Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.
Tips
Selasa, 7 April 2026 17:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Foto :OtoDriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Walau belum ada pengumuman pemerintah terikait kenaikan harga bahan bakar. Namun jika melihat kondisi dunia yang ada saat ini, kondisi perang di Timur Tengah membuat harga minyak mentah berpeluang untuk naik terus. Kondisi ini pun berpeluang memberikan dampak kenaikan bahan bakar di tanah air.

Salah satu fenomena jika terjadi kenaikan BBM adalah kemungkinan terjadinya pengoplosan bensin. Mohon disepakati bahwa yang dimaksud dengan pengoplosan di sini adalah mencampur dua bahan bakar RON yang lebih rendah dengan RON yang lebih tinggi. Pengoplosan ini dilakukan pemilik/pengguna mobil dengan tujuan mendapatkan turunan dengan angka RON yang lebih tinggi.

Semisal BBM RON 95 dicampur dengan RON 98 dengan komposisi 50%-50% maka akan mendapatkan turunan RON 95. 

Angka RON oplosan ini lebih tinggi dari bahan campuran RON terendah. Walau pun lebih rendah dari RON 98, namun dari sisi kuantitas dan harga lebih menguntungkan.

BACA JUGA

Lalu apakah proses pencampuran atau pengoplosan ini memberikan efek negatif atau bisa merusak kendaraan?

Direktur PT Catur Bangun Putra, HM Gazy Amin pun memberikan penjelasannya.

“Secara teknis pencampuran yang dilakukan dengan mengisi dua jenis bahan bakar yang berbeda tidak menjadi masalah,” tegas pria yang berkecimpung di bidang pengecekan kualitas bahan bakar di Indonesia ini.

Syah saja menggunakan BBM hasil ‘oplos’ asal RONnya memenuhi standar yang disarankan pabrikan. (Foto : Istimewa)

“Paling pengaruhnya pada warna bahan bakar yang jadi kurang indah dipandang. Tapi sejauh pengalaman saya, tindakan tersebut aman digunakan pada mesin,” ungkapnya saat dihubungi Otodriver, Selasa (07/04/2026).

Gazy menggarisbawahi bahwa bensin hasil ‘oplosan’ tersebut harus sesuai dengan kebutuhan oktan yang dianjurkan untuk mesin.

“Semisal pabrikan menganjurkan menggunakan BBM dengan standar RON 92, maka BBM oplos dengan RON 94 memenuhi syarat dan aman digunakan,” jelasnya lebih rinci.

“Sebaliknya jika mobil tersebut dianjurkan pakai RON 98 dan kemudian menggunakan oplosan dengan RON 94, maka itu tidak dianjurkan. Oktan yang lebih rendah akan membuat mesin mengelitik (knocking) yang berakibat pada turunnya performa dan juga penumpukan kerak di mesin karena proses pembakaran premature,” tutupnya. (SS)


Tags Terkait :
RON Bensin Oplos
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Bensin Hasil Ngoplos Ternyata Aman Dipakai, Asal... Penuhi Syarat Ini

Pengoplosan bensin RON rendah dan tinggi aman digunakan jika RON hasil campuran memenuhi standar pabrikan, kata pakar bahan bakar HM Gazy Amin.

1 bulan yang lalu


Berita
Masyarakat Lebih Pilih BBM Swasta Dengan Harga Lebih Mahal, Atau Pertamina? Ini Hasil Polling Kami

90% orang memilih beralih ke bensin swasta dengan harga yang lebih mahal ketimbang menggunakan pertamina.

1 tahun yang lalu


Berita
BBM Murah Siasati dengan Jurus Oplos. Bahayakah ?

Oplosan Pertamax Turbo dan Pertalite lebih murah dan punya RON lebih tinggi dari Pertamax

3 tahun yang lalu


Berita
Kenaikan Harga BBM Bikin Pusing? Ngoplos Bensin Ini Bisa Jadi Alternatif

Oplosan bensin Vivo dan Pertamax Turbo dapat menghasilkan RON yang lebih baik.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Alasan Changan Berani Menghadirkan REEV Pertama Di Indonesia

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia diperkenalkan sebagai solusi elektrifikasi adaptif. CEO Changan Indonesia paparkan alasan teknologi ini sesuai kebutuhan pasar dan infrastruktur lokal.

4 jam yang lalu


Berita
Mercedes-AMG GT 4-Door Debut Dunia, Intip Kehebatannya

Mercedes-AMG GT 4-Door listrik debut dunia sebagai generasi kedua berbasis platform AMG.EA dengan dua varian GT55 dan GT63 yang menawarkan tenaga hingga 1.169 PS.

5 jam yang lalu


Berita
7 Seater VinFast Meluncur Dengan Harga Tak Sampai 500 Juta

Harga VinFast VF MPV 7 di Indonesia dimulai dari Rp 345 juta OTR Jakarta dengan opsi baterai berlangganan. MPV listrik 7 seater ini diproduksi di pabrik Subang dan memiliki jangkauan 450 km.

6 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH

Komparasi spesifikasi BYD M6 DM vs Chery Tiggo 8 CSH PHEV menyoroti perbedaan dimensi, performa hybrid, dan karakter kendaraan MPV serta SUV keluarga.

7 jam yang lalu


Berita
Bocoran Harga BYD M6 DM-i, Diprediksi Lebih Murah Dari Wuling Darion

Harga BYD M6 DM-i vs Wuling Darion: BYD tawarkan harga indikasi Rp310-380 juta untuk M6 DM-i PHEV, lebih rendah dari Darion mulai Rp449 juta.

17 jam yang lalu