Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Inilah Jumlah Bus Bulan Juli 2024

Segmentasi calon penumpang juga semakin bervariasi
Bus
Senin, 1 Juli 2024 14:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Sebuah lembaga riset asal Amerika Serikat, Statista, menyebutkan bahwa untuk tahun 2024 ada proyeksi bahwa transportasi publik transportasi umum akan punya potensi pendapatan sampai 1,83 miliar dolar AS. Angka itu setara Rp2,9 triliun.

Sampai tahun 2028 akan ada pertumbuhan 0,41 persen dengan nilai 1,86 miliar dolar AS atau setara Rp2,97 tirliun.

Sementara itu jumlah penumpang untuk transportasi umum, seluruh moda transportasi baik darat-laut-udara, akan menyentuh angka 132,8 juta pengguna.

BACA JUGA

Jika ditarik ke sektor bus, semua segmen, maka hal ini bisa dilihat dari antrean di perusahaan karoseri maupun bengkel bodi yang makin panjang. Baik yang hendak dipasangkan bodi maupun dirubah wajah.

Dari laman Sustainablebus.com, saat merilis perhelatan BusWorld 2024 (14-17/5) menyebutkan bahwa kapasitas produksi di karoseri Laksana sudah menyentuh angka 1.300 unit. Sementara itu di karoseri Adi Putro ada di angka 1.600 unit. Semuanya merupakan ‘target’ yang sedang dikejar oleh kedua raksasa karoseri Indonesia itu untuk tahun 2024.

Setidaknya masih ada nama-nama lain seperti New Armada, Tentrem, Morodadi, Piala Mas, Gunung Mas, ataupun Trijaya Union yang juga sama-sama punya antrean panjang bus beraneka ukuran serta spesifikasi.

Besaran targetnya bisa jadi tidak terlalu jauh dibanding Laksana maupun Adi Putro.

Belum termasuk karoseri yang kapasitas produksinya lebih kecil. Termasuk juga bengkel bodi yang setahun terakhir banyak menerima ubahan bodi.

Berdasarkan rilsi dari laman Indonesia International Bus, Truck, Trailer, Equipment, and Parts 2025, segmen bus akan tumbuh 13,76 persen untuk periode 2022-2026. Market volume akan senilai 361,4 juta dolar AS (2026), atau setara Rp5,7 triliun.

Baca juga: Inilah Jumlah Bus Di Indonesia Bulan Ini

Baca juga: Double Decker Full Sleeper Juragan 99 Trans, Pertama Di Indonesia

Semakin banyak terminal bus yang direnovasi membuat penumpang semakin berminat naik bus umum

Jumlah bus meningkat terus

Adanya rencana investasi dari pemerintah dalam jangka panjang untuk membangun dan membenahi sarana jalan di seluruh negeri tentu jadi pemicu peningkatan populasi bus karena akan membesar juga animo penumpang.

Sejalan dengan itulah yang kemudian pihak karoseri berinovasi menciptakan desain-desain bodi yang sesuai kebutuhan operator bus berdasarkan pengamatan mereka akan segmen yang hendak disasar.

Seperti yang pernah diutarakan oleh Gilang Widya Pramana, orang nomor satu di PO Juragan 99 Trans. Saat ditemui langsung akhir tahun 2023 (18/12).

“Kami memang dari awal mengincar calon penumpang yang tadinya menggunakan pesawat dan kereta api, berdasarkan riset kami mereka membutuhkan privacy selama di perjalanan,” jelas Gilang waktu itu. Ia juga menyebutkan bahwa tren bus Sleeper, dan juga Double Decker, masih akan terus menguat.

Dalam sebuah pertemuan di GIIAS 2022 (12/8), Stefan Arman sebagai Technical Director karoseri Laksana pernah menyebutkan bahwa dengan semakin tersambungnya jalur tol Trans Jawa membuka kebutuhan bus yang mengutamakan kenyamaman.

Kalau sudah begitu maka hal-hal tadi akan berujung pada potensi pertambahan jumlah bus di Indonesia.

Berdasarkan data Korlantas Polri tertanggal 30 bulan Juni tercatat jumah bus di seluruh Indonesia mencapai angka 280.823 unit. Angka ini meningkat dibandingkan besaran pada bulan Juni tahun 2023 yang sebanyak 260.162 unit.

Jumlah itu seiring juga peningkatan jumlah kendaraan bermotor di semua wilayah Indonesia yang di tahun 2023, bulan Juni, sudah ada 155.934.414 unit. Nah untuk bulan Juni 2024 angkanya 162.954.710 unit.

Provinsi yang paling banyak jumlah busnya adalah wilayah Jakarta dengan jumlah 50.540 unit (2023: 36.228 unit). Menyalip populasi bus di Jawa yang ada di angka 42,731 unit (2023: 41.419 unit). Disusul besaran 35.519 unit (2023:34.792 unit) yang ada di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Baca juga: Ternyata Ini Maunya Penumpang Bus Double Decker…

Baca juga: Bisnis Perusahaan Otobus Semakin Menjanjikan?

Peningkatan jumlah bus listrik di jaringan TransJakarta membuat daerah Jakarta mengalami peningkatan drastis populasi bus


Tags Terkait :
Bus Akap Akdp Karoseri Juni 2024 Indonesia Operator PO
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Desain Livery Bus 2024: Garis ‘Melambung’

Pemakaian warna dasar yang gelap akan banyak dipilih?

1 tahun yang lalu


Berita
MTI: Regulasi Untuk Sopir Perlu Dibuat Segera

Regulasi soal keamanan struktur serta bodi bus juga perlu diperketat

1 tahun yang lalu


Bus
Hino GB 150 L Jadi Andalan Baru Untuk Medium Bus Pariwisata

Medium bus makin jadi pilihan operator segmen AKAP, AKDP, dan Pariwisata karena efisien serta daya angkut yang membesar.

1 hari yang lalu


Bus
Peranti Telematika Kini Semakin Diperlukan Untuk Bus AKAP

Operator bus kini semakin banyak memasang peranti telematika bus AKAP. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan, mulai dari memantau kecepatan hingga sopir ngantuk.

1 hari yang lalu


Terkini

Bus
Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Hino Perkuat Dukungan Bagi Operator Bus Jawa Tengah

Upaya untuk lebih memahami kebutuhan para operator dalam optimalisasi armada di periode sibuk tahunan

21 jam yang lalu

Truk
Isuzu Gelar Lomba Foto Bagi Para Pemilik Kendaraan

Berhadiah utama menjalankan ibadah Umrah

1 hari yang lalu

Bus
Semua Armada Transjakarta Gratis Di Hari Lebaran

Pemprov DKI gratiskan seluruh armada Transjakarta, Mikrotrans, MRT, dan LRT selama Hari Lebaran Idul Fitri 1447 H untuk warga rayakan libur di Jakarta.

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu

Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

1 hari yang lalu