OTODRIVER – Auto China yang berlokasi di Beijing International Automotive Exhibition (24/4-3/5) makin kokoh jadi arena bagi sebuah pabrikan untuk unjuk eksistensi, setidaknya untuk pasar Tiongkok.
Salah satunya adalah Nissan Motor Co.,Ltd. yang menampilkan dua mobil konsep berjenis SUV yang masuk golong NEV.
Secara khusu, dalam sambutannya di sela-sela perhelatan akbar tersebut, CEO Nissan, Ivan Espinosa, menyebutkan bahwa pasar di Tiongkok memang sangat kompetitif.
Bukan hanya soal peluang untuk menghadirkan sebuah produk, inovasi teknologi termutakhir di bidang otomotif, tapi juga bisa jadi landasan untuk pemasaran secara global.
Ada dua model NEV yang ditampilkan secara perdana, NX8 dan satu lagi model SUV yang belum bernama. Dan ada satu model klasik yang didesain ulang dengan platform yang kekinian yaitu Terrano.
Ya, Nissan Terrano nantinya akan hadir dengan spesifikasi dasar sebagai PHEV.
Kehadiran ulang atas mobil yang pernah beredar di Indonesia periode 1995-2006 itu menjadi pertaruhan Nissan dalam menggabungkan kepemilikan teknologi plug-in hybrid terbaru dan sejarah panjang Nissan dalam membuat kendaraan off-road.
Klaimnya mobil itu bakal jadi salah satu ikon kendaraan yang efektif serta nyaman untuk diajak melintasi medan tanah dan jalur perkotaan.
Saat meluncur di pasar Indonesia, Terrano setidaknya pernah dipasarkan dengan tiga generasi yang evolusioner dari segi tampilan.
Pada periode awal kehadirannya, tersedia tiga varian, SLX, SGX, dan A/J Limited. Mesinnya berkode KA24E dengan kapasitas 2.400 cc. Ada pula opsi untuk pemasangan transfer case agar bisa menjadi mobil berpenggerak empat roda.
Dalam rentang waktu 1997-2000 hadir perubahan tampilan ekterior dan interior lewat varian Spirit, GrandRoad XT-R, serta KingsRoad F1. Kali ini opsi transfer case 4x4 ditiadakan, sebagai gantinya disematkan peranti CDI untuk memperbaiki sistem pengapian.
Facelift terakhir untuk Terrano yang dijual buat pasar nasional muncul lewat tiga varian; Spirit (S1-S2-S3), GrandRoad (G1-G2-G3), dan KingsRoad.
Penandanya ada pada model bumper yang tadinya besi menjadi berbahan polyutherine, grill juga lebih luks, lampu depan dan belakang model kristal, dan ada perubahan desain pelek.
Banyak disebut kalau evolusi Terrano ada pada Nissan Terra yang masih dipasarkan. (EW)
