Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Organda: Kecelakaan Bus Seperti Di Batu Akan Terus Berulang Jika…

Masyarakat juga punya ‘salah’ karena tidak peduli soal legalitas armada pariwisata
Bus
Selasa, 14 Januari 2025 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Pramudi sudah tahu kondisi bus tidak lain jalan karena takut kehilangan pekerjaan


BUS-TRUCK -  Kecelakaan bus pariwisata di kota Batu, Kabupaten Malang, pekan lalu (8/1) untuk kesekian kalinya memberikan indikasi sangat kuat bahwa ada yang tidak beres dalam manajemen transportasi darat untuk penumpang di Indonesia. 

Instansi terkait dengan tata kelola angkutan penumpang seperti mengabaikan kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat tahun lalu (11/5). Runtutannya mirip dengan kecelakaan di Batu, sebut saja bus tidak layak pakai sampai legalitas operasional yang sudah tidak berlaku. 

“Hal ini tetap akan berulang dan terjadi selama pemerintah lemah dalam law enforcement di jalan dan tidak tepat sasaran dalam penindakan. Bus sebesar itu bebas beroperasi tanpa legalitas yang clear. Ini kan fakta yang sangat tegas kalau pemerintah tidak peduli dan lemah,” buka  Ketua Bidang Angkutan Orang DPP Organda, Kurnia Lesani Adnan. 

Dihubungi langsung pekan ini (13/1), Sani, begitu ia sering dipanggil, juga menyebutkan bahwa masyarakat juga punya andil besar dalam setiap kecelakaan bus pariwisata. Alih-alih mempertimbangkan armada yang laik jalan serta memenuhi syarat resmi dalam beroperasi namun lebih mempertimbangkan soal harga sewa. 

BACA JUGA

Sejurus kemudian disebutkan oleh Sani bahwa kepedulian masyarakat atas kondisi teknis dan juga aspek legalitas sebuah bus pariwisata itu sebenarnya merupakan kewajiban yang tidak semestinya diabaikan begitu saja.    

Tidak bisa menepis kegusarannya, pria berkacamata itu menjabarkan sudut pandangnya. "Di sini juga peran pemerintah yang tidak hadir, seharusnya tidak saja pengawasan tapi penindakan tegas dengan konsistensi yang pasti harus terus di lakukan pemerintah dalam hal ini tidak hanya Polri ataupun Perhubungan tapi seluruh stakeholder harus melek dan peduli dalam penegakan hukum terhadap penyelenggaraan transportasi ilegal ini.”

Baca juga:Korlantas: Ramp Check Bus Pariwisata Seluruh Indonesia

Baca juga:Hasil Pemeriksaan Dithubdar, Separuh Bus Pariwisata Tidak Laik Jalan

 Kecelakaan bus ilegal di Subang bulan Mei 2024 berulang lagi dengan kejadian di Batu Malang pekan lalu (8/1)

Jika terjadi kejadian seperti di Batu itu ia juga berharap perlunya dilibatkan pihak Reskrim dari Kepolisian karena ada indikasi terjadi penyelengaraan bisnis yang menyalahi aturan. 

Keterlibatan itu agar membuat proses penyelidikan kecelakaan bisa menyangkut potensi masalah yang ada di hilir maupun di hulu. Pemilik serta pengemudi kendaraan, kemudian penyelenggaran perjalanan, bahkan sampai pihak penyewa bus harus dimintai pertanggungjawabannya. 

Karena menurut pria yang juga rutin mengunggah konten video di media sosial soal bus membebankan persoalan sebuah kecelakaan bus pada sosok pramudi tidaklah bijak. 

“Banyak pengemudi itu yang sebenarnya juga korban, artinya korban dari pengelola perusahaan yang tidak sesuai aturan, tapi sayangnya dengan banyak alasan tetap dijalankan (kendaraan yang tidak lain jalan, Red). Bicara hukuman terhadap pengemudi busnya sesuai tingkat kesalahannya saat terjadi kecelakaan tapi harus dari ‘pangkal’ agar fair,” harap Sani lebih lanjut.

Sebagaimana dikutip dari Antara (13/1), pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur, pada pekan lalu (10/1) telah menetapkan pramudi bus pariwisata nahas itu sebagai tersangka atas kejadian kecelakaan di Kota Batu.

Pasal 311 ayat 3, ayat 4, dan ayat 5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman 12 tahun penjara adalah konsekuensi hukum yang harus dihadapi pramudi bus dengan nomor polisi DK 7942 GB tersebut.  

(EW)

Baca juga: Organda: Ramp Check Bus Pariwisata Di Lokasi Wisata Perlu Ditambah

Baca juga:Mengapa Uji KIR Perlu Dilakukan Rutin?

Ramp check sudah harus ditingkatkan frekuensi serta sebarannya

Tags Terkait :
Kecelakaan Bus Pariwisata Hubdar Korlantas Batu Malang
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Ingat Selalu, Perlintasan KA Adalah Area Berbahaya

Kecelakaan fatal di Bekasi Timur ingatkan bahaya perlintasan KA. Tips aman melintas perlintasan kereta api dari pakar SDCI dan data 3.703 titik sebidang KAI 2026.

5 bulan yang lalu


Truk
Penyebab Kecelakaan Bus dan Truk Tak Sesederhana Rem Blong, Ini Penjelasan KNKT

KNKT ungkap rem blong hanyalah gejala akhir dari kelalaian teknis. Hino dan KNKT dorong inspeksi harian demi keselamatan bus dan truk di jalan raya

1 tahun yang lalu


Truk
Tetap Melintas Ketika Palang Pintu Kereta Turun, Siap-Siap Dituntut PT KAI

Selalu utamakan perjalanan kereta api di perlintasannya.

1 tahun yang lalu


Truk
Truk Terobos Palang Kereta Akibatkan Kecelakaan Dan Meninggal Dunia, PT KAI Tempuh Jalur Hukum

Kejadian berulang, akibat anggap remeh perlintasan kereta api.

1 tahun yang lalu


Bus
Korlantas Polri: Korban Kecelakaan Mayoritas Kaum Pria

Kecelakaan di jalan terjadi berawal adanya pelanggaran aturan lalu lintas

1 tahun yang lalu


Berita
Perhatian, Jalur Kereta Api Harus “Steril”!

Termasuk juga perlintasan sebidang, harus mengutamakan rangkaian kereta api

2 tahun yang lalu


Berita
PT KAI Proses Hukum Pramudi Truk Penyebab Laka Di Lintasan Kereta Api Di Jogja

Melintasi perlintasan sebidang harus mengutamakan rangkaian kereta api

2 tahun yang lalu


Berita
Lagi, Pengemudi Bus Abai Bikin Nyawa Penumpang Melayang

Di perlintasan kereta api harus mengutamakan kereta yang akan melintas

2 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Bak Kuping, Desain Pikap Klasik yang Bertahan Puluhan Tahun Sebelum Akhirnya Punah

Tonjolan rumah roda di luar bak membuat pikap klasik Amerika tampil unik. Inilah bak kuping, desain yang dulu jadi standar sebelum akhirnya hilang dari pasaran.

2 jam yang lalu


Truk
Lagi-Lagi, Truk Rem Blong Makan Korban Jiwa

Manajemen perawatan kendaraan dan kemampuan mengemudi masih dianggap remeh.

2 jam yang lalu


Truk
Boomerang Suspension, Suspensi Unik Truk Inovasi Dari Brazil

Bentuknya mirip bumerang dan fungsinya menjaga roda tetap menapak di medan ekstrem. Inilah Boomerang Suspension, inovasi unik Engesa yang tak pernah jadi standar industri truk.

5 jam yang lalu

Truk
Mengapa Truk Pakai Ban Ganda di Belakang? Ternyata Sudah Ada Sejak Lebih dari Seabad Lalu

Truk besar hampir selalu punya dua ban di tiap sisi roda belakang. Ternyata konfigurasi ini sudah dipakai sejak 1908 dan lahir dari kebutuhan mengangkut beban lebih berat.

1 hari yang lalu


Bus
Ramp Check Bus Libur Nataru 2026 Sudah Mulai Dilakukan

Musim Nataru 2025 ada pengurangan kecelakaan angkutan darat secara signifikan.

1 hari yang lalu