Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Masyarakat Akan Mulai Pertimbangkan Beli Mobil bekas

Masyarakat pengguna kendaraan umum akan mulai mempertimbangkan membeli kendaraan pribadi, secara khusus mobil bekas yang dinilai aman dan ramah kantong.
Berita
Minggu, 21 Juni 2020 10:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Lebaran adalah salah satu momen pendongkrak penjualan mobil di Indonesia berkaca pada data historis. Tren ini juga dirasakan pasar mobil bekas.

Celakanya tahun 2020 sedikit berbera. Momen jelang Lebaran, yang merupakan 'golden time' penjualan kendaraan roda empat, harus dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19 alias virus Corona. Pembatasan gerak masyarakat pun efektif membunuh momen penjualan mobil bekas.

(Baca juga: Setelah Lebaran Pasar Mobil Bekas Mulai Bangkit)

Meski begitu pelaku industri mobil bekas memilih optimistis kalau pasar akan kembali pulih dan akan ada momen baru untuk mengangkat penjulan kendaraan bekas. CEO BeliMobilGue.co.id, Johnny Widodo melihat akan ada kebiasaan baru di masyarkat yang akan memacu keinginan untuk memiliki mobil pribadi.

"Saya melihat akan ada satu behaviour dari tadinya orang memilih menggunakan kendaraan umum akan berpikir, sekarang harus punya mobil," terang Johnny kepada OtoDriver beberapa waktu lalu. Kondisi ini, terangnya dipacu karena kondisi masyarakat yang akan mulai lebih mengedepankan kesehatan dan kesterilan.

"Saat orang berpikir untuk punya mobil tapi belum berani komitmen beli mobil baru, akhirnya dia akan mencoba beli mobil bekas," tambahnya. Dia pun yakin momentum-momentum penjualan mobil akan muncul seiring dengan meredanya pandemi Covid-19.

Keyakinan Johnny sendiri bukannya tanpa dasar. Dia menjelaskan berdasar pantauannya terhadap pasar otomotif di Cina, pertumbuhan penjualan mobil bekas di sana meningkat signifikan selepas karantina dilonggarkan.

(Baca juga:Toyota Camry Bekas Seharga LMPV)

Sementara mengutip Economic Times, tren serupa terlihat. Mobil bekas mencatatkan penjalan 1,5 kali lebih besar dibanding mobil baru di India, 2,8 kali di Amerika Serikat, dan 3,4 kali lipat di Inggris Raya. Konsumen merasa mobil bekas entry level lebih aman ketimbang kendaraan roda dua, jadi alasannya.

Dihubungi di kesempatan terpisah Direktur Marketing OLX Indonesia, Ichmeralda Rachman juga menceritakan kondisi pasar yang kurang lebih sama. Di marketplace yang kerap jadi rujukan pembelian mobil bekas ini, tren kenaikan pasar juga mulai dirasakan selepas Lebaran.

Penjualan dan penawaran kendaran disebut naik dua kali lipat dibanding saat pemberlakuan PSSB dampak dari pandemi Covid-19.


Tags Terkait :
Mobil Bekas Penjualan
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Human-Centric Engineering: DNA Subaru dalam Setiap Perjalanan Mudik

Subaru Peace of Mind untuk mudik Lebaran: Symmetrical AWD, Boxer Engine, EyeSight, dan Jok Anti Pegal tingkatkan kestabilan serta kenyamanan perjalanan jauh.

2 bulan yang lalu

Tips
Fogging Kabin Mobil Untuk Usir Bakteri

Bisa jadi pilihan untuk membuat kabin lebih bersih serta tidak beraroma menyengat

2 bulan yang lalu

Berita
Wuling New Alvez 2025 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp217 Juta

Wuling New Alvez 2025 resmi meluncur membawa pembaruan desain dan fitur canggih ADAS. Simak daftar lengkap harga Wuling New Alvez 2025 mulai dari Rp217 juta.

6 bulan yang lalu


Tips
Jangan Diulang! Ini Kebiasaan yang Bisa Merusak Interior Mobil

Banyak kebiasaan yang kerap diulang memuat rusak interior mobil.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

8 jam yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

10 jam yang lalu


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

12 jam yang lalu


Berita
Harga Baterai 50% Dari Harga Mobil, VinFast Bersaing Dengan Garansi 10 Tahun

VinFast bersaing di pasar mobil listrik Indonesia dengan menawarkan garansi yang panjang. Mobil terbaru mereka diklaim memiliki harga baterai ratusan juta.

13 jam yang lalu


Berita
VinFast VF MPV 7 Tawarkan Kabin Lebih Besar Dari Avanza dan Ertiga

Vinfast VF MPV 7 merupakan mobil keluarga yang kini dijual dengan harga Rp 400 jutaan.

14 jam yang lalu