Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kendaraan Komersial Yang Pertama Akan Bangkit Dari Krisis

Kendaraan komersial akan bangkit pertama kali karena bersinggungan langsung dengan masalah ekonomi
Berita
Senin, 4 Mei 2020 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pandemi Covid-19 menghajar semua elemen yang ada saat ini, termasuk penjualan kendaraan komersial yang cenderung mengikuti tren melemah.

“Pasti akan berdampak pada penjualan produk dan dampak pandemi ini sudah dirasakan oleh semua produsen kendaraan komersial saat ini,” terang Puti Annisa Moeloek, Manager Marketing Communication PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) beberapa waktu silam.

Dalam kondisi seperti ini, angka penjualan pun akan lunglai berada di bawah angka yang pernah ditargetkan. Namun kondisi tersebut menjadi titik pengujian bagi produsen pada pelanggannya, di mana mereka harus tetap melayani atau bahkan meningkatkan pelayanan dengan menambahkan model pelayanan, salah satunya dengan cara jemput bola pada pelanggannya.

“Kami sadar bahwa dalam kondisi saat ini, kendaraan pengangkut logistik jadi tulang punggung mobilitas pengangkutan kebutuhan hidup orang dan tentunya diupayakan agar selalu terjaga kondisinya. Oleh karena itu kami pun melakukan berbagai upaya terlebih untuk pelayanan servis agar unit-unit kami selalu sehat dan tetap mampu menjalankan tugasnya,” sambungnya.

BACA JUGA

Annisa menambahkan bahwa jika pandemi berakhir, ia percaya semuanya akan memasuki pase normal yang baru. “Kendaraan komersial akan menjadi yang pertama yang akan bangkit, lantaran akan bersingggungan langsung dengan pemulihan ekonomi,” tutupnya.


Tags Terkait :
Isuzu Pandemi Covid-19
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pasca Pemulihan Pandemi, Astra Financial Tingkatkan Kinerja Perusahaan

Terdapat peningkatan pada sektor ritel dari Astra Financial.

3 tahun yang lalu


Truk
Sinyal Positif Kendaraan Komersial Pasca 2022

Angka pertumbuhannya naik berkelanjutan

3 tahun yang lalu


Berita
Intip Daftar Merek Mobil yang Memeriahkan GIIAS 2022

Berbagai industri otomotif ternama turut memeriahkan GIIAS 2022 dan akan ada kendaraan baru.

3 tahun yang lalu


Berita
Tidak Saja Mobil Penumpang Baru, Mobil Niaga Akan Hadir Di GIIAS Tahun Ini

Perhelatan pameran otomotif ini lebih disambut dengan antusias oleh calon peserta.

3 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Begini Cara Charging EV Yang Baik Dan Bikin Baterai Awet

Cara charging EV agar baterai awet: hindari fast charging, isi 30-80%, prioritaskan home charging AC. Tips dari ekspert EVSafe Indonesia.

12 jam yang lalu


Berita
Stiker Colorful Di Mobil Balap Bikin Tampilan Fresh Dan Menarik Perhatian

Maxdecal dukung Radical Time Attack MFoS 2026 Mandalika lewat stiker premium untuk mobil Erika Richardo dan J Owen, dapat apresiasi Wakil Menteri Ekraf Irene Umar.

15 jam yang lalu


Berita
Lexus TZ Diperkenalkan, Saudara Toyota Highlander EV

Lexus TZ rilis 2026 sebagai SUV listrik tiga baris, saudara Toyota Highlander EV. Teaser dirilis 7 Mei, baterai 76-95 kWh, jarak 480 km, fitur Lexus Safety System+ 4.0.

16 jam yang lalu


Berita
Lepas Resmikan Dealer ke-4 di Indonesia, Targetkan 40 Showroom Sepanjang 2026

Lepas resmikan dealer baru Lepas MAS Pluit di Jakarta Utara, dealer ke-4 di Indonesia dengan layanan 3S. Targetkan 40 showroom hingga akhir 2026.

17 jam yang lalu


Berita
Haval Big Dog Plus Terbaru Segera Rilis, Lebih Besar Dari Haval Jolion

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dibandingkan Haval Jolion yang beredar di Indonesia.

19 jam yang lalu