Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

2026, BYD Bakal Bangun Pabrik Produksi Di Subang, Jawa Barat

BYD pastikan akan bangun pabrik perakitannya di Indonesia pada tahun 2026 mendatang.
Berita
Kamis, 2 Mei 2024 06:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - BYD pastikan akan bangun pabrik perakitannya di Indonesia pada tahun 2026 mendatang. Nantinya, merek mobil listrik raksasa asal Tiongkok ini bakal menempatkan fasilitas produksinya di kawasan Subang, Jawa Barat.

Produsen tersebut menyebutkan bakal menggelontorkan uang hingga 1 Miliar USD atau setara dengan Rp 16,2 Triliun. Investasi BYD ini diklaim tidak hanya akan menciptakan ribuan lapangan kerja baru, serta membangkitkan perekonomian komunitas sekitar, tetapi juga meningkatkan transfer teknologi dan keahlian dalam pembuatan EV.

Lini BYD Di Indonesia

"Total investasi kami di Indonesia lebih dari 1 miliar USD (Rp 16,2 triliun). Kalau semua berjalan lancar, target kami 2026 (bisa beroperasi). Untuk kapasitas pabrik, kami menargetkan produksi 150 ribu per tahun," kata Eagle Zhao selaku Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia di arena JIExpo, Kemayoran, Jakarta (30/4).

BYD telah melakukan penandatanganan kesepakatan antara kedua belah pihak, dengan PT Suryacipta Swadaya, selaku developer Kawasan Industri Subang Smartpolitan. Proses selanjutnya adalah serah terima lahan yang akan dilakukan pada bulan Agustus 2024. BYD merencanakan operasional pembangunan bertahap dan diperkirakan mulai beroperasi pada bulan Januari 2026.

BACA JUGA

Nantinya, pabrik ini akan memproduksi 3 model mobil listrik yang sudah ditawarkan di Indonesia, yakni BYD Seal, Dolphin, dan juga Atto 3.

Berbeda dengan rival-rivalnya, merek BYD mulai debutnya di Indonesia dengan skema Completely Build Up alias CBU. Tak seperti merek-merek mobil listrik asal Cina lainnya seperti Wuling, MG, dan Chery yang mengejar perakitan dalam negeri agar mendapatkan keringanan khusus dari pemerintah yang tentu berdampak langsung pada harga jual.

BYD memang saat ini menikmati insentif CBU dari pemerintah berupa bebas bea masuk. Akan tetapi, hal ini hanya bersifat sementara dan mereka wajib menjual produknya dengan cara produksi lokal dalam waktu yang sudah ditentukan. (AW).


Tags Terkait :
BYD Pabrik
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Mobil Listrik
Honda Belum Menyerah Dengan EV, Gandeng QuantumScape Untuk Solid-State Battery

Honda telah membatalkan sejumlah proyek kendaraan listrik murni beberapa waktu lalu. Namun pabrikan berlogo ‘H’ tegak ini tak sepenuhnya mundur dari persaingan EV dunia.

1 hari yang lalu

Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

1 hari yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Dolphin DM-i Yang Meluncur di Eropa

BYD resmi memperkenalkan Dolphin G DM-i, model pertama yang dikembangkan secara khusus untuk pasar Eropa.

1 hari yang lalu


Pikap
Ladder Frame EREV, Konsep Hybrid Yang Mulai Banyak Dilirik

Ladder frame EREV untuk pikap mulai dilirik pabrikan otomotif. Konsep ini dipilih karena ketahanan struktural dan kemampuan off-road yang lebih baik, seperti pada BYD Shark, Ram 1500, dan Ford F-150.

1 hari yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

1 hari yang lalu

Berita
Hyundai Santa Fe EREV Bakal Hadir 2026, Intip Spesifikasinya

Hyundai Santa Fe EREV direncanakan sebagai model EREV pertama Hyundai dengan jarak tempuh hingga 960 km. Perkenalan pada publik dijadwalkan pada 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Kebakaran Pabrik BYD Subang Masih Dalam Investigasi

Kebakaran pabrik BYD terjadi pada bagian atap.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

8 jam yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

9 jam yang lalu


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

11 jam yang lalu


Berita
Harga Baterai 50% Dari Harga Mobil, VinFast Bersaing Dengan Garansi 10 Tahun

VinFast bersaing di pasar mobil listrik Indonesia dengan menawarkan garansi yang panjang. Mobil terbaru mereka diklaim memiliki harga baterai ratusan juta.

12 jam yang lalu


Berita
VinFast VF MPV 7 Tawarkan Kabin Lebih Besar Dari Avanza dan Ertiga

Vinfast VF MPV 7 merupakan mobil keluarga yang kini dijual dengan harga Rp 400 jutaan.

13 jam yang lalu