Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Harga Jual Kembali Mobil Listrik Anjlok, Ternyata Ini Beberapa Penyebabnya

Mobil listrik seken mengalami penurunan harga yang cukup drastis. Apa alasannya?
Berita
Senin, 10 Juni 2024 07:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dalam media gathering yang digelar OLXMobbi beberapa waktu lalu, Director PT Tokobagus, Agung Iskandar mengatakan dalam satu bulan terdapat sekitar 120.000 unit listing mobil baru yang tersedia di OLXMobbi.

Namun hanya sekitar 1% atau sekitar 1.000 unit di antaranya merupakan mobil listrik. Padahal sama-sama kita ketahui saat ini populasi mobil listrik sangat banyak di tanah air. Terlebih pabrikan baru yang datang, rata-rata menjual produk EV.

“Penetrasinya mobil listrik bekas sudah ada, tapi proporsinya sedikit. Jumlah listing mobil listrik di OLXMobbi itu hanya 1%,” kata Iskandar.

Ada beberapa hal yang membuat para pedagang mobil bekas enggan memiliki stok mobil listrik. Salah satu pedagang mobil bekas Handy Autos, Yudha Panggih di Jakarta mengungkap pasar mobil listrik bekas masih belum bergairah. Hal ini disebabkan keraguan dan ketakutan dari banyak masyarakat.

BACA JUGA
Selain Air EV, Ioniq 5 salah satu yang terlihat banyak dijual kembali

Yudha menjelaskan dari banyaknya calon konsumen yang datang mereka masih berburu mobil berbahan bakar fosil atau konvensional daripada mobil bertenaga murni listrik.

"Dari banyaknya konsumen yang kita tanya, belum antusias untuk beli mobil listrik," kata Yudha di Jakarta.

Bahkan fakta lainnya, perusahaan balai lelang swasta JBA Indonesia mengungkap bahwa harga mobil listrik bekas yang menerima kategori disubsidi pemerintah saat barunya mengalami penurunan besar di pasar lelang mobil bekas.

Depresiasi mobil listrik subsidi seperti Wuling Air ev dikatakan bisa sampai 35 persen pada tahun pertama, ini jauh lebih besar ketimbang mobil konvensional yang dikatakan 20-25 persen.

"Untuk depresiasi mobil EV sebenarnya lebih tinggi dibandingkan mobil umum, bensin atau solar. Jadi kalau mobil biasanya sekitar 25 persen di tahun pertama, untuk EV bisa sampai 30-35 persen. Jadi ada saja yang beli, cuma harganya lebih rendah," ujar Willy Willim, Head Fleet and Auction JBA Indonesia beberapa waktu lalu.

Saat pertama kali dijual pada Agustus 2022, Wuling Air ev paling murah Rp 238 juta hingga Rp 295 juta. Namun konsumen bisa membelinya menggunakan subsidi dari pemerintah dengan diskon PPN sebesar 10 persen. Artinya untuk varian termahal dengan diskon hanya dibanderol Rp 250 juta.

Sementara itu nilai jual Air ev saat berstatus mobil bekas pada 2023 menjadi Rp 162,5 juta, itu setelah dikurangi depresiasi 35 persen menurut penilaian JBA Indonesia. Beberapa mengatakan mereka harus memperbaiki fitur yang sama lebih dari sekali. Namun, sebagian besar mengatakan mereka akan membeli kendaraan yang dilengkapi dengan teknologi tersebut lagi dan sebagian besar merasa puas dengan biaya yang harus dikeluarkan." lanjutnya.

Beberapa keraguan di masyarakat terhadap infrastruktur seperti charging station, dan umur pakai baterai masih menjadi hal yang membuat nilai jual kembali mobil listrik tidak bisa diharapkan. (AB)


Tags Terkait :
Mobil Listrik Seken
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Insentif Mobil Listrik Justru Membebani Negara?

Belakangan ini, pemerintah menggalakkan peraturan Low Carbon Emission Vehicle alias LCEV.

1 hari yang lalu

Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

1 hari yang lalu

Berita
Ini Perkiraan Nama-Nama Merek EV Tiongkok Yang Akan Bertahan Pasca 2030

Inovasi produk, pengembangan teknologi, sampai produksi lokal di luar negeri jadi faktor kunci.

1 hari yang lalu


Berita
Tak Mau Kalah Dengan Mazda, Changan Main Mesin Rotary

Anak perusahaan Changan telah sukses kembangkan mesin rotari baru

1 hari yang lalu


Berita
VW Bangun Perakitan EV Di Indonesia?

VW jadi salah satu dari sembilan pabrikan yang bikin perakitan EV di Indonesia.

1 hari yang lalu

Berita
MG Motor Indonesia Siapkan Deretan Produk Baru Di 2026

Bakal ada kejutan di tahun 2026 menurut MG Motor Indonesia. Line up terbaru siap menunggu.

1 hari yang lalu


Berita
Pabrik VinFast Di Subang Jadi Salah Satu Hub EV Terlengkap Di Asia

Didorong juga jadi salah satu basis produksi mobil VinFast setir kanan dengan kapasitas produksi terpasang sampai 350 ribu unit setahun.

1 hari yang lalu


Berita
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Hampir Rampung, Produksi Perdana Ditargetkan Awal 2026

DESK

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Sebelum Lebaran 2026 SPBU Swasta Bisa Jualan BBM Lengkap Lagi

Khusus solar akan diwajibkan pakai produk hasil kilang Pertamina.

1 jam yang lalu


Berita
Ternyata Toyota Yaris 2026 Masih Ada, Ini Pembaruannya

Hadir dengan desain lebih sporty ditambah fitur-fitur termutakhir. Berikut ubahan yang terjadi di Yaris terbaru.

2 jam yang lalu


Berita
Denza Z9 GT Rilis Kuartal Tiga 2026, Sekarang Sudah Bisa Booking

Bisakah mendulang sukses seperti yang dialami Denza D9? Intip dulu harga dan bocoran spesifikasinya.

3 jam yang lalu


Berita
Alami Lonjakan Besar, Jepang Impor Mobil Dari India

Impor mobil brand Jepang ke Jepang meningkat untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri. Mobil yang dibuat di luar Jepang seperti Jimny jadi idola.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-6e Diluncurkan Di Eropa, Kapan Masuk Indonesia?

SUV listrik murni ini melakukan debut perdananya di Brussel Motor Show 2026 di Belgia pada 9 Januari silam. Selanjutnya SUV ini akan masuk pasar Eropa, Australia dan kemungkinan Asia.

4 jam yang lalu