Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bos Besar Toyota: Mobil Swa Kemudi Tidak Realistis Digunakan Di jalan Umum.

Toyoda menganggap ada tekanan besar untuk menggunakan teknologi otonom dan EV
Berita
Selasa, 14 September 2021 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Di tengah gencarnya persaingan teknologi autonomous, boss besar Toyota Akio Toyoda, Presiden dan CEO Toyota Motor Corp menyatakan bahwa teknologi mobil otonom tidak realistis untuk dapat berjalan normal di jalan biasa.

Seperti dilansir carscoops.com, Toyoda telah menyatakan keprihatinannya tentang perkembangan pesat sistem mengemudi otonom, salah satunya e-Palette bikinan perusahaannya. Sayangnya mobil nir-supir ini menabrak seorang atlet penyandang tuna netra pada 26 Agustus di ajang Paralimpiade 2020.

Toyoda meminta maaf setelah kecelakaan itu dan menyatakan pandangan yang bertentangan dengan sistem self-driving tersebut.

Saat berbicara dalam sebuah video setelah kecelakaan itu, Toyoda mempertanyakan perlombaan yang sedang berlangsung untuk memproduksi kendaraan dengan sistem penggerak otonom penuh Level 5.

BACA JUGA

“Ada tekanan pada pembuat mobil untuk menjadi yang pertama merilis kendaraan Level 5, tetapi saya telah mengatakan bahwa kita tidak boleh ikut-ikutan seperti itu,” katanya.

Ini bukan pertama kalinya Akio Toyoda memberikan pandangan kritis terhadap salah satu perkembangan terpenting dalam industri otomotif. Awal tahun ini, Toyoda menyayangkan meningkatnya perhatian seputar kendaraan listrik dan mengklaim bahwa Jepang akan kehabisan listrik di musim panas jika semua kendaraan di negara itu menggunakan listrik.


Tags Terkait :
Akio Toyoda Otonom EV
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Penutupan 14 Pabrik Toyota Sehari Membuat Mereka Rugi Rp 5 Triliun, Daihatsu dan Hino Terdampak

Toyota menutup 14 pabrik mereka dalam satu hari karena adanya kesalahan komputer yang menghalangi perusahaan untuk memesan komponen baru. Mereka total merugi Rp 5 triliun.

2 tahun yang lalu


Tips
Daihatsu Berulah, Produksi Toyota Yaris Cross Dihentikan?

Daihatsu memanipulasi hasil tabrak samping

3 tahun yang lalu


Berita
Toyota Kembangkan Model Lexus EV Tahun 2026

Pengembangan Lexus berdasarkan tingginya permintaan di pasar.

3 tahun yang lalu


Berita
Di Tengah Era Peralihan ke EV, Akio Toyoda Mundur dari CEO Toyota

Rumornya, mundurnya Toyoda erat hubungannya dengan terlambatnya Toyota masuk ke era mobil listrik

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Serahkan Mesin Fortuner Untuk Support Pendidikan Di Lombok

TMMIN donasi mesin Fortuner ke SMK Lombok untuk mendukung pendidikan vokasi di SMKN 1 Jonggat dan SMKN 2 Kuripan, Lombok Tengah.

8 jam yang lalu


Berita
MG SZ Hybrid+ Resmi Hadir Di Indonesia, Pelopor Transmisi 3-Speed DHT di Kelasnya

MG ZS Hybrid+ 3-Speed DHT Indonesia resmi diperkenalkan sebagai SUV HEV compact dengan transmisi 3-speed DHT pertama di kelasnya, menyaingi Yaris Cross HEV dan HR-V e:HEV.

9 jam yang lalu


Berita
Hyundai Siap Perkenalkan MPV Listrik di GIIAS 2026, Intip Bocorannya

MPV listrik tujuh penumpang merupakan bagian dari strategi Hyundai dalam menghadirkan produk yang relevan dengan karakter pasar Indonesia.

12 jam yang lalu


Berita
Renault dan Geely Bikin Mesin Yang Bisa Pakai 100 Persen Etanol

Nantinya akan dipasangkan dengan motor listrik sebagai paket EREV.

17 jam yang lalu


Berita
Geely EX2 Hadir di Australia, Harga Mulai Rp 280 Jutaan

Geely resmi menghadirkan hatchback listrik mungil EX2 di pasar Australia dengan harga mulai 26.490 dolar Australia atau sekitar Rp280 jutaan.

19 jam yang lalu