Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mau Ke Puncak Bisa Segera Naik Bus Yang Terhubung Jaringan TransJakarta…

Bulan Februari akan mulai terhubung ke wilayah Sentul
Berita
Jumat, 5 Januari 2024 16:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Perluasan rute angkutan massal bus yang terhubung dengan jaringan Transjakarta hingga ke rute-rute pelosok wilayah penyangga Jakarta nampaknya akan semakin intensif di tahun 2024. Sebab Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menargetkan layanan bus dengan skema “Buy The Service” (BTS) dengan rute Cibinong, Kabupaten Bogor, ke Ciparigi, Kota Bogor dapat beroperasi pada Februari 2024.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPTJ Suharto menyebutkan wilayah Kabupaten Bogor segera beroperasi bulan Februari mendatang. Itu diutarakannya usai menandatangani nota kesepahaman bersama Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di Cibinong, Bogor pekan ini (3/1).

Untuk tahap awal diroyeksikan bakal tersedia 15 unit bus yang akan melayani rute BTS tiap 10 menit ke rute Cibinong-Ciparigi. Lebih lanjut diterangkannya bahwa rute baru ini tidak akan menganggu moda angkutan massal lain yang di di area tersebut yaitu angkutan massal perkotaan di Kawasan Cibinong Raya dengan layanan BisKita yang selama ini beroperasi di Kota Bogor.

Setiap armada pada koridor pertama ini akan  melalui jalur Simpang Sirkuit Sentul-Jalan Tegar Beriman-Jalan Bojonggede. Sedangkan koridor kedua, dari Ciparigi hingga ke Cibinong via jalan Raya Bogor-Jakarta.

BACA JUGA

Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kegiatan Pembangunan Strategis (TP2S) Kabupaten Bogor, Yayat Supriatna menyebutkan, ada dua koridor yang sedang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bogor guna mengintegrasikan angkutan massal perkotaan di Kawasan Cibinong Raya dengan layanan BisKita yang selama ini beroperasi di Kota Bogor.

Koridor pertama, yaitu Simpang Sirkuit Sentul-Jalan Tegar Beriman-Jalan Bojonggede. Sedangkan koridor kedua, dari Ciparigi hingga ke Cibinong melalui Jalan Raya Bogor-Jakarta. "Ini menyinergikan pelayanan di dua kawasan besar yaitu perkotaan Cibinong Raya dengan Kota Bogor," kata Yayat.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, mendukung rencana perluasan layanan bus dengan skema BTS di wilayahnya. Bahkan ia berharap banyak kalau ada perluasan hingga ke Kawasan Wisata Puncak yang juga masuk wilayah Kabupaten Bogor.

Rudy juga menjelaskan bahwa pembangunan moda transportasi massal yang terintegrasi di Kabupaten Bogor sudah tidak bisa ditunda lagi. Bahkan ia menambahkan perlunya juga komposisi moda transportasinya juga termasuk Light Rail Transit atau LRT. Ia berharap LRT rute Cawang bisa beroperasi sampai dengan Ciawi dan Kota Bogor.



"Dengan demikian pengunjung dari Jakarta menuju puncak bisa transit di Ciawi dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus BTS ke jalur wisata Puncak," kata Rudy (4/1).

Tentu saja intengrasi tersebut bisa mengurangi potensi kemacetan di seluruh wilayah Bogor yang masih jadi salah satu tujuan wisata utama warga di wilayah Jabodetabek.

Konsep BTS ini sendiri bisa jadi pilihan untuk mempercepat pembangun jaringan transportasi massal di sebuah daerah. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membeli layanan angkutan massal ke operator (menyubsidi 100 persen biaya operasional kendaraan) dengan mekanisme lelang berdasarkan standar pelayanan minimum (SPM) yang memenuhi aspek kenyamanan, keselamatan, keterjangkauan, kesetaraan, dan memenuhi aspek kesehatan.

Selama tahun 2023, anggaran negara yang telah digelontorkan untuk program BTS ini mencapai Rp 625,7 miliar. Sejumlah daerah yang telah menerapkan skem BTS ini antara lain Yogyakarta, Denpasar, Medan, Palembang, Bandung, Surabaya, Banyumas, dan Tangerang.  

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Masyarakat Bekasi, Rute Royaltrans Ini Kembali Dibuka

Baca juga: Mencoba Bus BTS Di Bandung, Gratis Namun Tepat Waktu


Tags Terkait :
Transjakarta Bts Kemenhub Bogor Puncak Macet Biskota
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Top Up Uang Elektronik Kini Bisa Dilakukan Di Halte Transjakarta

Fitur yang dapat digunakan di mesin ini mulai cek saldo kartu uang elektronik dan top up kartu uang elektronik

5 tahun yang lalu


Berita
Cegah Virus Corona, Mulai Besok Transjakarta Tak Layani Isi Ulang Kartu Non-Tunai

Dalam pengumuman resminya, Transjakarta menutup semua bentuk transaksi dengan menggunakan uang tunai. Contohnya dalam aktivitas isi ulang atau top up uang elektronik

5 tahun yang lalu


Berita
Pemberlakuan Biaya Rp 2.000 Top Up Kartu Transjakarta Tuai Protes Konsumen

Ketentuan ini sebenarnya baru diberlakukan mulai 1 Januari 2017 di shelter Transjakarta. Namun oleh oleh manajemen Transjakarta sudah dilakukan sosialisasinya sejak sekitar pertengahan Desember 2016

8 tahun yang lalu


Berita
Halte Transjakarta Pasar Baru Selesai Direnovasi, Apa Yang Beda?

Ada sederet perbedaan dari halte sebelumnya yang membuat penumpang makin nyaman. Apa saja?

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Siap Luncurkan Aplikasi Baru Di iPhone Sebagai Pengganti Kunci

Toyota perkenalkan Apple Digital Car Key pada RAV4 2026 di AS. Kunci digital tersimpan di Apple Wallet, pakai UWB untuk akses mudah tanpa kunci fisik.

1 jam yang lalu


Berita
Next Gen Mazda Miata, Bakal Dibekali Teknologi Hybrid

Next Gen Miata

2 jam yang lalu


Tips
Center Cap Dan Wheel Dop Itu Komponen Proteksi

Termasuk komponen kendaraan yang perlu dicek kondisinya secara rutin

3 jam yang lalu


Berita
Denza D8 Dapat Bintang Lima Tes Keselamatan ANCAP

SUV berukuran besar Denza D8 mendapatkan nilai lima bintang dalam tes keselamatan.

7 jam yang lalu


Berita
Kolaborasi Ini Beri Kesempatan Mudik Yang Aman dan Berpenampilan Kinclong

Program ini hanya terbatas pada 18 pemenang saja

10 jam yang lalu