Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apa Yang Terjadi Apabila Dua Bahan Bakar Beda Oktan Dicampur?

Percampuran dua BBM dengan oktan beda akan hasilkan spesifikasi bahan bakar baru
Berita
Kamis, 6 Oktober 2022 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kadang kita dihadapkan pada pilihan yang kurang enak namun harus dilakukan. Salah satunya adalah saat kita menggunakan sebuah mobil dengan spek bahan bakar bensin dengan oktan tertentu. Namun dikarenakan kondisi tertentu harus menenggak bahan bakar dengan oktan yang lain. Sehingga terjadi percampuran pada tangki bensin yang kemudian dibakar di dalam mesin.

Apakah ini akan merusak mesin?

HM Gazzy Amir, Direktur PT Catur Bangun Putra salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengukuran kadar dan kualitas bahan bakar di Indonesia memberikan penjelasan.

“Tidak ada masalah jika dua bahan bakar dengan kadar oktan berbeda bercampur. Hanya saja interaksi keduanya akan menghasilkan spesifikasi baru. Di mana kadar oktannya merupakan kombinasi antar keduanya,” tuturnya saat dihubungi OtoDriver beberapa saat silam.

BACA JUGA

“Mobil yang biasa mengisi bensin dengan oktan yang lebih rendah justru akan terdongkrak kualitas asupannya saat melakukan pengisian dengan BBM dengan oktan yang lebih tinggi,” sambung pria ramah ini. “Akan tetapi sebaliknya, jika mobil yang biasa menggunakan oktan tinggi harus bercampur dengan oktan lebih rendah maka hasilnya akan mengurangi performanya,” imbuhnya.

Semisal sebuah mobil yang biasa menggunakan Shell Super 92 ketika setengah dari tangkinya kemudian diisi dengan Shell V-Power, maka oktan pada bahan bakar di dalam tangkinya akan lebih tinggi dari sebelumnya. Dan biasanya mobil akan menjadi lebih enteng saat digas.

Sebaliknya jika sebuah mobil setengah isi tangkinya diisi dengan bensin dengan oktan lebih rendah maka keseluruhan oktan akan turun. Akibatnya performa mesinnya pun akan turun.


Tags Terkait :
BBM Oplos Shell Oktan
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Apa Yang Terjadi Apabila Dua Bahan Bakar Beda Oktan Dicampur?

Percampuran dua BBM dengan oktan beda akan hasilkan spesifikasi bahan bakar baru

3 tahun yang lalu


Berita
Imbas Skandal Pertamax Oplosan, Penjualan Pertashop Turun Drastis Dan Bisa Gulung Tikar

Pengusaha Pertashop mengakui penjualan Pertamax sedang tidak baik-baik saja.

8 bulan yang lalu


Berita
BBM Murah Siasati dengan Jurus Oplos. Bahayakah ?

Oplosan Pertamax Turbo dan Pertalite lebih murah dan punya RON lebih tinggi dari Pertamax

3 tahun yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Suka Duka Berlibur Dengan Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line

Review mudik Mercedes-Benz GLB 200 AMG Line di Mudik In Style 2026: handling presisi, kabin mewah 7-seater, tapi noise ban dan sunroof kurang optimal. Harga Rp1,29 miliar.

2 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

5 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

6 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

9 jam yang lalu