Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

KNKT: Penumpang Bus Wajib Pakai Safety Belt…

Kesadaran ini perlu terus dibangkitkan
Berita
Sabtu, 19 Agustus 2023 12:10 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Dalam sebuah seminar “Hak-hak Konsumen & Kelengkapan Keselamatan Kendaraan" yang dihelat oleh Forum Wartawan Otomotif dan PT VKTR Teknologi Mobilitas (16/8) terungkap bahwa masih banyak pekerjaan rumah di dunia transportasi umum yang berkaitan soal keselamatan.

“Meski belum sempurna, namun pelaksanaan Permenhub No.74 tahun 2021 Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor masih banyak phak yang belum merealisasikannya secara sungguh-sungguh, sehingga di lapangan masih banyak kegiatan berkendara yang tidak maksimal melindungi penumpang maupun pengemudi,” buka Joko Kusnantoro, PLt Kasubdit Uji Tipe Bermotor, Kementerian Perhubungan RI.

Joko menambahkan lagi, di banyak kejadian kecelakaan di jalan raya, malah justru penumpang yang mudah cidera atau jadi korban. “Misalnya, paling mudah, saat sebuah kendaraan berhenti di bahu jalan tol ketika ban kempis, tidak adanya dongkrak yang memadai akan membuat kendaraan menjadi lebih lama berada di bahu jalan dan itu jelas-jelas sangat membahayakan.”

Ahmad Wildan, investigator senior Komite Nasional Keselamatan Transportasi , yang juga jadi pembicara ikut menjelaskan vahwa paling tidak ada dua hal yang bisa berpotensi penyebab kecelakaan. “Pertama, karena pengemudi terpapar ‘hazard’ yang belum pernah teridentifikasi, dan kedua yaitu karena pengemudi terpapar ‘hazard’ yang belum pernah teridentifikasi,” ungkapnya.

Hal yang paling mudah untuk menjelaskan kondisi di lapangan, disebutkan Ahmad Wildan pada penyebab kedua. “Sejumlah kecelakaan yang pernah saya tangani, penumpang tidak terlindungi dengan safety belt, akibatnya saat terjadi benturan frontal mereka ternyata terlempar ke depan atau bahkan keluar dari kendaraan,” mirisnya.

Sabuk pengaman di bus bukanlah hiasan

Partisi kabin bus sebenarnya merupakan komponen keselamatan pasif

Baca juga : Pemburu Konten Klakson Basuri Makin Nekat, PO Bris Trans "Tuan Muda" Beri Peringatan

Baca juga : Tabrak Belakang Truk, Masih Menjadi Momok Di Tol

Pemakaian sabuk pengaman menurut Ahmad Wildan lagi, sebenarnya sudah disadari kegunaannya oleh pengemudi, penumpang, bahkan oleh perusahaan transportasi penumpang. “Karena semua orang juga tahu soal dampak jika tidak memakai sabuk pengaman, yang terjadi memang seperti sengaja mengabaikan sampai kemudian terjadi kecelakaan,” bebernya.

Hal lain yang juga menurut Ahmad Wildan, masih banyak dan ironisnya makin ‘digemari’ adalah pemasangan klakson ‘telolet’ atau ‘basuri’. “Pemakaian udara untuk menjalankan klakson itu umumnya diambil dari tabung udara untuk membantu pengereman, jika tekanannya kurang dari 5 bar maka hampri bisa dipastikan kalau sistem pengereman akan sangat terganggu,” wantinya lagi.

Begitu juga soal lampu tambahan yang banyak terpasang pada truk maupun bus. “Lampu yang jumlahnya berlebih dan konstan menyala secara dinamis akan membuat konsenterasi pengemudi lain terpaku pada lampu, bukan pada ‘hazard’ yang seharusnya lebih diperhatikan,” keluh Joko Kusnantoro.

 “Lampu di kendaraan itu sudah ada aturunnya jadi tidak bisa sembarangan digunakan. Karena di luar itu akan mengganggu. Bahayanya sebenarnya dengan kelistrikannya. Biasanya orang main jumper saja. Penyebab kebakaran bus karena ‘dia’ main pasang-pasang lampu sendiri. Itu sebenarnya dilarang. Karena regualsi sudah mengatur terkait jumlah warna dan sebagainya,” pungkas Ahmad Wildan.       

Terlalu banyak lampu di buritan bus dan konstan berpendar justru sangat berbahaya bagi pengemudi lain

 

Baca juga : Ternyata Ada Bahaya Dibalik Pemasangan Klakson Telolet Dan Lampu Strobo

Baca juga : Alasan PO Bus Melarang Mengisi Baterai Power Bank Dalam Kabin


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia #giias2023
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

1 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

1 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

1 tahun yang lalu


Bus
Maling Dalam Bis AKAP: Masih Ada

Keamanan dan kenyaman penumpang masih ‘kalah’ dengan adu kemewahan fasilitas serta lomba rilis model terbaru

1 tahun yang lalu


Van
Toyota Hiace ‘Versi Amerika’ Karya Alpine-Style

Paket modifikasi tema retro dengan standar pabrikan

1 tahun yang lalu

Berita
Toyo Tire Rilis Ban ‘Terbaik’ Untuk Pikap Listrik

Tahun 2024 pasar Amerika Serikat dapat jatah pertama di dunia

1 tahun yang lalu


Bus
Atasi Waiting List, Juragan 99 Trans Tambah 30 Armada Baru

Rilis perdana armada baru mulai tahun 2024

1 tahun yang lalu


Bus
Ternyata Ini Yang Membuat Hino RM 280 Bisa Suosss….

Sasisnya jenis space frame

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Asuransi Astra Ikut Mengamankan Pemudik Dengan Cara Ini

Disediakan beragam paket perlindungan kesehatan pemudik, proteksi kendaraan, sampai bantuan darurat di jalan.

49 menit yang lalu


Berita
Berjualan Di Indonesia, Leapmotor Bawa Bekal Brand China Dengan Pertumbuhan Paling Cepat

Leapmotor siap berjualan di Indonesia. Mereka datang dengan bekal sebagai produsen otomotif Tiongkok dengan pertumbuhan yang sangat besar dari 2019-2025.

16 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026: Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

17 jam yang lalu


Berita
BYD Seal 08 Segera Meluncur, Simak Bocoran Spesifikasinya

BYD Seal 08 siap meluncur Q2 2026 dengan spesifikasi BYD Seal 08 unggul: baterai Blade 2.0 LFP >1.000 km CLTC, flash charging 400 km/5 menit, desain fastback, dan hybrid DM-i.

18 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Sediakan Bus Khusus Keliling Kota

Transjakarta sediakan rute bus wisata Lebaran seperti Open Top Tour Jakarta-Batavia, Seaside, dan BW series untuk jelajahi kawasan bersejarah serta pesisir kota.

20 jam yang lalu