Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Rincian Harga Kalau Beli Mobil Baru Di Jepang

Semacam simulasi cost of ownership secara komperhesif yang harus dipahami oleh pembeli kendaraan bermotor.
Berita
Senin, 2 Februari 2026 15:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Di Jepang Yaris dipasarkan melalui dealer Netz, dealer ini spesialis penjualan produk Toyota jenis sub compact. (Foto :Wikipedia)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Beberapa kali disebutkan kalau harga mobil baru di Indonesia terbilang tinggi di regional Asia Tenggara. Beragam pungutan pajak tercantum dalam STNK yang kerap dikeluhkan oleh pembeli mobil baru nasional. 

Walaupun sebenarnya harga keseluruhan tertinggi yang harus dibayar saat membeli mobil baru untuk regional Asia Tengara masih dialami oleh konsumen di Singapura. 

Setidaknya, sebelum memilih mobil incaran konsumen di Singapura harus melunasi pungutan legalitas kepemilikan COE atau Certificate of Entitlement yang nilainya bisa lebih dari 100 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp132 jutaan. 

Itu masih ditambah lagi berbagai pajak impor, pajak bahan bakar, dan sejenisnya. 

BACA JUGA

Nah, salah satu wilayah di Asia yang juga dikenal punya struktur pajak dalam pembelian kendaraan yang rumit adalah Jepang. Dipetik dari laman Bestcarweb.jp, ada contoh rincian biaya yang harus dikeluarkan dalam pembelian satu unit Toyota Yaris Cross Hybrid Z (HEV). 

Mobil dengan platform GA-B itu di Jepang punya label harga paket keseluruhan senilai 3,27 juta Yen, taksiran bebasnya setara dengan Rp354jutaan. 

Ada simulasi sederhana untuk menebus harga tadi dengan sejumlah rincian harga seperti,  jika pembeli memilih spesifikasi khusus berupa unit berwarna Black Mica atau Platinum White Pearl Mica dengan lampu utama adapatif ditambah aksesori stop contact maka harga dasarnya 2,8 jutaan Yen. Sekitar Rp312 jutaan. 

Harga itu tersusun dari biaya pilih warna khusus sekitar 77 ribu Yen, aksesori stop contact 45 ribu Yen, dan lampu adaptif 99 ribu Yen. 

Deretan biaya itu belum tuntas, karena pembeli masih wajib melunasi sejumlah biaya instalasi aksesori dan opsi lampu adaptif. Ongkos kerja isnatalsi itu dihitung per jam, batas atasnya sekitar 13 ribuan Yen, jika ini dirangkum dalam paket yang disediakan pihak dealer maka dari harga dasar 2,8 juta Yen tadi masih akan ditambah biaya instalasi pada kisaran 51 ribuan Yen (sudah termasuk pajak) sebelum harga mobil kemudian berubah ke angka 3,1 jutaan Yen. 

Toyota Yaris Cross Z di Jepang berkode XP210, di Indonesia kodenya AC200 (Foto : Toyota)

Pajak lingkungan hidup sampai proses daur ulang kendaran juga wajib lunas di muka

Angka 3,1 juta Yen tadi belum berhenti penghitungannya, karena sejumlah pungutan pajak lainnya juga telah menanti. 

Pajak klasifikasi kendaraan bermotor, pajak kinerja lingkungan, pajak bobot kendaraan bermotor, dan premi asuransi kendaraan bermotor. Untuk pajak klasifikasi kendaraan bermotor akan berkaitan dengan waktu pemasangan nomor polisi.

Jumlah keseluruhan pajak tambahan itu sekitar 50 ribuan Yen, setara Rp5,8 jutaan.

Pungutan akan berhenti pada sejumlah rincian biaya yang berkaitan dengan registrasi kendaraan maupun kutipan operasional dealer. Baik yang berkaitan dengan sistem perpajakan Jepang maupun tidak. 

Sebut saja, biaya sistem proses pembelian di kisaran 37 ribuan Yen, pendaftaran nomor polisi sekitar 5 ribuan Yen, ada lagi biaya sertifikasi pembelian unit kendaraan, sampai kutipan untuk proses daur ulang kendaraan di kemudian hari. 

Jumlah akhirnya dari urutan kutipan resmi terakhir ini bisa mencapai Rp100 ribuan Yen, hingga kemudian berujung pada harga keseluruhan yang bernilai 3,27 juta Yen yang disebutkan di awal. (EW)


Tags Terkait :
Toyota Yaris
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
MG ZS Hybrid Plus, Pendobrak Pasar SUV Hybrid

Harga MG ZS Hybrid+ Rp299,9 juta untuk 1.000 unit pertama. SUV hybrid compact ini dilengkapi mesin 1.5L, transmisi 3-speed DHT, dan fitur ADAS lengkap.

1 hari yang lalu

Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

4 hari yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

1 minggu yang lalu


Berita
Mitsubishi Tawarkan Garansi Baterai Lebih Berani Dibanding Rival-Rivalnya

Mitsubishi XForce hybrid resmi diluncurkan di tanah air. Simak beberapa hal menarik yang dimilikinya.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Punya Beragam Teknologi Hybrid, Mitsubishi Justru Pilih HEV untuk Indonesia

Saat ini sistem HEV dinilai paling sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia.

23 menit yang lalu


Berita
Suzuki Grand Vitara, SUV Mild Hybrid Dengan Rasa Berkendara Solid

Suzuki Grand Vitara memang bukan pemain baru di segmen SUV medium.

1 jam yang lalu


Berita
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition Makin Mewah, Partisi Baru Bikin Kabin Lebih Lapang dan Eksklusif

Di ajang GIIAS 2026, Maxus Mifa 9 Lombardi Edition diperkenalkan dengan sejumlah penyempurnaan yang membuat MPV listrik premium ini terasa semakin eksklusif.

2 jam yang lalu


Berita
Chery Tiggo V Diperkenalkan di Indonesia, Mobil Yang BIsa Jadi MPV Hingga Double Cabin

Chery Tiggo V resmi diperkenalkan dalam wujud prototipe di ajang GIIAS 2026.

3 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

14 jam yang lalu