Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kadin Desak Presiden Batalkan Impor 105.000 Kendaraan Niaga Dari India

Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh.
Berita
Senin, 23 Februari 2026 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Mahindra. (Foto : Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kamar Dagang dan Industri Indonesia Indonesia mengimbau Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor 105.000 kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun dari India.

Unit yang dipesan tersebut nantinya digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Impor mobil dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) dinilai berpotensi menekan industri otomotif dalam negeri, dan tidak sejalan dengan agenda industrialisasi yang tengah didorong pemerintah.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri, Saleh Husin mengatakan, sikap tersebut disampaikan setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi. Ia menegaskan industri nasional menyatakan kesiapan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional program tersebut.

BACA JUGA

“Setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi kami mengimbau Bapak Presiden agar membatalkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga,” kata Saleh Husin, melalui keterangan resminya Minggu (22/02/2026).

Menurut Saleh, target pertumbuhan ekonomi 8 persen hanya dapat dicapai apabila industri dalam negeri bertumbuh dan mampu menciptakan nilai tambah. Ia menilai industri otomotif memiliki efek berganda besar karena keterkaitan hulu dan hilirnya yang luas.

Berdasarkan data RMA Indonesia, Mahindra banyak dipakai untuk wilayah tambang, Ford Ranger jadi pilihan favorit wilayah perkebunan (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

“Nah, seharusnya kita dukung keinginan Bapak Presiden tersebut bukan justru mematikan investasi dan industri yang sudah ada,” ungkap Saleh.

Ia menambahkan, kebutuhan mobil pikap oleh KDKMP seharusnya menjadi momentum memperkuat industri otomotif nasional. Impor CBU dinilai berdampak langsung terhadap industri perakitan dan industri komponen otomotif sebagai bagian dari backward linkage yang menopang produksi kendaraan bermotor di dalam negeri.

(Foto : Otodriver/Suryo Sudjatmiko)

“Semakin kuat produksi komponen otomotif lokal, semakin tinggi TKDN, penyerapan tenaga kerja, dan efek pengganda terhadap perekonomian. Sebaliknya, jika pasar didominasi kendaraan impor dalam bentuk utuh, maka industri komponen nasional ikut tertekan dan agenda hilirisasi serta industrialisasi dapat melemah,” papar Saleh.

Selain itu, masih kata Saleh, Indonesia selama ini aktif, bahkan melakukan roadshow ke berbagai negara, mengundang investasi asing untuk membangun industri di Indonesia, termasuk di industri otomotif. Karena itu, industri yang sudah dibangun di dalam negeri perlu dijaga dengan regulasi yang baik.

“Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh,” jelasnya. (AB)


Tags Terkait :
Mahindra Tata Motors India Impor Mobil Dari India Mahindra Koperasi Merah Putih
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kadin Desak Presiden Batalkan Impor 105.000 Kendaraan Niaga Dari India

Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Sempat Jadi Calon Mitra Agrinas Untuk Koperasi Merah Putih, Sayang Tidak Deal

Proyek pengadaan mobil untuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk 105.000 unit terus menjadi sorotan.

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu


Berita
Tata Motors Akan Hadirkan Teknologi Penggerak 4 Roda di SUV Listriknya

Di segmen kendaraan listrik, produsen mobil ini memang belum menjual mobil penggerak empat roda.

3 tahun yang lalu

Mobil Listrik
Mahindra Siap Menggebrak Pasar Mobil Listrik Dengan Bantuan Volkswagen

Volkswagen dan Mahindra melakukan kerja sama untuk memasok komponen mobil listrik. Hal ini membuat Mahindra meningkatkan produksi mobil listrik mereka.

3 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Mobil di India Capai Titik Terendah

Sepanjang April 2020, tidak satupun unit mobil terjual di India

5 tahun yang lalu


Berita
Tata Motors Pasang Target Tumbuh 20 Persen di Tahun Fiskal 2018/2019

Tata Motors saat ini memfokuskan menggarap truk berjenis fully-built, yakni truk yang dipasarkan ke konsumen berikut bodi bak belakangnya

7 tahun yang lalu


Berita
Force Motors Siap Beli Aset Pabrik MAN Truck and Bus yang Akan Hengkang dari Pasar India

MAN Trucks and Bus awal Agustus 2018 ini mengumumkan keputusannya cabut dari pasar truk dan bus di India karena ketatnya persaingan pasar.

7 tahun yang lalu


Terkini

Bus
Catat, Puncak Arus Mudik Bus Dari Jakarta Tanggal 15-16 Maret 2026

Puncak arus mudik bus Jakarta 15-16 Maret 2026: Penumpang AKAP melonjak di Terminal Lebak Bulus, posko mudik didirikan, ramp check ketat diterapkan.

2 jam yang lalu


Berita
Peran Iran Di Balik Kelahiran Mercedes-Benz G-Class

Peran Iran dalam kelahiran Mercedes-Benz G-Class: Shah Mohammad Reza Pahlavi memesan SUV militer segala medan pada 1970-an, prototipe 1974, diluncurkan 1979 meski pesanan dibatalkan.

3 jam yang lalu


Berita
Lebaran Di Jakarta Mungkin Tetap Macet Karena 4 Jutaan Warga Tidak Mudik

Empat juta warga Jakarta tak mudik Lebaran 2026, berpotensi padatkan wisata Ancol, Ragunan, dan pusat belanja. Dishub siapkan rekayasa lalu lintas.

4 jam yang lalu


Berita
Denza B5 Dipastikan Akan Rilis Resmi Semester Kedua 2026

Denza B5 dipastikan rilis resmi di Indonesia semester 2 2026, kata President Director BYD. SUV hibrida body-on-frame ini tawarkan tenaga 677 PS dan jarak tempuh 1.200 km.

5 jam yang lalu


Tips
Mudik Menggunakan Roofbox, Ada Strateginya

Penyusunan barang pada roofbox butuh strategi tersendiri

18 jam yang lalu