Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Hal Ini Yang Sebabkan Rem Depan Harus Lebih Kuat Dari Rem Belakang.

Rem depan harus mampu menahan beban kendaraan saat terjadi pengereman yang kuat.
Berita
Kamis, 13 Februari 2020 14:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Rem tidak bisa dipisahkan dari sebuah kendaraan. Peranti ini punya tugas untuk mengontrol laju kendaraan dan tanpanya kendaraan akan gagal dikendalikan.

Perlu dipahami bahwa rem depan harus memiliki daya cengkram lebih kuat dibandingkan rem belakang. Tak hanya itu rem depan harus mampu menahan beban lebih besar daripada sejawatnya yang ada di belakang.

“Rem depan harus lebih kuat dan juga canggih dibandingkan dengan rem belakang. Hal ini disebabkan karena saat melakukan pengereman, (sebagian besar) bobot kendaraan akan pindah ke depan,” jelas Toedyo Santosa, Director Indonesia Road Safety Agent (IRSA) “Saat bobot berpindah ke depan, maka dibutuhkan rem yang cukup kuat untuk menahannya. Sedangkan rem belakang tidak memiliki tugas sebesar itu,” tambah pria ramah ini.

“Sebab itulah rem cakram dipilih untuk menggawangi sektor pengereman depan karena respons pengereman pada rem disk brake lebih cepat dibandingkan dengan rem tromol,” tambahnya.

BACA JUGA

Jika keempat roda sudah dilengkapi dengan rem cakram, maka rem bagian depan tetap dirancang lebih kuat dengan kehadiran kaliper dan cakram yang lebih besar.


Tags Terkait :
Rem Depan Komposisi Rem Disc Brake
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Hal Ini Yang Sebabkan Rem Depan Harus Lebih Kuat Dari Rem Belakang.

Rem depan harus mampu menahan beban kendaraan saat terjadi pengereman yang kuat.

5 tahun yang lalu


Pikap
Mitsubishi “All New” Triton Raih Lima Bintang ASEAN NCAP

Baru masuk Indonesia setelah 2024

1 tahun yang lalu


Bus
Tiga Tonggak Hino Di Pasar Bus Indonesia

Semakin merangsek pasar big bus

1 tahun yang lalu


Truk
Rilis Truk Listrik eActros 600, Mercedes-Benz Berhenti Bikin Truk Diesel? 

eActros 600 hadir dengan spek mumpuni

2 tahun yang lalu


Van
DFSK Gelora Campervan Siap Disewa, Segini Biayanya

Bisa disewa harian, mingguan hingga bulanan

2 tahun yang lalu


Berita
Trim Tertinggi Stargazer Hanya Untuk 6 Penumpang dan Punya Hyundai SmartSense

Hyundai SmartSense dan Captain Seat jadi andalan Stargazer

3 tahun yang lalu


Berita
10 Mobil Berdesain Retro Yang Masih Eksis Sampai Saat Ini

Beberapa produk telah hadir dan menyuguhkan nuansa nostalgia yang kental, bahkan meraup kesuksesan dan tetap eksis hingga saat ini.

5 tahun yang lalu


Pikap
Ford Icon Reformer F100, Pick Up Kolaborasi Masa Lalu Dan Kekinian

Icon tak hanya melakukan restorasi total, namun juga memberikan suntikan kekinian untuk dongkrak performa pikap ini

5 tahun yang lalu


Terkini

Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

2 jam yang lalu


Berita
Standar Emisi Mesin Toyota 2GD-FTV Tengah Dibenahi, Diprediksi Reborn Di 2029

Mesin 2GD-FTV memang tersohor di Indonesia, namun ternyata merupakan mesin minoritas

3 jam yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

3 jam yang lalu


Berita
Mazda Indonesia Pastikan Bawa Warna Biru Baru Yang Spesial

Navy Blue Mica, warna baru spesial dari Mazda yang akan diboyong sebagai pilihan warna di Indonesia

5 jam yang lalu


Berita
Bosch Yakin Mesin Bakar Masih Mendominasi Hingga 2035

Mesin bakar dan elektrik akan berdampingan dan berbagi segmen.

9 jam yang lalu