berkompromi dengan ketersediaan ruang bus yang juga sesuai rencana jumlah penumpang serta formasi jok. 

Dipungkaskan oleh Permadi, baik foot rest dan leg rest merupakan opsi tambahan untuk meningkatkan potensi kenyamanan sebuah bus. Membuat desain joknya sendiri yang nyaman adalah faktor utamanya. (EW)  

Foot rest dan leg rest menjanjikan kenyamanan setara bilik sleeper (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Minat tinggi atas jok penumpang ekstra nyaman membuat akses di kabin jadi berkurang (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)Penumpang asal Jawa Timur meminati leg rest dan foot rest sekaligus (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Tags Terkait :
GIIAS Rimbakencana
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

4 minggu yang lalu


Bus
Ternyata Ini Tujuan Adanya Leg Rest Dan Foot Rest Di Bus

Meningkatkan kenyamanan posisi duduk penumpang

1 tahun yang lalu

Bus
Kemenhub: Kecelakaan Bus Tertinggi Ketiga Nasional

Perusahaan otobus makin dituntut menerapkan standar pelayanan dan operasional armada sesuai regulasi nasional.

1 hari yang lalu


Berita
Keistimewaan Bahan MBTech Balut Jok Perforated Rimba Kencana

Hadirkan warna custom

3 tahun yang lalu


Bus
Setiap PO Butuh Spesifikasi Bus Yang Berbeda

Ada yang butuh microwave agar tidak perlu mampir rumah makan

3 tahun yang lalu


Berita
BusWorld Southeast Asia 2024: Ajang Pemanasan Sebelum GIIAS

Akan tampil sejumlah kejutan dari sejumlah karoseri

2 tahun yang lalu


Berita
Dukung Modifikasi EV , Omoda & Jaecoo Boyong O4 dan J5 EV Hasil Kolaborasi Kreator Lokal

Hemat bahan bakar, anggaran bisa dialihkan ke personalisasi. Itulah alasan OMODA & JAECOO dukung modifikasi EV di IMX 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Habis Ganti Nama, Danza Langsung Siapkan Dua Model Baru Untuk Indonesia

Danza bakal merilis dua model baru untuk pasar Indonesia. Ini bocorannya.

1 hari yang lalu


Terkini

Bus
MAN Bikin Tes Bus Kota Tanpa Sopir di Jalur Harian

Pihak MAN menyebut bus tanpa pengemudi adalah tren masa depan

3 jam yang lalu


Bus
Sora Bus Hidrogen Versi Terbaru Kolaborasi Toyota dan Isuzu

Teknologi hidrogen dipadukan teknologi kendaraan listrik dalam satu paket bus kota.

1 hari yang lalu


Bus
Jarak Tempuh Jadi Kendala, Juragan 99 Trans Tunggu Bus Listrik Bisa Tempuh 900 Km

Menurutnya, kebutuhan jarak tempuh bus untuk rute yang dijalankan Juragan 99 Trans saat ini mencapai minimal 900 km.

1 hari yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Buka Trayek Bogor-Yogyakarta, Tiket Mulai Rp 458 Ribu

Layanan perdana rute tersebut mulai beroperasi pada Sabtu (10/10) dengan menggunakan bus double decker yang dilengkapi tiga pilihan kelas, yakni sleeper, business, dan private.

1 hari yang lalu

Bus
Mitsubishi MR470, Salah Satu Perintis Desain Bus Bodi Monokok

Konsepnya hadir sebagai bus yang efisien dalam pengoperasian dan perawatan.

1 hari yang lalu