Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaMobil Listrik

Insentif Mobil Listrik Dinilai Perlu Menyasar Bus, Truk, dan Logistik

Periklindo mendorong pemerintah memperluas insentif kendaraan listrik hingga ke sektor komersial seperti bus, truk, dan kendaraan logistik guna menekan emisi karbon serta mengurangi subsidi BBM.
Mobil Listrik
Jumat, 22 Mei 2026 06:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar
Bus listrik di pajang di pameran. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ketua Umum  Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko mendorong pemerintah agar kebijakan insentif kendaraan listrik tidak hanya difokuskan pada mobil penumpang dan sepeda motor listrik. 

Ia menilai kendaraan komersial seperti bus, truk, hingga armada logistik juga perlu mendapatkan dukungan insentif untuk mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.

Kendaraan komersial merupakan salah satu penyumbang emisi karbon terbesar karena intensitas penggunaan yang tinggi serta masih bergantung pada bahan bakar diesel bersubsidi.

Menurutnya, perluasan insentif kendaraan listrik ke sektor komersial akan memberikan dampak besar terhadap pengurangan polusi udara sekaligus menekan konsumsi BBM subsidi.

“Segmen kendaraan komersial seperti bus, truk, dan kendaraan logistik perlu menjadi perhatian dalam program insentif kendaraan listrik karena kontribusi emisinya cukup besar,” ujar Moeldoko di Jakarta, Kamis (21/05/2026).

BACA JUGA

Kendaraan Komersial Dinilai Punya Dampak Besar

Periklindo menilai kendaraan niaga memiliki potensi besar dalam mendukung target net zero emission pemerintah. 

Pasalnya, kendaraan operasional dan logistik digunakan setiap hari dengan jarak tempuh tinggi sehingga konsumsi bahan bakarnya jauh lebih besar dibanding kendaraan pribadi.

Jika konversi ke kendaraan listrik dilakukan secara bertahap, maka penghematan subsidi energi dan pengurangan emisi karbon bisa berlangsung lebih signifikan. 

“Langkah ini penting untuk menekan emisi karbon dari sektor transportasi,” kata Moeldoko.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik komersial juga dianggap mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan, terutama dari sisi konsumsi energi dan perawatan kendaraan.

Kendaraan Listrik Bantu Kurangi Beban Negara

Moeldoko menjelaskan penggunaan kendaraan listrik tidak hanya memberikan keuntungan bagi pemilik kendaraan, tetapi juga berdampak positif terhadap ekonomi nasional dan lingkungan.

“Kendaraan listrik mampu menghadirkan tiga manfaat sekaligus, yakni efisiensi biaya penggunaan, kualitas udara yang lebih baik, serta pengurangan beban subsidi BBM pemerintah,” papar Moeldoko.

Dengan dorongan insentif yang lebih luas, Periklindo berharap percepatan adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi komersial dapat segera terealisasi dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. (GIN)


Tags Terkait :
Mobil Listrik Subsidi Periklindo Komersil
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

2 bulan yang lalu


Berita
Bos Xiaomi Puji Teknologi Tesla, "Kami Masih Banyak Belajar"

CEO Xiaomi, Lei Jun, memberikan pujian terbuka kepada teknologi Full Self-Driving (FSD) milik Tesla melalui akun Weibo miliknya.

1 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Penjualan EV Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Tesla Alami Penurunan Penjualan Terparah Sejak 12 Tahun Terakhir

Penjualan mobil listrik global menurun. Salah satu produsen terbesar EV yaitu Tesla, bahkan mengalami penjualan terparah sepanjang 12 tahun terakhir.

1 tahun yang lalu


Berita
Varian Termurah Cybertruck Diburu Konsumen Bikin Tesla Malah Stop Buka Pesanan, Ini Alasannya

Tesla Cybertruck varian termurah sudah tidak bisa dipesan karena dianggap terlalu banyak peminat.

1 tahun yang lalu


Berita
BYD Kembali Lewati Tesla Sebagai Penjual Mobil Listrik Terlaris di Dunia, Ini Buktinya

Penjualan mobil listrik Tesla kembali dilewati oleh BYD pada kuartal kedua 2024 ini.

2 tahun yang lalu


Berita
Setelah Supercar, Kini Polisi Pariwisata Dubai Pakai Tesla Cybertruck

Tesla Cybertruck dipercaya sebagai mobil dinas kepolisian di Dubai, Simak detailnya

2 tahun yang lalu


Berita
Tesla Akhirnya Bisa Pakai Search Engine Buatan Baidu

Untuk mendukung aktivasi fitur Full Self Driving di Cina

2 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Penjualan Tesla Lebih Buruk Dari Pandemi, Apa Masalahnya?

Tesla mengalami penurunan penjualan yang signifikan. Apa masalahnya?

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

6 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

8 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

9 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

11 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

12 jam yang lalu