Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sedang Dikaji, Mobil 1.500 cc Masuk Pembatasan Penggunaan Pertalite

Saatnya mobil anda bahagia dengan isi bahan bakar yang sesuai
Berita
Sabtu, 9 Juli 2022 10:35 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pembatasan penggunaan BBM jenis Pertalite dan Biosolar, untuk mobil pribadi sepertinya akan menemui babak baru. Jika sebelumnya kajian BPH Migas menyasar pelarangan menggunakan Pertalite pada mobl dengan kapasitas mesin 2.000 cc, kini lembaga tersebut tengah mengkaji pada batasan kapasitas mesin yang lebih kecil.

Seperti dikutip dari cnnindonesia.com, anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman mengatakan jenis yang tak boleh mengkonsumsi BBM subsidi adalah mobil dan motor mewah yang ditentukan dari kapasitas mesinnya. Setelah sebelumnya, menyasar pada mobil-mobil di atas 2.000 cc, kini tengah dikaji untuk mobil di bawah 1.500 cc yang boleh nenggak BBM jenis Pertalite.

"Yang akan kita atur nanti istilahnya pelat hitam itu boleh (konsumsi Pertalite) tapi yang termasuk mewah dalam kategori cubicle centimeter-nya (cc) yang kita ambil. (Apakah) 1.500 cc ke atas atau 2.000 cc," ucap Saleh,

Namun Saleh belum membeberkan rincian yang spesifik tentang kategori mobil mewah yang akan masuk dalam daftar pembatasan pembelian Pertalite. Untuk lebih jelasnya, Saleh mengungkap akan dimuat usai revisi selesai dilakukan.

BACA JUGA

Saleh mengatakan penyusunan kriteria ini sejalan dengan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Sementara itu, untuk BBM subsidi solar akan dibatasi pembeliannya untuk semua kendaraan pribadi plat hitam, kecuali  kendaaraan untuk angkutan barang bak terbuka.

Kembali pada mobil dengan kapasitas 1.500cc, Indonesia merupakan ladang gemuk bagi mobil dengan kriteria isi silinder ini.

Penyerbarannya pun merata mulai dari Low MPV, Low SUV, Citycar bahkan hingga model premium. Artinya bakal banyak yang akan berdampak oleh peraturan tersebut.

Namun, lepas dari peraturan yang akan dikenakan. Sebaiknya kita lihat kembali pada buku manual mengenai mobil tersebut dan mencari apa yang direkumendasikan oleh pabrik.

Apakah Pertalite sebenarnya sudah tepat untuk diasup oleh mobil kita, dapat kita lihat dari kompresi rasio pada mesin.

Sebagai informasi, Pertalite cocok untuk mobil dengan mesin berkompresi 9 : 1 hingga 10 : 1. Apabila ternyata kompresi mobil Anda di atas angka tersebut, mungkin ini saatnya melakukan hal yang tepat untuk memberi umpan mesin sesuai dengan yang sebenarnya sesuai dengan kebutuhan mesin.

Bukan rahasia bahwa Pertalite kadang dipilih bukan lantaran kesesuaian spek mesin, namun lantaran faktor harga yang murah.


Tags Terkait :
Pertalite 1.500 Cc Subsidi BBM
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Honda CR-V e:HEV Masih Bisa Tenggak BBM Sejenis Pertalite

Honda CR-V e:HEV ternyata masih bisa menenggak bahan bakar RON 90.

2 tahun yang lalu


Berita
Siap-siap! Sebentar Lagi Beli Pertalite Akan Dibatasi

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Ia menyatakan bahwa siap untuk mengimplementasikan pembatasan pembelian BBM dengan RON 90 itu di Indonesia

3 tahun yang lalu


Berita
Pembatasan BBM Subsidi Berdasarkan Kapasitas Mesin Diam-Diam Diberlakukan?

Beredar isu bahwa BBM subsidi akan dibatasi menurut kapasitas mesin mobil.

3 tahun yang lalu


Berita
Hyundai Stargazer Tetap Oke Minum Pertalite, Ini Penjelasannya

Hyundai Stargazer pendatang baru di kelas LMPV. Mobil rakitan dalam negeri ini memiliki performa mesin yang terbaik di kelasnya. Namun konsumen tetap bisa mengisi bensinnya dengan Pertalite.

3 tahun yang lalu


Berita
Batasan Dipersempit. LMPV dan LSUV Terancam Batal Minum Pertalite

Hanya tersisa Xenia 1.3 yang boleh minum Pertalite

3 tahun yang lalu


Berita
Pengguna Pertalite dan Solar Hanya untuk Kendaraan Khusus

Dari 1 juta kendaraan yang telah didaftarkan di MyPertamina itu, didominasi oleh pengguna Pertalite dengan mobil berkapasitas 1.500 cc ke bawah.

3 tahun yang lalu


Berita
Kembar Calya-Sigra Hadapi Simalakama. Mesin Disarankan Minum Pertamax

Mobil ini punya kompresi yang mengharuskannya minum bensin oktan 92

4 tahun yang lalu


Berita
Sedang Dikaji, Mobil 1.500 cc Masuk Pembatasan Penggunaan Pertalite

Saatnya mobil anda bahagia dengan isi bahan bakar yang sesuai

4 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Day Trans Tambah Farizon SV untuk Rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon

Day Trans Farizon SV rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon kini menggunakan unit baru. Kendaraan dipilih karena performa, jarak tempuh, serta fitur keselamatan seperti kamera 360 derajat.

51 menit yang lalu


Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

12 jam yang lalu


Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

14 jam yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

16 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

19 jam yang lalu