Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mogok, Mobil Listrik Boleh Diderek?

Biasanya penyebab mobil listrik mogok yang paling umum adalah baterai habis atau masalah sistem kelistrikan
Berita
Jumat, 12 Januari 2024 06:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pengguna mobil listrik saat ini sudah semakin banyak di Indonesia, kendaraan ini dinilai mememiliki kelebihan, seperti ramah lingkungan, hemat bahan bakar, dan perawatannya yang relatif lebih mudah.

Namun, layaknya mobil internal combustion engine (ICE) kendaraan listrik juga bisa mengalami mogok.

Biasanya penyebab mobil listrik mogok yang paling umum adalah baterai habis atau sistem kelistrikan seperti baterai, aki, motor listrik, dan kabel mengalami masalah. Dalam menangani kasus ini, hal pertama yang harus diperhatikan oleh pengguna kendaraan listrik apabila mengalami mogok pastikan dilakukan dengan benar dan tepat agar tidak menambah kerusakan lainnya yang bisa membuat biaya perbaikan semakin bengkak.

Salah satu mobil listrik yaitu Seres E1 hanya memberikan toleransi untuk mendorong sejauh 10 meter ketika mengalami mogok. Setelah sampai di atas flatbed, transmisi bisa dipindah ke posisi parking dan roda dikunci untuk mengamankan selama di atas.

BACA JUGA

Jika kendaraan diderek pastikan menggunakan model flatbed, sehingga posisi mobil sepenuhnya di atas kendaraan derek. Penggunaan kendaraan derek model flatbed ini untuk meminimalisir kerusakan di motor penggerak apabila dipaksa diderek atau bahkan di dorong terlalu jauh.

"Kendaraan listrik menggunakan motor penggerak untuk memutar roda dan komponen ini tidak bisa bekerja apabila kendaraan dalam kondisi mati. Oleh sebab itu gunakan derek flatbed apabila kondisi kendaraan mogok, dan segera antarkan kendaraan ke bengkel resmi untuk mendapatkan penanganan yang optimal," kata Deputy Head of Customer Service Division PT Sokonindo Automobile, Herry Bertus Windyarto.

Produsen mobil listrik lainnya Hyundai juga menjelaskan setelah mobil listrik mogok, maka hal yang pertama seharusnya dilakukan adalah memindahkan posisi gigi ke netral lalu memastikan rem parkir elektronik tak aktif.

"Begitu netral itu bisa didorong sampai 10 meter atau kurang dengan tujuan memposisikan mobil ke pinggir atau bahu jalan. Ini juga bisa dilakukan saat mau mendorong mobil ke towing (derek)," kata Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Bonar Pakpahan beberapa waktu lalu. Ia juga menyarankan solusi paling aman mengevakuasi mobil listrik yang mogok adalah dengan menggunakan derek gendong jenis flat bed.

Sedangkan hal berbeda untuk mobil listrik Wuling, Product Planning Wuling Motor, Danang Wiratmoko mengatakan bahwa komponen mobil listrik tidak terkena dampak negatif ketika mobil diderek, asal perlakuannya benar. "Tapi, lebih baik mobil listrik sama perlakuannya seperti mobil dengan mesin bakar internal saat diderek,” ujar Danang.  (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Mobil Listrik Seres E1
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
5 Model Mobil China Terlaris di Indonesia. Seperti Ini Rapor Uji Tabraknya

Dari lima model mobil China terlaris di Indonesia ternyata hanya 2 model yang sudah menjalani uji tabrak secara independen

2 hari yang lalu

Berita
5 Hal Menarik GIIAS Surabaya 2026, Banyak Brand Baru Hingga Diecast Show

Ada lima hal menarik yang menjadi magnet pengunjung untuk datang ke GIIAS Surabaya yang berlangsung di Grand City Convex akhir Agustus ini.

1 minggu yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 minggu yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

1 bulan yang lalu


Berita
Kiprah 9 Tahun Wuling di Indonesia, Segini Pencapaiannya

Wuling catat 9 tahun di Indonesia dengan 200.000 unit produksi dan peluncuran Aira ev. Harga Wuling Aira ev GIIAS 2026 akan diumumkan.

1 bulan yang lalu

Berita
Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

1 bulan yang lalu


Berita
Aturan EV Malaysia Diperketat, Tak Boleh Impor Utuh Model Entry Level

Pemerintah Malaysia resmi memberlakukan regulasi yang lebih ketat terhadap impor mobil listrik utuh atau Completely Built-Up (CBU).

1 bulan yang lalu


Berita
Diperkirakan Harga Wuling EV Akan Di Bawah Rp200 Jutaan

Estimasi harga Wuling EV di bawah Rp200 juta beredar setelah model baru terlihat di Jakarta. Belum ada konfirmasi resmi dari Wuling Motors Indonesia.

2 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

6 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 6 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

7 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

8 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

8 jam yang lalu