Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Imbas Laka KA Di Bekasi Timur, CEO Vinfast Indonesia Buka Suara

Mendukung penyelidikan menyeluruh atas kejadian nahas itu.
Berita
Rabu, 29 April 2026 08:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Potensi kecelakaan di area pelintasan kereta api sebidang masih tinggi (Foto :Antara)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER -  Merespon kecelakaan di perlintasan kereta api di wilayah Bekasi Timur pekan ini (27/4), CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus melalukan investigasi terkait kecelakaan yang melibatkan satu unit Vinfast Limo Green yang dioperasikann oleh operator taksi Green SM Indonesia. 

Seperti dikutip dari Antara (28/7), Kariyanto mengutarakan bahwa saat ini investigasi masih berlangsung, sehingga kami belum dapat menyampaikan detail teknisnya.

Menurutnya perusahaan senantiasa mengedepankan sisi keselamatan yang menjadi pondasi utama bagi mitra mereka. 

Oleh karena itu, pihaknya terus memberikan edukasi terhadap pengguna kendaraan VinFast di tanah air.

Green SM merupakan operator taksi yang sepenuhnya menggunakan kendaraan listrik yang diproduksi oleh Vinfast. 

BACA JUGA

Kariyanto juga menegaskan lagi komitmen pihaknya dalam memprioritaskan keselamatan berkendara. 

Ditambahkannya, Vinfast juga terus mengedukasi pengguna untuk mengutamakan keselamatan dan kewaspadaan, terutama di area berisiko seperti perlintasan kereta.

Kecelakaan fatal itu bermula dari sebuah taksi Green SM, Vinfast Limo Green, yang tertemper satu rangkaian KRL Commuterline. 

Kejadian itu membuat rangkaian KRL Commuterline lain tertahan di Stasiun Bekasi Timur sebelum kemudian ditabrak oleh satu rangkaian kereta api cepat Argo Bromo Anggrek.  

Sebelumnya, perusahaan layanan transportasi berbasis elektrik asal Vietnam tersebut, sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kecelakaan yang melibatkan satu kendaraan mereka dengan kereta komuter yang sedang melintas di area perlintasan kereta dekat Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Dari keterangan tertulis yang diunggah di akun Instagram resmi Green SM Indonesia (27/4) dikabarkan bahwa mereka telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang berkenaan dengan insiden kecelakaan tersebut.

Pernyataan resmi kedua juga sudah diunggah (28/4), disampaikan duka mendalam serta belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat dari para korban kecelakaan tersebut. 

Dalam pernyataan yang sama, diterangkan lagi bahwa insiden tersebut masih dalam proses investigasi dan belum terdapat kesimpulan resmi dari pihak berwenang. 

Green SM terus berkoordinasi dengan otoritas terkait dengan menyampaikan informasi yang relevan serta mendukung jalannya investigasi. (EW)

Taksi Green SM mulai beroperasi sejak bulan Desember 2024 (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Keretapi Kecelakaan
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Imbas Laka KA Di Bekasi Timur, CEO Vinfast Indonesia Buka Suara

Mendukung penyelidikan menyeluruh atas kejadian nahas itu.

2 minggu yang lalu


Berita
Perhatian, Jalur Kereta Api Harus “Steril”!

Termasuk juga perlintasan sebidang, harus mengutamakan rangkaian kereta api

1 tahun yang lalu


Berita
Ratusan Lintasan KA Ditutup Untuk Tekan Kecelakaan Fatal

Wilayah Jakarta patut diwaspadai karena termasuk paling banyak lintasan tanpa pintu.

5 bulan yang lalu


Truk
Tetap Melintas Ketika Palang Pintu Kereta Turun, Siap-Siap Dituntut PT KAI

Selalu utamakan perjalanan kereta api di perlintasannya.

10 bulan yang lalu

Truk
Truk Terobos Palang Kereta Akibatkan Kecelakaan Dan Meninggal Dunia, PT KAI Tempuh Jalur Hukum

Kejadian berulang, akibat anggap remeh perlintasan kereta api.

1 tahun yang lalu


Berita
PT KAI Proses Hukum Pramudi Truk Penyebab Laka Di Lintasan Kereta Api Di Jogja

Melintasi perlintasan sebidang harus mengutamakan rangkaian kereta api

1 tahun yang lalu


Berita
Lagi, Pengemudi Bus Abai Bikin Nyawa Penumpang Melayang

Di perlintasan kereta api harus mengutamakan kereta yang akan melintas

2 tahun yang lalu

Bus
Transjakarta Akan Tempatkan Petugas Di Perlintasan Kereta Api

Untuk antisipasi serta pengaturan jika ada bus yang terjebak di tengah perlintasan sebidang

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
BYD Tech Culture Fest 2026 Resmi Digelar, Kenalkan Teknologi Dual Mode hingga Wahana Test Drive

BYD Tech Culture Fest 2026 Dual Mode diperkenalkan di acara yang digelar gratis 20-24 Mei 2026 di Parkiran Selatan GBK Senayan. Pengunjung dapat menjajal test drive dan teknologi PHEV terbaru.

4 jam yang lalu


Berita
SAG Luncurkan Van Listrik Max dan Perkenalkan REEV Bus di Busworld 2026

Peluncuran SAG Max van listrik di Busworld 2026 menjadi fokus PT SAG yang juga memperkenalkan REEV Bus sebagai solusi transportasi rendah emisi di Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

10 jam yang lalu


Berita
Mercedes-AMG GT 4-Door Debut Dunia, Intip Kehebatannya

Mercedes-AMG GT 4-Door listrik debut dunia sebagai generasi kedua berbasis platform AMG.EA dengan dua varian GT55 dan GT63 yang menawarkan tenaga hingga 1.169 PS.

11 jam yang lalu


Berita
7 Seater VinFast Meluncur Dengan Harga Tak Sampai 500 Juta

Harga VinFast VF MPV 7 di Indonesia dimulai dari Rp 345 juta OTR Jakarta dengan opsi baterai berlangganan. MPV listrik 7 seater ini diproduksi di pabrik Subang dan memiliki jangkauan 450 km.

12 jam yang lalu