Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityBus

Outdoor AC Bus : Adi Putro Menempatkan Sistem AC Gendong Yang Membuat Bus Lebih Stabil

Sudah menjadi hal lazim, karoseri bus menempatkan kompartemen outdoor AC di bagian atap bus. Namun penempatan di belakang, ternyata memberi banyak keuntungan.
Bus
Kamis, 25 Agustus 2016 09:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Di masa lalu, pada bus-bus era 1980-an sampai 1990-an sistem kondensor dan evaporator AC ditempatkan di atap bagian belakang. Memasuki era 2000-an, posisi penempatannya bergeser ke tengah atap dengan alasan membagi titik berat bus.

Kini, untuk pertama kalinya, karoseri Adi Putro, asal Malang, Jawa Timur, membuat terobosan baru dengan menempatkan sistem kondensor dan evaporato AC bus di bodi belakang. Bukan lagi di atap, tapi menyatu dengan dinding kabin bodi bus di bagian belakang.

Inovasi ini diaplikasikan pada dua unit bus besar Adi Putro yang dipamerkan di booth-nya di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, 11-21 Agustus 2016.
Satu di antaranya diaplikasikan pada bus Jetbus Sky View.

Menurut Eko, dari tim engineer Karoseri Adi Putro penempatan unit kondensor dan evaporator AC di bagian belakang bus memberi banyak kelebihan.

Di antaranya, menurunkan efek limbung pada bus saat melaju kencang di jalan raya atau di jalan bebas hambatan atau jalan tol. Karenanya, inovasi ini pas diaplikasikan pada bus-bus dengan bodi tinggi (high decker).

Manfaat lainnya, adalah  untuk mengurangi risiko kondensor dan evaporator AC tersangkut portal atau viaduct.
Di ruas jalan di kota atau daerah tertentu, ketinggian viaduct atau portal cukup rendah dari titik aspal. Ini membuat bus jenis high decker dengan posisi perangkat AC tersebut di atas atap, berisiko tersangkut saat melintas di bawah portal atau viaduct.

Bagian belakang tersita ruang untuk condenser dan evaporator

Menurut Eko, pihaknya tidak mengalami kendala berarti saat meriset dan mengaplikasikan terobosan ini. "Kita membutuhkan waktu kira-kira enam bulan sampai proses penggarapannya," ungkap Eko.

Karena unit blower AC ini ditempatkan di bagian belakang dan seolah 'digendong' oleh badan bus, maka tidak terlihat lagi adanya gundukan perangkat AC pada atap bus.

BACA JUGA

Tags Terkait :
AC Bus Rear Compartment
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Outdoor AC Bus : Adi Putro Menempatkan Sistem AC Gendong Yang Membuat Bus Lebih Stabil

Sudah menjadi hal lazim, karoseri bus menempatkan kompartemen outdoor AC di bagian atap bus. Namun penempatan di belakang, ternyata memberi banyak keuntungan.

9 tahun yang lalu


Pikap
Toyota Hilux Berubah Menjadi Mini Manhauler

Siap mengangkut 12 orang

2 tahun yang lalu


Van
Suzuki Eeco: Van Murah Terbaru Buat Afrika

Tidak beredar di regional lain?

3 tahun yang lalu


Bus
World Premier di IAA Hannver 2016, Neoplan Kenalkan Bus Mewah Tourliner

Di antara banyak line up kendaraan komersial terbarunya, MAN melakukan World Premiere bus Neoplan Tourliner di ajang IAA Commercial Vehicles 2016. Bus yang ideal untuk perjalanan overland di Eropa.

9 tahun yang lalu


Pikap
Isuzu Akan Tampilkan Lima Bintang di GIIAS 2026

Menyampaikan pesan bahwa Isuzu bisa dimanfaatkan dalam bentuk apapun.

1 hari yang lalu


Bus
Damri Memperbarui Armada Lintas Negara Dengan Bus Hino

Representasi produk dengan TKDN tinggi untuk rute internasional.

2 hari yang lalu


Bus
Pakai Cara Pabrikan Tiongkok, Produsen Bus Listrik India Ini Rilis Model Terbaru

Mayoritas proses desain sampai perakitan dilakukan dalam satu atap.

3 minggu yang lalu


Truk
Mitsubishi Fuso Akhirnya Rambah Wilayah Kolaka

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors resmikan Fuso Service Center Kolaka pertama di Sulawesi Tenggara, dukung zero downtime armada pertambangan nikel dan perkebunan sawit.

1 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Isuzu Krawang Plant Sudah Produksi 300.000 Unit Sejak 2015

Jumlah produksi tahunan sudah mencapai 45 ribu unit.

22 jam yang lalu


Truk
Akibat Microsleep, Sopir Tewaskan Dirinya Sendiri

Microsleep sangat berbahaya dan berpotensi kehilangan nyawa. Tapi bisa diatasi.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu Akan Tampilkan Lima Bintang di GIIAS 2026

Menyampaikan pesan bahwa Isuzu bisa dimanfaatkan dalam bentuk apapun.

1 hari yang lalu


Pikap
Ini Harga dan Skema Cicilan Toyota New Hilux 2.8 Diesel 4x4 Dan New Hilux Battery EV AWD

Varian EV ada garansi baterai 8 tahun atau 160.000 kilometer.

1 hari yang lalu


Truk
Pihak ESDM Meyakinkan B50 Aman Buat Mesin Diesel

Sudah melewati berbagai pengujian di mesin diesel multi sektor.

1 hari yang lalu