Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sopir Truk Tidak Bersalah di Kecelakaan KA Brantas vs Truk di Semarang?

Perlu telaah lebih lanjut...
Berita
Rabu, 19 Juli 2023 19:25 WIB
Penulis : Ivan Casagrande


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kecelakaan mengerikan terjadi Selasa malam (18/7), melibatkan Kereta Api (KA) Brantas jurusan Jakarta-Blitar dan sebuah truk trailer di perlintasan kereta api Madukoro kota Semarang, Jawa Tengah. 

Peristiwa kecelakaan KA Brantas vs truk trailer ini dipicu kondisi truk yang diduga 'tersangkut' di tengah perlintasan kereta api.

Dalam video yang beredar luas nampak truk tersangkut dihantam KA Brantas dalam kecepatan sedang sehingga terseret ke dalam jembatan dan kemudian meledak memicu kobaran api.

Berbagai fakta terkuak termasuk pengakuan saksi mata, yang mengaku melintas di depan truk trailer yang ditabrak KA Brantas. Saat itu diketahui, dan terlihat di video yang banyak beredar, palang pintu perlintasan rel kereta api belum ditutup.

BACA JUGA

Ini yang kemudian masih perlu penyelidikan, apakah truk melintas ketika sirine sinyal palang pintu sudah berbunyi atau belum. Karena menurut Bebin Djuana, pengamat otomotif, jika truk nahas tersebut tidak bisa bergerak sebelum sirine sinyal palang pintu seharusnya kondisi itu sudah dilaporkan oleh petugas penjaga perlintasan kereta ke pihak stasiun maupun ke masinis.

Meski demikian Bebin yang dihubungi pekan ini (19/7) juga kembali menyinggung kebiasaan salah pengendara bermotor saat melintas di perlintasan kereta api. "Kecelakaan ini untuk kesekian kalinya menjadi peringatan bagi kita semua untuk tidak mengambil risiko dan bertaruh nyawa karena kerap kali merasa "masih sempat melintas" di perlintasan sebidang," wantinya. 

Sebab dari video beredar terlihat posisi kepala truk trailer 'tersangkut' condong sudah melintang di atas rel yang nyata tidak cukup jarak bagi masinis KA Brantas untuk menghentikan laju kereta cepat itu sebelum titik di mana truk berada di posisi melintang di tengah perlintasan.

"Kita tentu tahu rem (Kereta Api) tidak bisa direm mendadak jadi kita harus memprioritaskan KA yang lewat dulu! Roda besi berjalan di atas rel besi perlu jarak yang sangat jauh untuk berhenti," jabar Bebin lagi. 

Harus dipahami roda besi kereta api saat berjalan di atas rel membuat gesekan rendah sehingga tidak bisa berhenti mendadak. Untuk itulah kereta api selalu mendapat prioritas diperlintasan, bukan truk atau kendaraan lain. Sebagaimana yang tertuang secara jelas dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 114 yang menyatakan : Pada pelintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan perjalanan kereta api.


Tags Terkait :
Kereta Api Vs Truk KA Brantas Truk Trailer Truk Trailer Lowbed Jenis Truk Trailer
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Program Bus Gratis Musim Nataru 2024-2025

Pendaftaran penumpang melalui aplikasi MitraDarat

1 tahun yang lalu


Berita
Grup Lookman Djaja Garap Kompleks Pergudangan dan Logistik Terpadu di Bekasi

Lookman Djaja Group dan PT Kereta Api serta PT Pos dan PT Bhanda Ghara Reksa membangun rel kereta menuju kompleks pergudangan, agar proses bongkar-muat berlangsung cepat.

9 tahun yang lalu

Tips
Ingat Selalu, Perlintasan KA Adalah Area Berbahaya

Kecelakaan fatal di Bekasi Timur ingatkan bahaya perlintasan KA. Tips aman melintas perlintasan kereta api dari pakar SDCI dan data 3.703 titik sebidang KAI 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Mobil Aman Dari Medan Magnet Saat Melintas Rel Kereta, Ini Penjelasannya

Mobil aman medan magnet rel kereta api. Ahli EVSafe: Faraday Cage dan standar UNECE R10 lindungi mobil konvensional hingga EV dari gangguan elektromagnetik.

1 hari yang lalu

Berita
Imbas Laka KA Di Bekasi Timur, CEO Vinfast Indonesia Buka Suara

Mendukung penyelidikan menyeluruh atas kejadian nahas itu.

1 hari yang lalu


Bus
Uji BBM B50 Akan Selesai Bulan Depan, Diberlakukan Juli 2026

Hasil sementara pengujian menunjukan potensi pemakaian yang positif.

3 hari yang lalu

Berita
Kepedulian Akan Bahayanya Perlintasan Kereta Api Masih Rendah

Bahaya perlintasan kereta api sebidang Indonesia: 3.703 titik, 1.808 kecelakaan dan 1.522 korban jiwa sejak 2020. Kesadaran publik rendah, edukasi mendesak.

1 minggu yang lalu

Berita
Puncak Arus Balik Diprediksi Akhir Pekan Ini

Jasa Marga prediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akhir pekan ini capai 250 ribu kendaraan di tol Trans Jawa. Imbauan diskon 30% dan rekayasa lalu lintas diterapkan.

4 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Xiaomi YU7 Ultra 990 Hp Mulai Terkuak Sebelum Debut Dunianya

Xiaomi YU7 GT 990 hp terlihat menumpuk di pabrik menjelang debut akhir Mei. SUV ini prioritaskan touring dengan range 705 km CLTC dan top speed 300 km/jam.

1 jam yang lalu


Berita
Supercar BYD Ini Mobil Termahal Di China, Tembus Rp 51 Miliar

BYD mengonfirmasi bahwa supercar listrik ekstrem mereka, Yangwang U9 Xtreme,

2 jam yang lalu


Berita
Menyerupai Prelude, Honda Civic Bakal Punya Fitur S+

Honda Civic e:HEV RS baru di Jepang hadir dengan S+ Shift, teknologi simulasi transmisi 8-percepatan pada hybrid mirip Prelude. Peluncuran Juni.

3 jam yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

19 jam yang lalu


Berita
Jetour Pamer Kehebatan 2 SUV Yang Akan Masuk Indonesia

Jetour G700 T2 i-DM test drive Indonesia: Media uji SUV hybrid off-road dan PHEV di lintasan ekstrem, siap masuk pasar lokal.

19 jam yang lalu