Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Listrik Bekas Masih Bikin Calon Konsumen Was-Was, Harganya Terpantau Terjun Bebas

Mobil listrik seken masih belum dimintai. Berikut penyebabnya
Berita
Jumat, 23 Agustus 2024 14:48 WIB
Penulis : Ahmad Biondi
Otodriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi menyatakan target penjualan 1,1 juta unit berpeluang untuk direvisi. 

Hal tersebut berkaca pada penjualan selama enam bulan terakhir atau Januari-Juni 2024 yang dianggap tidak memuaskan.

"Revisi target harus kami lakukan karena kami sampai dengan bulan Juni, penjualan baru 400 ribu lebih," kata Yohannes ditemui beberapa waktu lalu.

Salah satu penyebab lesunya pembelian mobil baru ialah banyaknya produk baru yang membuat konsumen bingung memilih, dan pasar mobil bekas yang semakin bertumbuh.

BACA JUGA

Terlebih, saat ini kita memasuki transisi era mobil listrik. Dan tidak semua masyarakat merasa yakin menggunakan mobil listrik.

Dari pantauan Otodriver ke pusat jual beli mobil bekas di Mangga Dua Square, hanya sedikit kami lihat mobil listrik yang dipajang di sana.

Air ev seken harganya turun drastis

“Mobil listrik seken masih sedikit, paling ada Air EV dan itu juga harganya nggak bagus,” ucap Jeffrey Andika CEO Otospector.

Jeffrey yang biasa mengecek kelayakan mobil seken juga mengatakan, bahwa harga jual kembali mobil ICE Internal Combustion Engine masih menjadi favorit. 

“ICE masih stabil, sementara kalau mobil listrik turunnya tinggi. Kemarin kami cek Wuling Air EV long range yang barunya Rp 275 juta, sudah dijual Rp 178 juta di OLX dan beberapa tenant di sini juga jual murah,” tambah Jeffrey.

Masih menurutnya, konsumen sepertinya masih was-was menggunakan mobil listrik. Apalagi belum jelas garansi untuk baterainya, takutnya bermasalah. (AB)


Tags Terkait :
A
Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Artikel Terkait






Terkini

Terkini