Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Daihatsu Gran Max Versi JDM Stop Edar Di Jepang, Versi Indonesia Sesuai Regulasi

Setiap negera punya regulasi standar keamanan kendaraam yang berbeda
Berita
Kamis, 18 Januari 2024 14:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Pekan ini (16/1), Tetsuo Saito sebagai Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang mengumumkan bahwa pihaknya akan mencabut sertifikasi yang diperlukan untuk produksi massal tiga model yang dibuat oleh Daihatsu Motor Co.. Tiga model itu adalah Daihatsu Gran Max, Toyota Town Ace, dan Mazda Bongo.

Keputusan itu buntut dari adanya beragam

prosesi yang tidak sepatutnya dalam tahap uji keselamatan pada mobil-mobil tersebut. Menteri Tetsuo juga menyerukan tindakan korektif guna mencegah terulangnya pelanggaran serupa. Hal itu disampaikan usai bertemu dengan Presiden Daihatsu Mtor Co,  Soichiro Okudaira.

“Ini adalah masalah besar mengenai kepercayaan terhadap industri manufaktur Jepang, dan telah mengguncang fondasi sistem sertifikasi mobil kami,” ungkap Saito-san pada konferensi pers setelah pertemuan tersebut sebegai dilansir dari Kyodonews.

BACA JUGA

Pihak Daihatsu Motor Co. lewat Keita Ide sebagai General ManagerDaihatsu Corporate Management Group juga menyampaikan pernyataan resmi bahwa pihaknya telah menerima perintah perintah perbaikan dari pemerintah Jepang tersebut.

"Kami menanggapi dengan serius perintah perbaikan yang kami terima dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata, dan dengan kerja sama Toyota, kami akan berupaya menerapkan dan meningkatkan langkah-langkah secara menyeluruh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. untuk membangun kembali sesegera mungkin,'' ungkap Keita Ide seperti dikutip dari Carwacth (17/1).  

Sejurus kemudian ditambahkan bahwa pihak Daihatsu akan melakukan perbaikan beragai hal yang berkaitan dengan masalah tersebut dalam kurn waktu satu bulan ke depan.

Namun begitu, pihak Kementerian Transportasi Jepang menampik bahwa kasus ini muncul akibat usangnya teknologi yang dipakai Daihatsu dalam uji keselamatan. Hal yang terjadi umumnya karena modifikasi kendaraan uji yang tidak semestinya, kemudian ada lagi karena masalah penggunaan peralatan pengujian yang berbeda dari regulasi yang berlaku di Jepang soal uji keselamatan.

Pihak Daihatsu di Indonesia, melalui Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani saat dihubungi (17/1), menjelaskan, “Kami sudah menerima informasi (terhadap Gran Max, Red) dari principal. Setiap negara memiliki regulasi masing-masing. Informasi yang disampaikan oleh prinsipal tersebut (soal Gran Max, Red) berlaku untuk pasar Jepang.”

Ia memastikan kembali bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi, dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas, keselamatan dan sudah memenuhi regulasi yang berlaku, termasuk seluruh line up kendaraan Gran Max baik Pick Up maupun Minibus. (EW)


Tags Terkait :
Daihatsu Granmax Toyota Townac Mazda Bongo Safety
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Daihatsu Luncurkan Gran Max Blind Van Terbaru, Mobil Niaga Pertama di Kelasnya dengan Transmisi Otomatis

Daihatsu resmi meluncurkan Gran Max terbaru yang dipersenjatai transmisi otomatik. Simak spesifikasinya.

7 bulan yang lalu

Berita
Hal Menarik Yang Ada Di Transmisi Ayla Terbaru Yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Penggunaan D-CVT pada Ayla terbaru memberi impresi baru pada penggunanya. Indikator huruf di tuas transmisi kini berbeda dengan kebanyakan mobil bertranmsisi otomatik lainnya.

3 tahun yang lalu


Berita
Inilah Beberapa Penyebab Konsumen Enggan Bawa Mobilnya ke Bengkel Meski Ada Edaran Recall

Meski perbaikan akibat recall tidak dipungut biaya, namun tetap masih banyak yang belum membawa mobilnya ke dealer resmi. Ternyata ini masalahnya

5 tahun yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

2 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 PHEV vs Wuling Darion PHEV

Indonesia bakal kehadiran calon mobil yang laris manis yakni BYD M6 berpenggerak Plug-in Hybrid.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Hybrid Segera Melantai Dengan Tampilan Lebih Boxy

Toyota Fortuner Hybrid sudah diuji di Thailand dan sudah dipastikan segera hadir untuk pasar India dalam waktu dekat.

14 jam yang lalu


Berita
Permintaan Mobil Listrik Di Eropa Meningkat, BYD Siap Caplok Pabrik Stellantis

Cara ini dilakukan BYD untuk mempercepat produksi kendaraan listrik di Eropa tanpa harus membangun fasilitas baru dari awal.

14 jam yang lalu


Berita
XPENG Serius Menggarap Kendaraan Masa Depan, Ini Tujuannya

XPENG punya drone penumpang, robot humanoid, dan XPENG AeroHT Land Aircraft Carrier siap produksi di China Tour 2026. Visi ekosistem mobilitas otonom masa depan.

17 jam yang lalu