Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.
Berita
Sabtu, 20 Desember 2025 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Sejak awal tahun 2000 VW dikabarkan berencana bikin perakitan lagi di Indonesia (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Muhammad Rachmat Kaimuddin, menyampaikan sejumlah produsen mobil listrik ternama, seperti BYD hingga Volkswagen, bakal memproduksi mobil listrik (EV) di Indonesia untuk menghindari bea masuk.

Rachmat yang jadi salah satu pembicara dalam diskusi publik soal kendaraan rendah emisi di Jakarta pekan ini (18/12), menjelaskan lebih lanjut bahwa jika pabrikan tersebut tidak berproduksi di Indonesia pada 2026 akan dikenakan kenaikan pajak impor.

Pilihannya akan fasilitas produksi itu beragam, masih menurut Rahmat yang dikutip dari Antara, bisa buat pabrik sendiri, bisa kerja sama dengan pabrikan assembler (perakitan) dalam negeri.

Menurutnya ada sembilan jenama yang sudah berkomitmen untuk mulai memproduksi mobil listriknya di Indonesia, yakni Geely, BYD, Citroen, VinFast, GWM, Volkswagen (VW), Xpeng, Maxus, dan AION.

BACA JUGA

Pernyataan tersebut selaras pernyataan sebelumnya dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, yang meyebutkan tujuh produsen kendaraan listrik yang membangun fasilitas produksi. Adapun ketujuh produsen tersebut, yaitu VinFast, Volkswagen (VW), BYD, Citroen, AION, Maxus, dan Geely.

Tujuh produsen kendaraan listrik itu juga sudah melakukan investasi dengan total Rp15,4 triliun untuk memproduksi 281 ribu unit per tahun.

Sedangkan, GWM sudah memiliki fasilitas perakitan di Indonesia yang berlokasi di Wanaherang, Bogor, dan Xpeng sudah memiliki pabrik perakitan di Indonesia, tepatnya di Purwakarta, Jawa Barat. Rachmat juga mengungkapkan bahwa BYD sedang merampungkan pabrik perakitannya di Indonesia.

Sebagai catatan, VinFast juga telah mendirikan unit perakitan terpadunya tahap pertama di kawasan Subang, Jawa Barat.

Pendirian pusat perakitan VinFast di Subang merupakan perakitan EV yang terbesar kapasitasnya di Indonesia saat ini (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Masih menurut Rachmat, kesembilan nama itu tersebut tidak akan terpengaruh oleh kewajiban untuk membayar bea masuk, selama mobil-mobil mereka tidak lagi diimpor secara utuh (CBU/completely build up), tetapi dirakit di dalam negeri (CKD/completely knocked down).

Hal itu mestinya berpengaruh pada kebijakan untuk tidak menaikkan harga jual. 

Sebelumnya juga sudah dikabarkan bahwa pihak Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan tidak akan memperpanjang insentif untuk mobil berbasis baterai listrik (battery electric vehicle/BEV) yang dijual di pasar domestik dengan skema impor utuh (Completely Built-Up/CBU) pada tahun 2026.

Adapun pemerintah memberikan insentif untuk importasi CBU mobil listrik hingga akhir Desember 2025 berupa bea masuk dan keringanan PPnBM dan PPN, dengan ketentuan perusahaan penerima manfaat insentif ini harus melakukan produksi dalam negeri dengan komposisi satu banding satu dari jumlah kendaraan CBU yang masuk ke pasar domestik.

Mulai 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027, para produsen wajib memproduksi mobil listrik di Indonesia dengan jumlah setara kuota impor CBU. Produksi ini harus menyesuaikan aturan TKDN yang sudah ditetapkan. (EW)

Perakitan milik PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta jadi tempat assembling sejumlah produk Tiongkok seperti BAIC, XPeng, Geely, maupun Jetour (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Tags Terkait :
Pabrik EV VW
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Parlemen Eropa Batalkan Regulasi ‘Full’ EV Tahun 2035

Masih ada harapan ada produk ICE terus diproduksi selepas tahun 2035

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Inilah Mobil Listrik Pertama VW Yang Diproduksi di China, Akan Ada 5 Model Lagi Sampai 2027

ID.UNYX. akan menjadi mobil listrik VW pertama yang diproduksi di pabrik mereka yang terletak di China. Ke depannya, akan ada banyak EV lainnya yang akan diproduksi di sana.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Renault Kolaborasi Dengan Brand China, Bikin EV Murah

Renault bekerja sama dengan brand China untuk memproduksi mobil listrik berharga murah.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Xpeng Siapkan Mekanik Terbang Untuk Wilayah Yang Belum Ada Dealer

Bagian dari komitmen penuh untuk menghadirkan standar kenyamanan memilik Xpeng

4 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Yang Lakukan Mark Up Harga J5

Jaecoo Indonesia siapkan sanksi tegas mark up harga Jaecoo J5 bagi dealer. Pemesanan capai 15.000 unit hingga Maret 2026 akibat tingginya minat.

10 jam yang lalu


Berita
Jeep Ajukan Paten Untuk Penempatan Winch Pada SUV EVnya

Winch dengan penempatan unik ini rencananya akan diperkenalkan pada Jeep Recon Trail Rate

11 jam yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

11 jam yang lalu


Berita
Maxus Buka Dealer Besar Di Jaksel, Fasilitasi Konsumen Premium

Maxus membuka dealer terbesar mereka. Terletak di kawasan strategis TB Simatupang.

12 jam yang lalu