Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ikarus, Bus Hongaria Pelopor Transjakarta

Bus Ikarus pernah mengharumkan nama Indonesia lewat Asian Games dan Jadi Pelopor bus gandeng Transjakarta
Berita
Jumat, 14 Februari 2020 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mungkin Ikarus tidak terlalu tenar, namun bagi sejarah transportasi Indonesia, label pembuat bus dari Honggaria pernah beberapa kali menjadi salah satu tulang punggung transportasi umum di tanah air, khususnya Jakarta.

Jumpa pertama publik Indonesia dengan Ikarus terjadi pada 1962, saat digelar Asian Games. Saat itu pemerintah mendatangkan 87 unit bus Ikarus untuk mengangkut atlet dari bandara Kemayoran ke Senayan.

Sayang sekali bus Ikarus tidak bertahan lama, karena berbagai persoalan. Salah satunya karena ketersediaan spareparts dan juga memburuknya situasi politik dengan Eropa Timur ketika itu. Ikarus pun harus terpinggirkan pada tahun '70-an.

Jumpa kedua ada di 1993 ketika berada di era Orde Baru, di mana Indonesia mulai menerapkan bus gandeng. Ikarus 281 pun dilirik untuk kembali dihadirkan di Indonesia dan diujicobakan selama satu tahun.

Rencananya, jika bus ini lulus dan teruji untuk kondisi di tanah air, setidaknya 400 unit akan digunakan sebagai armada bus di sejumlah kota di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Medan dan Bandung. Namun entah mengapa proyek ini lantas tidak terdengar lagi gaungnya.

Kehadiran Ikarus di Indonesia harus direalisasikan dalam bentuk lain. Pada 1995, Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut melalui salah satu perusahaannya mendatangkan 43 bus Ikarus 281 berbahan bakar BBG ke Indonesia.

Bus ini merupakan menjadi percontohan proyek langit biru yang dicanangkan pemerintah pada saat itu.

Sebanyak 33 unit Ikarus 281 didatangkan dalam bentuk CBU dan sisanya dirakit di Indonesia, tepatnya di bengkel PPD Narogong, Bekasi Timur.

Jika dilihat dari spesifikasinya, bus Ikarus ini cukup modern pada masanya. Selain menggunakan mesin berbahan bakar gas yang ramah lingkungan, bus ini memiliki konstruksi bodi monokok, suspensi udara dan transmisi matik.

Mesin Detroit Diesel dan transmisi Allison jadi spesifikasi bus yang digunakan di Indonesia.

Selain 281, Ikarus juga memasukkan Ikarus 247 bermesin diesel. Hanya saja produk ini tak terlalu banyak dan tidak berkembang seperti yang diharapkan.

Di awal tahun 2000-an, bus Ikarus mulai menghadapi masa senjanya. Unit bus mulai sakit-sakitan karena usia dan terbatasnya spareparts. Namun demikian Ikarus 281 punya jasa dalam sejarah Transjakarta, di mana bus-bus Eropa Timur ini menjadi pionir armada bus gandeng bagi sarana angkutan massal yang mulai dikenalkan pada 2004.


Tags Terkait :
Ikarus Ikarus 281 Transjakarta
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ikarus, Bus Hongaria Pelopor Transjakarta

Bus Ikarus pernah mengharumkan nama Indonesia lewat Asian Games dan Jadi Pelopor bus gandeng Transjakarta

6 tahun yang lalu


Bus
Masih Ingat Bus Merek Ikarus?

AC-nya dikenal dingin sekali

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dua Model Ini Akan Menjadi Tumpuan Honda Di Masa Depan

Honda tetap bersaing dalam teknologi elektrifikasi lewat kehadiran beberapa line up hybrid mereka di masa depan.

31 menit yang lalu


Bus
Bodi Grantour Semakin Banyak Populasinya

Bodi Grantour Hino Bus 115 SDBL semakin populer di kalangan operator pariwisata, menjawab kebutuhan armada medium dengan desain nyaman dan efisien.

1 jam yang lalu


Mobil Listrik
VW Golf EV Ditunda Peluncurannya, Kemungkinan Baru Hadir 2030

VW Golf EV ditunda peluncuran 2030. Volkswagen menggeser rencana peluncuran hatchback listrik ikonik ini dari semula 2028 menjadi paling cepat 2030, kata CEO Thomas Schäfer.

4 jam yang lalu


Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

8 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 PHEV vs Wuling Darion PHEV

Komparasi spesifikasi BYD M6 PHEV vs Wuling Darion PHEV membandingkan dimensi bodi, efisiensi sistem hybrid, serta jarak tempuh EV murni kedua MPV PHEV asal Tiongkok.

9 jam yang lalu