Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Komentar Toyota Soal Insentif Yang Tak Kunjung Disahkan

Toyota angkat bicara soal insentif yang tak kunjung dikabulkan oleh pemerintah.
Berita
Senin, 9 Februari 2026 08:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Toyota Camry HEV (Foto : Otodriver/Soni Riharto)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Toyota angkat bicara soal insentif yang tak kunjung dikabulkan oleh pemerintah. 

Namun Toyota mempercayai bahwa pemerintah sedang mempersiapkan hal yang terbaik untuk indsutri otomotif di Indonesia.

Jap Ernando Demilly selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan bahwa pemulihan industri kendaraan bermotor akan memiliki dampak besar untuk ekonomi Indonesia.

Toyota Veloz (Foto : adit)

"Puji Tuhan kalau lihat IIMS (2026) ini, rame ya. Kita lihat sampai hari ini (Jumat) responsnya masih cukup bagus. Tapi tentunya industri itu kan stakeholder-nya banyak, ada pemerintah, ada industri, ada supplier. Nah kami percaya lah pemerintah pasti memikirkan yang terbaik, baik itu fiskal maupun non fiskal, supaya marketnya bisa tumbuh. Kalau market bertumbuh, industri bertumbuh. Industri otomotif itu multiplier effect-nya gede," ujar Ernando ketika diwawancarai di IIMS 2026, Kamis (5/2).

Ia juga menilai bahwa industri otomotif saat ini telah berinvestasi banyak, termasuk menyumbang ratusan ribu lapangan pekerjaan.

"Toyota itu udah investasi lebih dari Rp 100 triliun (di Indonesia), ada lima pabrik, 350 ribu tenaga kerja yang ada di keseluruhan industri otomotif. Kita belum ngomong aspek financial services, leasing, dan sebagainya. Kita percaya pemerintah pasti bijaksana. Kita kan semangatnya sama, Indonesia pengin GDP tumbuh 8% dan saya yakin industri otomotif adalah salah satu industri yang bisa mendukung program pemerintah untuk growth GDP. Jadi kita harap pemerintah bisa buat keputusan terbaik," tambahnya.

BACA JUGA

Saat ini belum ada tanda-tanda perpanjangan insentif untuk industri otomotif tanah air. Justru dikabarkan bahwa insentif bakal dialihkan untuk proyek mobil nasional. (AW)


Tags Terkait :
Insentif Otomotif
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

4 hari yang lalu


Berita
Ini Cara VinFast Jawab Kekhawatiran Konsumen EV Dari Kalangan 'Mendang-Mending'

Cara VinFast atasi kekhawatiran konsumen EV mendang-mending terkait biaya cicilan, infrastruktur pengisian, dan nilai jual kembali melalui program layanan serta garansi.

6 hari yang lalu


Berita
Pemerintah Lanjutkan Insentif Mobil Listrik, Hanya untuk Program Mobil Nasional

Pemerintah memastikan insentif mobil listrik tetap berlanjut. Namun, bantuan hanya diberikan kepada kendaraan yang masuk program mobil nasional (Molinas).

1 minggu yang lalu


Truk
Potensi Pasar Truk Logistik Terus Tumbuh, DCVI Ungkap Tantangan Makin Ketat dari Merek China

Pasar truk logistik Indonesia 2026 terus tumbuh didorong e-commerce dan industri, meski persaingan merek China semakin ketat di segmen rigid menurut DCVI.

1 minggu yang lalu


Berita
Mazda Jelaskan Alasan Produksi Lokal CX-30 di Indonesia, Bukan Model Lain

Mazda Indonesia jelaskan alasan produksi lokal Mazda CX-30 di Indonesia, dipilih karena siklus hidup produk yang panjang serta kesiapan dan standar manufaktur yang ketat.

1 minggu yang lalu


Berita
Toyota bZ4X Touring Terpantau, Kandidat Nongol di GIIAS 2026

Toyota bZ4X Touring GIIAS 2026 terpantau melalui data NJKB dengan harga Rp817 juta. Model station wagon EV ini diperkirakan akan diperkenalkan di ajang otomotif tersebut.

2 minggu yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

2 minggu yang lalu


Berita
GAIKINDO: Calon Konsumen Tak Perlu Menunggu Insentif Pajak, Harga Saat Ini Sudah Sangat Bersaing

Harga mobil baru terutama EV saat ini sudah sangat bersaing di pasar Indonesia. Dengan harga terjangkau, calon konsumen sudah mendapatkan model dengan fitur lengkap.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

2 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

4 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

5 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

7 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

8 jam yang lalu