Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Banyak EV Kecelakaan Di Indonesia, Ini Tanggapan Pihak Safety Driving

Mobil listrik belakangan ini mulai berseliweran di Indonesia.
Berita
Selasa, 13 Agustus 2024 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
BYD Seal


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Mobil listrik belakangan ini mulai berseliweran di Indonesia. Banyak konsumen beranggapan bahwa running cost sebuah mobil listrik murah dengan tenaga yang instan.

Mengingat tenaga yang instan, belakangan ini cukup banyak unggahan di sosial media yang memberitakan kecelakaan tentang mobil listrik. Lantas, bagaimana tanggapan pakar safety driving terkait hal ini?

BYS Seal 

Sony Susmana selaku Director Training Safety Defensive Consultant memaparkan bahwa mobil listrik rata-rata memiliki tenaga motor listrik yang super instan dan cenderung tak terkontrol.

“Yang namanya mobil listrik sekarang itu rata-rata responsif, dibejek tidak berasa dan tiba-tiba tidak terkontrol dan tidak bisa ngerem,” ujarnya saat dihubungi oleh tim OtoDriver, Senin (12/8).

BACA JUGA

Menurut Sony, produsen mobil listrik saat ini masuk di negara-negara dengan regulasi keselamatan yang rendah.

“Dari kacamata saya, produsen mobil listrik ini cukup jeli melihat pasar di Asia Tenggara dan negara-negara berkembang yang secara regulasi keselamatan masih rendah dan upaya untuk menutup keraguan konsumen tentang kemampuan tenaganya. Mengalahkan penjualan mobil bensin itu sulit sehingga mereka jual mobil listrik dengan performa buasnya,” tambahnya.

Masih menurutnya, konsumen mobil listrik saat ini kebanyakan disorientasi terhadap kebutuhannya.

“Coba nongkrong di area test drive GIIAS, baik MPV, SUV, semua EV pada ngebut-ngebut entah maksudnya apa. Padahal bijaksananya, di area ini mereka bisa mempergunakannya untuk mengetes kestabilan dan kenyamanan dari sebuah mobil listrik,” tambahnya.

“Negara tetangga masih kalah jauh soal fasilitas pengisian dayanya dibandingkan di Indoensia. Tapi penggunanya lebih banyak dibanding di Indonesia karena mereka membeli sesuai kebutuhan, bukan ikut-ikutan. Infrastrktur jalannya padahal lebih baik di luar negeri tetapi jarang yang kebut-kebutan. Jadi ini bukan salah EV-nya tapi pemiliknya yang belum paham,” tutupnya. (AW).


Tags Terkait :
Kecelakaan Mobil Listrik
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ratusan Lintasan KA Ditutup Untuk Tekan Kecelakaan Fatal

Wilayah Jakarta patut diwaspadai karena termasuk paling banyak lintasan tanpa pintu.

1 hari yang lalu


Berita
Perhatian, Jalur Kereta Api Harus “Steril”!

Termasuk juga perlintasan sebidang, harus mengutamakan rangkaian kereta api

1 tahun yang lalu


Berita
Lagi, Pengemudi Bus Abai Bikin Nyawa Penumpang Melayang

Di perlintasan kereta api harus mengutamakan kereta yang akan melintas

1 tahun yang lalu

Berita
Ngeri, Tabrakan Kereta Api Brantas vs Truk di Semarang

Truk terseret sampai meledak, dan ini jenis truknya...

2 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

9 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

10 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

12 jam yang lalu