Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Begini Sensasi Perjalanan Semarang-Jakarta Dengan PO Berlian Jaya

Kini Pepeje diakuisisi oleh Berlian Jaya. Hal ini cukup membuat kami penasaran akan pelayanannya. Seperti apa?
Berita
Rabu, 21 April 2021 13:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Senin pekan ini (19/4) kami berkesempatan menjajal rute antarkota Semarang ke Jakarta dengan PO Berlian Jaya. Perusahaan asal Kudus, Jawa Tengah itu terbilang pemain baru. 

Sebelumnya, Berlian Jaya dikenal dengan nama PO Pepeje. Namun kini diakuisisi oleh Berlian Jaya. Hal ini cukup membuat kami penasaran akan pelayanannya. Seperti apa?

Perjalanan kami mulai dari agen bus Berlian Jaya di Kalibanteng, Semarang. Tiket dibeli seharga Rp 210 ribu untuk kelas AC eksekutif. Bus berangkat pukul 19.30 dari agen. Impresi pertama kami cukup positif.

Pertama karena keberangkatan bus tepat waktu. Untuk armadanya memang masih memakai sasis Hino RK 260, namun sudah dimodifikasi dengan suspensi udara. Oya, bus berkode 01 yang kami naiki berbodi Jetbus 3 SHD dengan posisi pintu tengah. Sehingga toilet ada di bagian tengah bus.

Impresi positif lainnya ada di joknya yang terbilang lega dan nyaman. Apalagi kapasitasnya hanya 28 penumpang saja. Seat tersebut juga memiliki arm rest paten dan leg rest. Terdapat juga selimut dan USB port pada louvre AC.

Selain itu, ada juga dispenser dengan air hangat yang bisa dimanfaatkan untuk menyeduh teh, kopi atau mie instan selama perjalanan.

Kembali ke perjalanannya, setelah menjemput penumpang di Kalibanteng, bus langsung masuk tol Krapyak. Tak lama, tepatnya pukul 20.00 bus sudah keluar tol Weleri untuk servis makan di RM Raos Eco.

Dari sekian banyak menu yang ditawarkan untuk servis makan gratis, kami mengambil nasi goreng. Selain itu, ada banyak pilihan lainnyabseperti soto, bakso, lontong pecel sampai nasi rames. 

Pukul 20.38 bus kembali berangkat dari RM Raos Eco. Ditinggal tidur, pukul 00.00 sudah di gerbang tol Cikampek Utama. Dan pukul 01.30, kami sampai di tujuan, yakni Terminal Kampung Rambutan. 


Tags Terkait :
Po Berlian Jaya Bus Berlian Jaya Bus Semarang
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Begini Sensasi Perjalanan Semarang-Jakarta Dengan PO Berlian Jaya

Kini Pepeje diakuisisi oleh Berlian Jaya. Hal ini cukup membuat kami penasaran akan pelayanannya. Seperti apa?

5 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Tiga Raksasa Truk Di GIIAS 2024

Dominasi truk kelas menengah

1 tahun yang lalu


Bus
Perang Snack Antar PO Makin Menjadi

Semua karena makin fokus di pelayananan, kemanan, dan kenyamanan

2 tahun yang lalu


Bus
Fuso MR430: Pelopor Bus Tronton Mitsubishi

Spesifikasi awalnya serupa dengan kereta api

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Kuartet Produk Honda Pamit Dari Tiongkok Tahun Ini

Serbuan produk baru yang nyaris tanpa henti jadi salah satu penyebabnya.

1 jam yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

6 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

10 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

11 jam yang lalu