Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apa Yang Terjadi Jika Bensin Beda Oktan Dicampur?

Nilai oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar untuk tidak menyala sendiri di bawah kompresi tinggi.
Berita
Minggu, 26 Maret 2023 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Semua produsen bahan bakar bensin akan menyediakan berbagai jenis bahan bakar yang dilihat dari nilai oktan yang dilabelkan kepadanya.

Oktan adalah ukuran ketahanan terhadap ketukan (knocking) yang ditimbulkan bensin terhadap mesin saat terjadi pembakaran. Ketukan terjadi ketika bahan bakar terbakar prematur di mesin, menyebabkan suara khas yang menyerupai ketukan.

Nilai oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar untuk tidak menyala sendiri di bawah kompresi tinggi. Semakin tinggi nilai oktan, artinya bahan bakar tersebut punya kemampuan untuk menahan kompresi yang lebih tinggi yang ditahan bahan bakar itu sebelum terjadi self igniton di dalam ruang bakar mesin.

Jadi semakin tinggi rasio kompresi sebuah mesin membutuhkan oktan yang tinggi pula. Namun terkadang kita menemui kondisi yang kurang ideal, semisal kondisi bahan bakar kita tinggal sedikit dan mengharuskan untuk segera isi BBM. Sayang, bahan

BACA JUGA

bakar dengan oktan yang sesuai dengan mobil kita tidak tersedia, maka terpaksa kita beli BBM beda spek itu masuk ke dalam tangki bahan bakar kita.

Apa yang terjadi pada BBM itu dan apa pengaruhnya pada

mesin?

“Jika dicampur dua jenis BBM dengan nilai oktan yang berbeda, maka akan muncul bahan bakar dengan nilai oktan baru. Semisal bahan bakar dengan nilai oktan 92 dicampur dengan oktan 95, hasilnya adalah nilai oktan baru yang berada di antara kedua nilai tersebut,” terang Colin Chin, Shell Fuel Scientist, dikutip dari Instagram Shell Indonesia.

“Besaran oktannya sangat tergantung seberapa besar rasio percampuranya. Pastinya angka yang akan keluar berada di antara keduanya,” lanjut Chin.

Bahan bakar ‘campuran’ tadi akan menimbulkan dampak yang berbeda pada tiap-tiap mesin, tergantung pada spesifikasi mesin dan yang direkomendasikan oleh pabrikan.

“Semisal, mesin dengan spesifikasi oktan 92, ketika harus menenggak campuran oktan 92 dan 95, maka hasilnya cenderung akan lebih baik, karena nilai oktan berada di atas rekumendasi pabrik yakni 92,” terang Aleg Purbaya dari bengkel 365 di bilangan Kalimalang Jakarta Timur.

“Namun jika sebaliknya, semisal mesin dengan standar oktan 95 terpaksa menenggak campuran 92 dan 95 yang nota bene punya nilai oktan lebih rendah, maka akan berpeluang terjadi ngelitik pada mesin,” tutup pria berkacamata ini.

Penggunaan bensin di bawah nilai oktan yang menjadi standarnya ini yang bakal merusak mesin jika digunakan terus menerus dalam jangka waktu panjang.

Apabila memang kepepet dan isi bahan bakar dengan oktan lebih rendah, maka sesegera mungkin mencari tempat pengisian bahan bakar untuk kembali mengisi dengan bahan bakar yang sesuai.

“Namanya juga emergensi, asal segera diisi lagi dengan oktan yang sesuai,” tutupnya.


Tags Terkait :
Shell V-Power High Octane
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Apa Yang Terjadi Jika Bensin Beda Oktan Dicampur?

Nilai oktan adalah ukuran kemampuan bahan bakar untuk tidak menyala sendiri di bawah kompresi tinggi.

3 tahun yang lalu


Berita
Mitos atau Fakta? Benarkah Mengisi BBM dengan Oktan Lebih Tinggi Akan Dongkrak Performa dan Bersihkan Ruang Bakar?

Endapan hanya bisa dibersihkan dengan aditif detergen dalam bahan bakar dan material ini tidak terdapat pada semua produk bahan bakar

3 tahun yang lalu


Berita
Shell Kawal Ducati dan Otodriver Ke Mandalika

Sementara di luar arena balap, Otodriver dan saudara kami Otorider melakukan pembuktian saat pelumas Shell digunakan di jalanan.

4 tahun yang lalu


Berita
Mobil Berstandar Euro4 Butuh Bahan Bakar Berkualitas.

Mesin modern butuh bahan bakar berkualitas

5 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Melihat Lebih Dekat Spesifikasi Kia PV5, Van Listrik Modular Trendy. Konon Segera Meluncur di Indonesia

Setelah wara-wiri di IIMS 2026 dan GIIAS 2026, Kia PV5 makin dekat dengan kepastian rilis resmi di Tanah Air. Simak spesifikasi teknisnya.

7 jam yang lalu


Berita
Bongkar Rahasia Desain JETOUR T2 i-DM, Bukan Sekadar Boxy

Secara eksterior, JETOUR T2 i-DM mengandalkan siluet an boxy dengan filosofi three-box body proportion. Apa inspirasinya?

12 jam yang lalu


Berita
Di Indonesia Jadi Mobil Angkut Cabai, di Filipina Suzuki Carry Asal Indonesia Jadi Mobil Patroli Polisi

Suzuki Carry di Filipina dijadikan kendaraan patroli polisi

13 jam yang lalu


Berita
BMW Group Indonesia Kembali Jadi Sustainable Mobility Partner Maybank Marathon 2026

New BMW iX3 lead car Maybank Marathon 2026 memimpin kategori Half Marathon sebagai bagian dari dukungan BMW Group Indonesia bagi penyelenggaraan Maybank Marathon 2026.

15 jam yang lalu


Van
Meski Tanpa Insentif, Farizon Bertekad Konsisten Rakit Produknya di Indonesia

Segmen kendaraan niaga tenaga listrik di Indonesia punya potensi pasar yang besar

15 jam yang lalu