Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ngeri, Tabrakan Kereta Api Brantas vs Truk di Semarang

Truk terseret sampai meledak, dan ini jenis truknya...
Berita
Rabu, 19 Juli 2023 10:10 WIB
Penulis : Ivan Casagrande


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kecelakaan mengerikan terjadi Selasa (18/7) malam, melibatkan Kereta Api (KA) Brantas jurusan Jakarta-Blitar dan sebuah truk trailer di perlintasan kereta api Madukoro kota Semarang, Jawa Tengah. 

Peristiwa yang terekam kamera netizen ini terjadi usai truk 'long haul' atau biasa disebut trailer diduga 'tersangkut' di perlintasan kereta sekitar pukul 19.30 itu. .

Dalam video yang beredar luas nampak truk tersangkut dihantam KA Brantas dalam kecepatan sedang yang hendak memasuki stasiun Poncol Semarang. Sehingga truk terseret ke dalam jembatan dan kemudian meledak memicu kobaran api.

Dampaknya, membuat bodi truk dan gandengannya menghantam besi jembatan Banjir Kanal Barat Semarang.

Sopir dan kernet diduga tidak sempat menyelamatkan truk lantaran KA Brantas nomor 112 rute Pasar Senen - Blitar melintas dalam jarak yang semakin mendekat hingga terjadi tabrakanpun tak terhindarkan.

Beruntung tidak ada korban jiwa, padahal rangkaian kerata api itu tengah membawa 626 orang. Sementara awak truk terdiri dari dua orang yakni sopir dan kernet yang setelah kecelakaan terjadi melarikan diri dari lokasi kejadian. 

Adapun dugaan pemicu ledakan dan kobaran api, disinyalir karena kereta api menghantam bagian depan truk, khususnya tangki BBM yang pecah akibat benturan kuat.

(Ilustrasi) Dari pengamatan video, tim Bus-Truck.id mensinyalir jika truk yang terlibat kecelakaan tersebut adalah sebuah truk trailer lowbed. 

Jenis trailer ini tunggal, tetapi memiliki beberapa macam tingkat kekuatan daya tonase, dan disesuaikan dengan dimensi cargo yang akan didistribusikan. 

Ukuran trailer lowbed terbagi mulai panjang 6-12 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1 meter. Truk ini memilki  dua sampai dengan  empat gandar  atau axle, dengan daya tonase mulai dan 20-70 ton.

Spesifikasi truk ini lebih sering digunakan untuk pendistribusian special cargo, big case cargo, muatan berat maupun berukuran besar.

Sejenis truk trailer model flatbed juga ada dolly, slidingbed, logging, goldhofer, ataupun multiaxle

Baca juga : Tiga Faktor Yang Bisa Menurunkan Angka Kecelakaan Di Jalan

Baca juga : Salah Kaprah! Penggunaan Truk Tronton Angkut Kontainer


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Perhatikan Barang Yang Tidak Boleh Masuk Bus

Demi kesehatan dan keselamatan bersama

1 tahun yang lalu


Bus
New Armada Rilis 5 Bus Baru Pesanan PO Arimbi

Pakai bodi Skylander R22 HDD.

2 tahun yang lalu

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

1 tahun yang lalu


Bus
Juragan 99 Trans Incar Rute Muria Raya dan Sumatera

Pemakaian bus listrik juga jadi perhatian serius

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

7 jam yang lalu


Berita
Melihat Langsung Proses Perakitan Baterai Hybrid Toyota

Untuk pertama kalinya kami menyaksikan langsung proses perakitan baterai mobil di Indonesia. Ini pengalaman kami di pabrik Toyota.

8 jam yang lalu


Berita
Aura Nismo RS Concept, Bintang Nissan Di Tokyo Auto Salon 2026

Di tangan Nissan sebuah mobil hybrid bisa tampil dan berperforma sangat agresif.

17 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mengenal Lebih Dekat Mazda6e Yang Akan Hadir di Indonesia

Mazda6e mulai dijajakan di Singapore, Juli 2026. Sedangkan Indonesia akan segera menyusul setelahnya. Simak spesifikasinya.

18 jam yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu