Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Beralih dari Mobil Konvensional ke Listrik Butuh Pelatihan Khusus?

Banyak hal yang harus dipelajari agar tetap aman dan nyaman saat berkendara.
Berita
Jumat, 30 September 2022 14:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Beralih membawa kendaraan konvensional ke elektrifikasi ternyata membutuhkan pelatihan khusus, tujuannya agar tetap nyaman saat berkendara dan terhindar dari potensi bahaya. 

Berkaca dari peralihan dari mobil manual ke matic. Menurut Sony Susmana, pengajar senior di Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), konsen dari mengendarai mobil matik yaitu kenyamanan, ketika mindset tersebut sudah melekat pengemudi akan berpikir mudah. 

"Padahal tidak kalah bahayanya seperti kendaraan manual, pasti ada potensi. Sama juga seperti peralihan ke elektrifikasi, ketika sudah melakukan training bisa meredam bahaya tersebut," katanya. 

   BacaJuga: Mobil Listrik Lebih Laku dari Mobil Hybrid? Ini Faktanya 

BACA JUGA

Lebih lanjut Sony mengatakan bisa digarisbawahi bahwa bisa mengemudikan kendaraan listrik belum tentu paham operasionalnya. Untuk itu penting memahami beberapa fitur yang disematkan pada kendaraan listrik. 

"Seperti baterai kita harus tahu kapan harus diisi kembali karena memang silent, kendaraan dimatikan dan kapan waktu harus bertahan itu harus diperhatikan," paparnya. 

Beberapa mobil listrik yang meluncur di Indonesia memang hadir dengan pengecasan yang tergolong mudah, bahkan bisa dilakukan hanya di rumah saja. Untuk itu penting memperhatikan kapasitas baterai.

Bukan tanpa alasan, sebab SPKLU di Indonesia sendiri masih sangat minim, dan ketika mobil listrik habis bateri dapat membuat pengguna kelimpungan. 

Jadi, pastikan untuk mengetahui banyak hal sebelum membeli kendaraan listrik. 


Tags Terkait :
Kendaraan Listrik Mobil Listrik Membawa Mobil Pengguna Mobil SPKLU
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Automechanika Shanghai 2026 Fokus Keberlanjutan Industri Otomotif Global

Ajang ini diharapkan menjadi platform penting bagi seluruh ekosistem industri otomotif.

3 hari yang lalu


Berita
Mazda CX-6e Makin Canggih, Sudah Pakai LiDAR. Bakal Masuk Indonesia?

Mazda CX-6e pernah disinggung bakal masuk Indonesia. Model terbarunya saat ini telah dibekali dengan teknologi LiDAR, namun masih sebatas untuk pasar Tiongkok

1 minggu yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Xpeng L03 Setir Kanan Yang Debut Dunia di Indonesia

Xpeng L03 setir kanan pertama di Asia Tenggara,debut di GIIAS 2026. Model ini dilengkapi tiga chip AI Turing dan sistem intelligent driving NGP VLA 2.0.

3 minggu yang lalu


Berita
Bukan Lagi Soal Tenaga Mesin, Teknologi Keselamatan Jadi Tren Baru di GIIAS 2026

Teknologi keselamatan kendaraan menjadi sorotan di GIIAS 2026. Bosch Indonesia memperkenalkan sistem Sense, Think, dan Act yang membantu pengemudi.

4 minggu yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

9 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 9 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

10 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

11 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

11 jam yang lalu