Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Penjualan Tesla Lebih Buruk Dari Pandemi, Apa Masalahnya?

Tesla mengalami penurunan penjualan yang signifikan. Apa masalahnya?
Mobil Listrik
Minggu, 14 April 2024 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Tesla mengumumkan kerugian penjualan pada kuartal terakhir 2023. Kondisi ini, menjadi yang pertama sejak awal pandemi, jauh lebih buruk dari perkiraan sebelumnya.

Seperti dilansir CNN Bisnis, perusahaan asal Amerika Serikat ini, menyalahkan berbagai faktor atas kerugian ini, termasuk kondisi ekonomi yang lesu di Tiongkok, insiden pembakaran pabrik di Jerman, dan kesulitan pasokan yang dipicu oleh meningkatnya kerusuhan di Timur Tengah.

Salah satu masalah yang dialami Tesla ialah, kurangnya inovasi produk baru dari Tesla yang dapat mempertahankan minat konsumen, juga ditenggarai sebagai salah satu faktor yang menyebabkan kerugian, dan juga sosok CEO Elon Musk yang kontroversial sehingga membuat orang enggan untuk terus berhubungan dengan Tesla, meskipun dari sisi lain produknya cukup menarik.

Tidak hanya itu, pasar mobil listrik secara keseluruhan di Amerika Serikat juga mengalami stagnasi dalam beberapa bulan terakhir. Pertumbuhan penjualan mobil listrik telah menurun selama beberapa waktu, tetapi dalam dua kuartal terakhir, tidak ada peningkatan yang signifikan, menurut proyeksi Cox Automotive.

BACA JUGA

Namun, jika dianalisis lebih dalam, kurangnya minat terhadap mobil listrik sebenarnya mungkin disebabkan oleh kurangnya minat terhadap Tesla.

Beberapa produsen mobil lain, seperti Audi, BMW, Mercedes, dan Rivian, telah melaporkan peningkatan penjualan kendaraan listrik mereka lebih dari 50 persen selama setahun terakhir. Ford bahkan menyatakan bahwa penjualan mobil listrik mereka meningkat hingga 86 persen.

Cybertruck produk terbaru Tesla

Menurut Stephanie Valdez Streaty, seorang analis dari Cox Automotive, "perlambatan besar dalam penjualan mobil listrik saat ini adalah karena perlambatan Tesla," ungkapnya.

Harga saham Tesla telah turun sekitar sepertiga pada tahun 2024 karena penjualan dan profitabilitas yang mengecewakan. Saham ini merupakan salah satu yang berkinerja terburuk di S&P 500 tahun ini. (AB)


Tags Terkait :
Tesla Mobil Listrik
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

2 hari yang lalu

Berita
Xpeng Pastikan Hadirkan SUV Baru Untuk Indonesia Tahun Ini

Xpeng G9 rilis Indonesia 2026 dikonfirmasi sebagai SUV kedua setelah G6 dengan dimensi lebih besar dan upgrade ADAS berbasis AI.

1 bulan yang lalu


Berita
SUV Premium GX Bakal Hadir Di GIIAS 2026, Xpeng Belum Bisa Janji Kapan Mulai Dijual

Xpeng GX akan dipamerkan di GIIAS 2026 sebagai SUV premium elektrifikasi. Xpeng Indonesia belum memastikan jadwal penjualan resmi di pasar domestik.

1 bulan yang lalu


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

1 bulan yang lalu


Berita
CBU Dari Thailand, Deepal S05 Bisa Dipesan Mulai Rp 500 Jutaan

Changan Indonesia membuka pemesanan Deepal S05 dengan estimasi harga Rp 500 jutaan. Model CBU asal Thailand ini hadir dalam varian BEV dan REEV.

1 bulan yang lalu


Berita
Transmisi Coloumn Shifter, Model Jadul Yang Kembali Digandrungi

Mobil baru dengan model transmisi seperti ini semakin jamak ditemukan dan sejauh ini hanya ada pada jenis mobil dengan transmisi otomatis atau pada mobil listrik.

1 bulan yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

1 bulan yang lalu


Berita
Begini Wujud BMW Generasi Terbaru, Berbasis Neue Klasse

Desain BMW M Concept Neue Klasse ditampilkan sebagai preview M3 listrik generasi terbaru dengan bodi agresif, material komposit serat alami, dan inspirasi desain klasik BMW.

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Bongkar Rahasia Desain JETOUR T2 i-DM, Bukan Sekadar Boxy

Secara eksterior, JETOUR T2 i-DM mengandalkan siluet an boxy dengan filosofi three-box body proportion. Apa inspirasinya?

4 jam yang lalu


Berita
Di Indonesia Jadi Mobil Angkut Cabai, di Filipina Suzuki Carry Asal Indonesia Jadi Mobil Patroli Polisi

Suzuki Carry di Filipina dijadikan kendaraan patroli polisi

4 jam yang lalu


Berita
BMW Group Indonesia Kembali Jadi Sustainable Mobility Partner Maybank Marathon 2026

New BMW iX3 lead car Maybank Marathon 2026 memimpin kategori Half Marathon sebagai bagian dari dukungan BMW Group Indonesia bagi penyelenggaraan Maybank Marathon 2026.

6 jam yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

7 jam yang lalu


Berita
Hyundai Ioniq V Mulai Dipasarkan 21 Agustus Mendatang Di Cina

Hyundai Ioniq V pre-sales China 21 Agustus dimulai di Chengdu Auto Show. Mobil listrik fastback ini dibekali baterai 66,8 kWh dan jarak tempuh hingga 620 km.

7 jam yang lalu