Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Alasan Produsen Mobil Listrik China Doyan Jualan di Negara ASEAN

EV buatan China terjangkau bagi pelanggan di negara-negara Asia Tenggara, dan pembuat EV China hanya memiliki sedikit pesaing di ASEAN.
Berita
Sabtu, 19 November 2022 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Saat ini produsen mobil listrik asal China berinvestasi besar-besaran demi meraih pasar otomotif di Negara ASEAN, dengan mengincar segmen menengah ke bawah, atau berada dikisaran harga Rp500 juta ke bawah. Hal itu membuat sejumlah mobil listrik China berdatangan.

Lantas, kenapa pabrikan mobil listrik China begitu tertarik dengan konsumen di ASEN?. China adalah pasar EV terbesar di dunia, dengan penjualan diperkirakan mencapai 6 juta unit tahun ini, lebih dari dua kali lipat tahun lalu sebanyak 2,99 juta mobil. 

Tetapi ini adalah pasar yang kejam, karena banyak pesaing yang telah menginvestasikan puluhan miliar dolar untuk mengembangkan, merancang, dan merakit mobil listrik.

“EV buatan China terjangkau bagi pelanggan di negara-negara Asia Tenggara, dan pembuat EV China hanya memiliki sedikit pesaing di ASEAN. Terbukti beberapa model mudah dijual,” kata Phate Zhang, pendiri situs berita EV CnEVpost dikutip dari scmp.com, Jumat (18/11).

Hal ini terbukti dari penjulan mobil listrik asal China Wuling Air EV, yang mendapat sambutan yang baik dari masyarakat Indonesia sejak diluncurkan secara resmi di GIIAS 2022. Penjualan Wuling Air ev yang sudah menyentuh angka ribuan unit, hanya dalam kurun waktu satu bulan.

"Wuling Air ev penjualannya sudah di atas 3.000 unit. Pemesanannya sampai saat ini bertambah terus," ucap Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors, Rabu (29/9).

Jarang adanya pesaing dan mereka bisa menjual mobil listrik dengan harga kisaran 100.000-200.00 yuan atau kalau dirupiahkan di kisaran Rp 200-400 jutaan.

"Pasar otomotif di ASEAN memang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik. Namun potensinya akan sangat besar karena minat masyarakat menggunakan mobil listrik bertenaga baterai juga sudah mulai terlihat," kata seorang insinyur pembuat suku cadang mobil ZF TRW di Shanghai bernama Peter Chen.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Mobil China Mobil Listrik China
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mobil Listrik Bekas Masih Bikin Calon Konsumen Was-Was, Harganya Terpantau Terjun Bebas

Mobil listrik seken masih belum dimintai. Berikut penyebabnya

1 tahun yang lalu


Berita
Harga Jual Kembali Mobil Listrik Anjlok, Ternyata Ini Beberapa Penyebabnya

Mobil listrik seken mengalami penurunan harga yang cukup drastis. Apa alasannya?

1 tahun yang lalu


Berita
Zeekr 009, Rival Toyota Alphard Akan Hadir Dalam Dua Varian

Mobil ini akan hadir pada semester empat 2024

1 tahun yang lalu


Berita
Intip Spesifikasi Hyundai Kona Electric Yang Bakal Dirakit Di Indonesia

Hyundai Kona Electric hampir bisa dipastikan bakal dirakit di Indonesia pada tahun 2024 mendatang.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

9 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

10 jam yang lalu


Berita
CWORKS, Legenda Spare Part Jepang Akhirnya Hadir di Indonesia

Menyediakan suku cadang berstandar mutu global dengan harga terjangkau.

11 jam yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat REEV Yang Bakal Jadi Andalan Changan

Deepal S05 REEV Changan Indonesia akan menjadi REEV pertama di pasar Indonesia dengan teknologi range extender untuk mobilitas listrik yang fleksibel.

14 jam yang lalu