Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Membandingkan Dimensi dan Baterai Nissan Sakura Dengan Wuling Air EV

Nissan Sakura merupakan Car of The Year di Jepang yang baru pertama kali menampakan wujudnya di Indonesia. Jika dibandingkan dengan Wuling Air EV, bagaimana dimensi dan baterainya?
Mobil Listrik
Jumat, 23 Februari 2024 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Nissan Indonesia mulai menunjukan komitmennya bersaing di pasar mobil listrik. Setelah lama hanya menjual Nissan LEAF dan Kicks di segmen mobil ramah lingkungan, kali ini mereka memperkenalkan dua model baru untuk dicoba awak media, walaupun belum ada kepastian keduanya bakal segera dijual..

Dua model yang dimaksud ialah Nissan Ariya dan Nissan Sakura yang diperlihatkan ke awak media nasional, (21/2). 

Kali ini kita ingin membahas lebih jauh mengenai Sakura dulu. Datang ke Indonesia, Sakura punya modal besar dengan predikatnya sebagai Car Of The Year 2023 di Jepang. Di Negeri Sakura, mobil tersebut masuk dalam kategori Kei Car atau mobil perkotaan.

Lantas jika dijual di Indonesia, Sakura kira-kira berdimensi nyaris seperti Honda Brio namun sedikit lebih besar ketimbang Wuling Air EV.

BACA JUGA
Kursi belakang fleksibel bisa diatur maju dan mundur bersamaan

Sebagai perbandingan, dimensi Sakura ialah panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, tinggi 1.655 mm, sedangkan Air EV hanya memiliki panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm dengan tinggi 1.631 mm.

Untuk urusan baterai, sayangnya Sakura tergolong kecil dengan kapasitas 20 kWh yang sanggup menempuh jarak maksimal 180 km. Kalau dibandingkan dengan Air EV, maka  varian standar dengan baterai 26,7 kWh punya jangkauan lebih jauh, 200 km.

Air EV punya jangkauan lebih jauh ketimbang Sakura

Namun berbicara harga, tentu Sakura bukanlah mobil yang murah. Selain sudah dilengkapi dengan teknologi Propilot khas generasi terbaru Nissan. Sakura juga bisa melakukan pengisian daya dengan DC untuk fast charging, tidak seperti Air EV yang belum mumpuni untuk pengisian cepat. Kedua mobil bukanlah lawan yang seimbang, hanya saja kami membandingkan soal dimensi dan baterai yang digunakan.

"Belum ada rencana menjual Sakura sampai saat ini, kami hanya ingin memperlihatkan model-model elektrifikasi terbaru, mau lihat impresi dari para calon konsumen dan media dulu," ucap Julian Olmon selaku Head Of Marketing PT Nissan Motor Distributor Indonesia. (AB)


Tags Terkait :
Nissan Sakura
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BYD Siap Rilis Kei Car Di Japan Mobility Show 2025, Ini Bocorannya

Pabrikan asal Tiongkok ini menantang para samurai dengan menyodorkan salah satu genre otomotif yang cukup melekat dengan Jepang setelah Perang Dunia II berakhir.

1 bulan yang lalu


Berita
Nissan Minta Bantuan Foxconn Bikin EV

Pabrikan Jepang menghadapi dilema percepatan desain dan produksi mobil listrik.

4 bulan yang lalu


Berita
BYD Siapkan Kei Car Untuk Bersain Di Pasar Jepang, Ini Bocorannya

BYD tengah bersiap untuk menantang pasar mobil mini Jepang alias kei car.

6 bulan yang lalu


Berita
Beda Dengan di Eropa, Nissan Indonesia Ogah Jual Mobil Listrik Murah

Nissan Indonesia belum tertarik menjual mobil listrik murah di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Nissan Hadirkan Duet Mobil Listriknya Untuk Memikat Konsumen

Di GIIAS 2024, Nissan menampilkan Ariya dan Sakura EV sebagai uji coba.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Nissan Bakal Jual 16 Mobil Listrik di 2026

Nissan fokus menjual mobil elektrifikasi dan berencana memasarkan 60% mobil ramah lingkungan dari total line up mereka di 2030.

1 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi eK X EV Capai 100.000 Produksi di Jepang, Sayang Tidak Masuk Indonesia

Sebagai mobil listrik mungil, Mitsubishi telah memproduksi banyak eK X EV untuk pasar Jepang. Mengapa di Indonesia belum masuk?

1 tahun yang lalu


Berita
Penghargaan Mobil Listrik Terbaik Di Jepang Justru Disabet Oleh Merek Cina

Sejumlah merek mobil sudah memasarkan mobil listriknya di Jepang.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

5 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz VLE, MPV Listrik Penantang Produk Tiongkok

Mercedes-Benz VLE MPV listrik premium hadir dengan tenaga hingga 409 hp, jarak tempuh 700 km WLTP, dan kabin mewah ala S-Class. Penantang produk Tiongkok.

6 jam yang lalu


Tips
Bersiap Kehadiran BYD Atto 1 Opsi Dengan Jarak Tempuh 505 Km Dan Sensor LiDAR

BYD Atto 1 jarak tempuh 505 km LiDAR terlihat pada prototipe uji coba di China, lengkap sistem DiPilot 300 untuk saingi Geely EX2.

8 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.

9 jam yang lalu


Tips
Wuling Darion Berhasil Pikat Pasar Nasional, Terjual 4.000 Unit Dalam 4 Bulan

Penjualan Wuling Darion tembus 4.000 unit dalam 4 bulan sejak peluncuran November 2025. Varian EV dominasi 80% peminat, ungguli BYD M6.

9 jam yang lalu