Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Kona Electric Terbakar Lagi, Hyundai Dituntut Pegawai Negeri di Korsel

Seorang pegawai negeri di Korea Selatan menjadi salah satu korban dari 200 korban yang Kona nya terbakar.
Mobil Listrik
Kamis, 19 November 2020 13:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Co, digugat atas serangkaian kebakaran yang disebabkan oleh baterai di kendaraan listrik mereka hampir 70.000 unit seperti halnya General Motors yang menggunakan baterai dari LG Chem Ltd.

Seorang pegawai negeri Korea Selatan, Kim, yang memiliki Hyundai Kona menjadi salah satu korban diantara 200 korban lainnya yang mengajukan gugatan class action terhadap Hyundai pada minggu lalu.

Saat ini, Kim telah memulai upaya petisi untuk menuntut produsen mobil yang berbasis di Seoul, setelah mobil listriknya terbakar di lingkungannya yang memaksa sekitar 20 warga untuk mengungsi dari rumah mereka.

Salah satu pengacara mengatakan, mereka awalnya menuntut sekitar 8 juta won per penggugat tetapi mereka dapat meningkatkan permintaan saat persidangan dilanjutkan.

Dalam kasus ini, penggugat ingin Hyundai mengganti seluruh paket baterai yang merupakan bagian paling mahal dari kendaraan Kona EV mereka. Tidak hanya memperbarui perangkat lunak, seperti yang diberikan oleh perusahaan pada kampanye penarikan kembali.

Akibat adanya kejadian ini, akan sangat merugikan bagi Hyundai baik dari segi reputasi maupun juga dari segi finansial.

"Baterai yang tidak aman itu seperti bom," kata Park Chul-wan, seorang ahli baterai Korea Selatan yang dikutip dari Reuters, Rabu.

Kejadian ini juga pernah dialami oleh produsen mobil seperti GM, BMW dan juga Ford Motor. Mereka mengungkap ini adalah tantangan yang dihadapi industri dalam mengelola risiko teknologi baru dan tekanan untuk meningkatkan produksi dan kinerja baterai.

Saat ini, Badan keamanan Korea Selatan sedang menyelidiki penyebab kebakaran Kona, dan bergantung pada hasilnya. Hyundai dan LG Chem dapat menghadapi biaya hingga 540 juta dolar AS jika mereka harus mengganti semua baterai yang terkena dampak, menurut para analis.

Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters, Hyundai mengatakan penyebab kebakaran itu tidak jelas. Tetapi, pihaknya menduga bahwa kerusakan internal pada baterai mungkin menjadi penyebabnya, pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut dengan pemasoknya dan kementerian transportasi.

"Kami terus memantau situasi setelah pembaruan (sistem manajemen baterai) dan kami akan terus mencoba meminimalkan ketidaknyamanan konsumen di masa mendatang," kata Hyundai, menambahkan bahwa masalah hanya ditemukan di beberapa kendaraan, yang akan mendapatkan penggantian baterai tanpa biaya.

Hyundai dan LG Chem berselisih tentang akar penyebab kebakaran saat badan keamanan Korea Selatan menyelidiki kasus tersebut. LG menyangkal adanya kerusakan pada sel baterai.

Para penggugat mendesak Hyundai untuk mengambil tindakan yang lebih tegas. "Sementara mengakui kekurangan pada baterai, perusahaan Anda telah mengandalkan kebijakan yang salah - penggantian perangkat lunak, yang hanya perbaikan sementara - untuk mengulur waktu," kata mereka dalam sebuah surat kepada pembuat mobil.


Tags Terkait :
Hyundai Kona
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

1 hari yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

1 hari yang lalu


Berita
China Siapkan Bahan Baterai Dari Plastik, Siap Gantikan Kobalt dan Lithium

China kembangkan baterai EV polimer gantikan kobalt lithium. Tahan suhu -70°C hingga 80°C, aman saat ditusuk, fleksibel, dan berkelanjutan dengan 250Wh/kg.

1 hari yang lalu

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
BAIC Support Dunia Balap di Indonesia

BAIC jadi salah satu sponsor Utama Dewa United

5 jam yang lalu


Berita
Segini Harga BBM Non Subsidi Di Area Jakarta Sampai Akhir Maret

Harga BBM non subsidi Jakarta Maret 2026 stabil hingga akhir bulan. Menteri ESDM dan Pertamina bantah rumor kenaikan 10% per 1 April, cek daftar harga terkini.

12 jam yang lalu


Berita
Strategi Porsche Di 2026, Ada Produk Baru Yang Ikonik

Porsche perkenalkan Strategi 2035: Fokus efisiensi, Value over Volume, bisnis inti, serta peluncuran Cayenne Electric dan 911 Turbo S baru.

12 jam yang lalu


Tips
Waspada Godzilla El Nino, Persiapkan AC Mobil Anda Tetap Bekerja Optimal

Godzilla El Nino ancam suhu ekstrem di Indonesia. Perawatan AC mobil Godzilla El Nino: cek filter kabin 24.000 km, servis rutin 6 bulan untuk kinerja optimal.

14 jam yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

17 jam yang lalu