Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Biodiesel B40 Siap Digunakan di Indonesia

B40 dapat dinyalakan dengan baik di mana masih memenuhi standar yang ditetapkan yaitu kurang dari 5 detik.
Berita
Jumat, 28 Oktober 2022 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sebagai upaya mengurangi subsidi dan kompensasi energi di dalam negeri, Pemerintah terus melakukan berbagai rangkaian uji kelayakan B40 (campuran 40 persen biodiesel pada bahan bakar solar) sebagai bahan baku penggerak mesin diesel.

Saat dilakukan uji Cold Startability (kemudahan penyalaan kendaraan pada temperatur rendah) oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi "Lemigas" dan Balai Besar Survei dan Pengujian KEBTKE dapat dinyalakan dengan baik dimana masih memenuhi standar yang ditetapkan yaitu kurang dari 5 detik.

"Untuk hasilnya sebagai standar menghidupkan mesin paling lama 5 detik, dan catatan saya tadi paling cepat kira-kira 1 detik. Ini Bukti otentik kalau B40 siap digunakan di-engine," kata Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana dilansir dari situs esdm.go.id, Kamis (27/10).

Tempat pengujian cold startability sendiri berada di wilayah Perkebunan Tambi di ketinggian 1400 Mdpl. Terdapat 2 formula bahan bakar yang digunakan pada Road Test B40 yaitu formula pertama, B30D10 yang terdiri dari campuran 30% Biodiesel (B100*), 10% Diesel Nabati/HVO (D100) dan 60% Solar Murni (B0). Dan formula kedua B40 yang terdiri dari campuran 40% Biodiesel (B100*) dan 60% Solar Murni (B0).

"Kita memilih (formula) bahan bakar ini yang asalnya dari dalam negeri dan diproduksi dari kita. Untuk yang basisnya B40 diproduksi oleh Aprobi Biodieselnya, dan untuk tadi yang campuran 10% (Diesel Nabati/HVO) oleh Pertamina dan sekarang ekspor malah. Dua-duanya akan kita manfaatkan," ujar Dadan.

Tim teknis uji jalan bahan bakar biodiesel B40 pada kendaraan bermesin diesel juga telah menyelesaikan beberapa pengujian antara lain analisis konsumsi bahan bakar, uji kualitas mutu bahan bakar dan pelumas, uji kinerja engine, uji stabilitas penyimpanan bahan bakar dan uji startability.

Tentang B40

B40 merupakan campuran minyak sawit ke bahan bakar diesel menjadi lebih banyak. Sebelumnya atau B30, campuran minyak sawit hanya 30 persen, sedangkan diesel sebanyak 70 persen. Sementara B40 campuran minyak sawit dibuat menjadi 40 persen dengan kadar solar 60 persen. Sejauh ini, yang baru terealisasi di Indonesia adalah kebijakan B30.

Sebelumnya, Pengujian B40 juga sudah dilakukan menggunakan 12 kendaraan. Enam kendaraan di antaranya kelas berat di bawah 3,5 ton dengan target harian jarak tempuh 560 km dan total 50 ribu km. Lalu enam kendaraan diesel lainnya yaitu kelas berat di atas 3,5 ton. Target kelompok ini 400 km per hari hingga total 40 ribu km.
 


Tags Terkait :
BBM Solar B40 Diesel ESDM
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penggunaan Biodiesel B35 Dimulai pada 1 Februari 2023

Pemerintah mengumumkan implementasi penggunaan Biodiesel 35 persen atau B35.  Artinya kandungan biodiesel di minyak Solar meningkat 5% dari sebelumnya hanya 30% (B30).

3 tahun yang lalu


Berita
Biodiesel B40 Siap Digunakan di Indonesia

B40 dapat dinyalakan dengan baik di mana masih memenuhi standar yang ditetapkan yaitu kurang dari 5 detik.

3 tahun yang lalu


Berita
Bahan Bakar Nabati Tengah Diuji Coba, Solusi Solar Mahal Saat Ini

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan uji jalan kendaraan dengan pencampuran bahan bakar nabati (BBN).

3 tahun yang lalu


Truk
Pertamina Rilis Diesel X BBM Sulfur Rendah, Spesial Untuk Area Tambang

Berstandar Euro 5

1 tahun yang lalu

Berita
Gantikan B35, Biosolar B40 Mulai Dipasarkan Per 1 Januari 2025

Penggunaan biodiesel B40 akan mulai digunakan pada 1 Januari 2025

1 tahun yang lalu


Berita
Pertamina Masih Evaluasi Penyesuaian Harga Pertamax

Pertamina Patra Niaga masih evaluasi penyesuaian harga Pertamax Pertamina usai kenaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 18 April 2026.

4 hari yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU Vivo Tidak Naik

Harga solar SPBU Vivo tidak naik, tetap Rp14.610 per liter meski Dexlite Pertamina naik ke Rp23.600 dan BP Ultimate Diesel Rp25.560.

5 hari yang lalu


Berita
Harga BBM Subsidi Tidak Ada Kenaikan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan harga BBM subsidi tidak naik meski krisis Timur Tengah. Fokus swasembada energi kurangi impor hingga 59% kebutuhan.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

20 menit yang lalu


Berita
iCar V27 REEV Setir Kanan Resmi Ditampilkan, Segera Menyapa Indonesia

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

4 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu