Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Setiap PO Butuh Spesifikasi Bus Yang Berbeda

Ada yang butuh microwave agar tidak perlu mampir rumah makan
Bus
Sabtu, 19 Agustus 2023 19:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Di area GIIAS 2023 untuk kendaraan komersial (Hall 2-3) bisa dibilang merupakan ‘wahana’ bagi pemilik kendaraan untuk bisa ikut menentukan spesifikasi detail atas unit yang hendak dipilih. Ada barisan truk yang bisa dipilih untuk jadi ‘pasar berjalan’ sampai kulkas raksasa. Ada juga barisan bus yang peruntukannya mulai dari antar jemput daerah pertambangan sampai yang punya fasilitas kenyamanan ala ruang tamu berjalan.  

Tahun lalu, GIIAS 2022, Stefan Arman sebagai Technical Director karoseri Laksana menyebutkan bahwa dengan adanya tol Trans Jawa, dan berbagai infrastruktur jalan maupun pelabuhan berbagai daerah yang semakin baik membuat animo melakukan perjalanan darat meningkat drastis. Membuka peluang bagi penumpang, dan operator bus, untuk fitur maupun fasilitas di sebuah bus yang lebih spesifik.

BACA JUGA

Smoking room, fasilitas wajib di bus dengan kelas layanan luxury

Detail interior di bus kota saja bisa berbeda berdasarkan jumlah penumpang, rute, maupun kota tempat beroperasinya bus

“Sekarang sudah ada perusahaan otobus yang minta dibuatkan desain untuk kabin yang ada microwave, bus tidak perlu lagi keluar masuk jalan tol, banyak mengemat waktu dan konsumsi solar,” ungkap Nugroho Eko S, penggawang marketing dari karoseri Tentrem.

Kebutuhan-kebutuhan spesifik tersebut tidak hanya berkaitan dengan hal-hal yang bersifat pelengkap. Sebut saja, berdasarkan rute operasional rutin bus juga sudah bisa memerlukan konstruksi bodi yang berbeda.

“Kalau PO SAN request lebih ke konstruksi atau rangka, mengingat track jalan kami (rute rutin) masih banyak yang cukup berat dalam artian seluruh traksi body diperlukan seperti (mengatasi) body roll, twisting, dan vibrasi karena kontur dan kondisi jalannya,” jabar Kurnia Lesani Adnan, Direktur PO SAN Transport.

Hal yang yang diutarakan Sani, panggilan Kurnia, itu bak menjelaskan bahwa bus yang melintasi jalanan di pulau Sumatera lebih berkarakter, sebut saja; belokan, tanjakan, maupun tikungan ‘patah’. Ketiganya butuh manuver yang fleksibel dari setiap bus.

Bus untuk rute pulau Jawa akan butuh detail modifikasi sasis untuk masalah vibrasi di jalan tol  

Velg dengan detail finishing khusus bisa seharga Rp 6 jutaan per buah

“Semestinya bila (sudah mumpuni) untuk melintasi track Sumatera, (maka) konstruksi atau rangka satu bodi bisa dianggap juga sudah akan mumpuni untuk melintasi jalanan di pulau Jawa. Karena kita sama-sama tahu (jalanan) di Jawa sendiri kontur jalannya tidak seekstrim Sumatera, ditambah dengan sudah lebih dominan jalur tol, hanya saja vibrasi cukup besar karena kualitas jalan tol kita ‘jelek’,” begitu urai Sani lagi.  

Baca juga : Inilah Aturan Pemerintah Soal Dimensi Bus

Uraian Sani serupa dengan penjelasan dari Nugroho bahwa untuk bus yang akan melintasi jalur pelabuhan antar pulau butuh detail seputaran bumper yang berbeda. Ambil contoh, posisi bumper untuk bus yang beroperasinya memerlukan naik atau turun kapal penyebrangan punya ‘bibir' bumper depan maupun belakang yang lebih ‘tinggi’ dibandingkan yang hanya melintasi wilayah daratan.

Detail tersebut sangat penting. “Apalagi kalau ombak sedang bergejolak, bus harus bergerak lebih cepat supaya segera sampai di kapal atau dermaga. Bisa saja menunggu ombak reda, atau kapal yang lebih besar supaya bumper yang terlalu rendah aman tetapi itu kan bisa menambah waktu perjalanan yang signifikan,” urai Nugroho yang berkantor di Malang, Jawa Timur.

Dilanjutkannya lagi bahwa desain Avante “Grand Captain” juga untuk memenuhi kebutuhan satu operator bus untuk rute antar pulau dengan model bus serupa double decker namun dalam bentuk yang lebih compact.  

Jok buatan Rimba Kencana, Malang, desain terbaru tahun 2023 ada detail "porporated" di sisi tengah untuk ciptakan kondisi lebih 'sejuk'

Toilet di posisi bawah dek konon lebih aman dari potensi bau tidak sedap menyebar ke seluruh kabin penumpang

Setiap operator bus bisa butuh desain khusus atas ruang bagasi di bus yang dimiliki sesuai dengan rutenya

Baca juga : Bodi “Combi” Laksana, Satu Model Bus Dua Kelas Fasilitas

Baca juga : Karoseri Tentrem Membuat Stabilisator Untuk Bus Air Suspension Tipe Narrow


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #giias2023
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

1 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

1 tahun yang lalu


Truk
Isuzu dan UD Truck Bersama Kembangkan Truk Tenaga Listrik

Proses produksinya juga ‘hijau’

1 tahun yang lalu


Van
Nah, Daihatsu Atrai Sedang Tes Jalan Nih?

Atau akan hadir sebagai 'All New' Luxio tahun depan?

1 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Semua Armada Transjakarta Gratis Di Hari Lebaran

Pemprov DKI gratiskan seluruh armada Transjakarta, Mikrotrans, MRT, dan LRT selama Hari Lebaran Idul Fitri 1447 H untuk warga rayakan libur di Jakarta.

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu

Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

1 hari yang lalu


Truk
Dirikan 11 Posko Dan 7 Bengkel Siaga, Hino Jaga Operator Selama Musim Lebaran

Antisipasi munculnya kendala teknis yang harus diperbaiki segera saat frekuensi operasional meningkat

1 hari yang lalu


Pikap
Inilah Sosok Mahindra Scorpion, Pernah Hadir Di Indonesia Tahun 2019

Ternyata model barunya akan keluar tahun 2026 ini juga. Simak detailnya

1 hari yang lalu