Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Alasan Toyota Belum Minat Terjunkan PHEV di Indonesia

PT Toyota Astra Motor (TAM) tampaknya masih melihat teknologi hybrid sebagai pilihan elektrifikasi yang paling sesuai untuk pasar Indonesia.
Berita
Minggu, 9 Agustus 2026 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Toyota (Foto :markondez)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – PT Toyota Astra Motor (TAM) tampaknya masih melihat teknologi hybrid sebagai pilihan elektrifikasi yang paling sesuai untuk pasar Indonesia. Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) belum menjadi fokus utama Toyota di tanah air.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma, mengatakan Toyota pada dasarnya memiliki strategi Multi Pathway yang mencakup berbagai teknologi kendaraan, mulai dari mesin pembakaran internal (ICE), hybrid, hingga kendaraan listrik murni atau BEV.

Toyota Rav 4. (Foto : Otodriver/Ahmad Biondi)

Namun, penerapan masing-masing teknologi tersebut tetap disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen di setiap negara.

“Kita di Toyota memang punya Multi Pathway Strategy. Jadi kita sebenarnya punya semua. Namun bagaimana kita bisa merealisasikan Multi Pathway itu di Indonesia,” ujar Bansar saat momen Media Gathering Toyota di GIIAS 2026 di Banten Tangerang, Sabtu (8/8).

BACA JUGA

Menurutnya, saat ini kendaraan bermesin konvensional masih mengambil porsi terbesar di pasar Indonesia. Sementara untuk konsumen yang mulai beralih ke kendaraan elektrifikasi, Toyota melihat teknologi hybrid lebih relevan dibandingkan harus langsung menggunakan kendaraan listrik.

“Untuk saat ini pastinya ICE yang paling cocok Indonesia yang masih menjadi bigger portion. Lalu untuk kami juga melihat bahwa untuk transisi ke arah benar-benar Net Zero Emission itu adalah hybrid,” jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai posisi PHEV dalam strategi elektrifikasi Toyota di Indonesia. Dibandingkan hybrid konvensional yang tidak membutuhkan pengisian daya eksternal, PHEV membutuhkan infrastruktur pengisian serta pola penggunaan yang lebih mendekati kendaraan listrik.

Toyota sendiri melihat perkembangan pasar hybrid di Indonesia cukup positif. Bansar menyebut komposisi penjualan kendaraan hybrid Toyota meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami informasikan bahwa peningkatan komposisi dari hybrid kami begitu juga dibandingkan tahun lalu itu hampir double,” ungkapnya.

Bagi Toyota, pertumbuhan tersebut menjadi indikasi bahwa konsumen Indonesia saat ini lebih mudah menerima teknologi hybrid. Teknologi ini menawarkan pengalaman elektrifikasi tanpa menghilangkan fleksibilitas mesin bensin, terutama bagi konsumen yang belum sepenuhnya siap bergantung pada infrastruktur pengisian daya.

“Jadi dilihat bahwa untuk saat ini hybrid adalah pilihan yang paling cocok untuk kondisi Indonesia kalau menurut data,” kata Bansar.

Di sisi lain, Toyota juga tetap melihat kendaraan listrik berbasis baterai atau BEV sebagai bagian dari perkembangan pasar elektrifikasi. Bansar menyebut bahwa saat ini porsi terbesar kendaraan elektrifikasi berada pada segmen hybrid dan BEV.

“Kalau dilihat komposisinya yang besar itu (penjualan kendaraan) adalah hybrid dan juga BEV,” pungkasnya.

Hal ini membuat PHEV belum terlihat menjadi prioritas Toyota di pasar Indonesia, setidaknya ketika melihat arah strategi elektrifikasi perusahaan saat ini.

Namun sebagai catatan, PT TAM pernah memasarkan secara resmi produk PHEV mereka yakni  Rav 4. Namun saat ini SUV PHEV ini tidak lagi dijual di Indonesia. (AW)


Tags Terkait :
Toyota PHEV
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Melihat Para Kompetitor Chery Tiggo V Yang Segera Dijual di Indonesia, Dari Innova Zenix Hingga Santa Fe

Chery Tiggo V begitu menarik perhatian di awal perkenalannya. Karena mobil ini bisa menjadi SUV, MPV hingga double cabin. Bisakah menantang Innova hingga Santa Fe?

1 hari yang lalu


Berita
Sasis Tangga, Konstruksi Kuno yang Masih Bertahan di Era Modern

Sasis tangga boleh jadi konstruksi 'purba', namun di era mobil modern, ia masih tetap digunakan dan bisa mengikuti jaman

1 hari yang lalu

Berita
Membandingkan BYD M6 DM VS Toyota Veloz Hybrid dari Harga, Tenaga Hingga Konsumsi BBM

Baik BYD M6 DM maupun Toyota Veloz hybrid sama-sama mengandalkan kehematan dalam penggunaan harian. Begini perbandingan performa dan harganya.

1 hari yang lalu


Berita
Sejarah Bakal Terulang, Mitsubishi Susun Rencana Hadirkan Pajero iO dan Pajero Mini

Mitsubishi punya rencana siapkan Pajero sebagai Keluarga Besar dengan sodorkan versi Kompak dan Mini

1 minggu yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

4 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 4 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

5 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

6 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

7 jam yang lalu