Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bus Ugal-Ugalan, Bukti Minimnya Etika dan Empati di Jalan

Bukan hanya mengganggu pengguna jalan lainnya, kelakuan seperti itu juga tak jarang membuat penumpang celaka dan memakan korban jiwa.
Berita
Rabu, 15 Januari 2020 13:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Miris melihat banyaknya video viral mengenai aksi bus ugal-ugalan di jalan akhir-akhir ini. Bukan hanya membahayakan penumpang, kelakuan seperti itu juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Bahkan bisa menimbulkan korban jiwa.

Hal ini mendapat perhatian banyak pihak. Mulai dari komunitas penggemar bus, Bismania Community dan pemilik PO Haryanto pun mengomentari fenomena tersebut. Jusri Pulubuhu, instruktur dan juga pendiri Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) juga urun berpendapat. Menurutnya, kelakuan supir bus yang sembrono itu disebabkan banyak sebab.

Paling dasar adalah minimnya pengetahuan dan kompetensi supir di jalan raya. Karena di Indonesia para driver direkrut berdasarkan pengalaman atau sekadar terbiasa mengendarai bus.

Supir bukan direkrut karena berbasis pendidikan seperti di luar negeri. SIM dikeluarkan dengan ketentuan sebatas umur dan kesehatan. Tanpa kompetensi pengetahuan berlalulintas. "Hal ini membuat etika dan empati saat berkendara tidak tampak," katanya saat  dihubungi pada Rabu (15/1).

BACA JUGA

Masalah ini juga bukan hanya datang dari sisi supir yang kurang kompetensi. Karena ketertiban dan kepatuhan pada keselamatan berlalulintas juga wajib ditegakkan oleh perusahaan angkutan tersebut.

Mulai dari sistem penggajian yang kerap 'kejar setoran', lalu supir yang tenaganya habis karena waktu istirahat kurang, hingga dari sisi perawatan armada. Semua harus bersinergi dengan aturan yang diterapkan oleh pemerintah. Sehingga ketertiban dan keselamatan bus dapat terjadi.

Sudah selayaknya di Indonesia ada lembaga yang bisa mengeluarkan izin untuk mengemudi bus secara khusus. Tak hanya menilai kelayakan mengemudi hanya berdasarkan keterampilannya, tetapi juga menilai tingkat attitude atau perilaku saat mengemudi.


Tags Terkait :
Bus Ugal-ugalan Bus Antar Kota
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Di Luar Negeri, Perusahaan Bus Ugal-Ugalan Bisa Bangkrut!

Kampanye ini dilakukan oleh Dinas Perhubungan di Australia untuk informasi para penumpang. Caranya dengan merilis daftar 10 perusahaan bus paling aman melalui flyer yang tersebar di tempat umum

5 tahun yang lalu


Berita
Perusahaan Otobus Wajib Cegah Bus Ugal-Ugalan, Ini Solusinya

Selain aturan ketat seperti pembatasan kecepatan di jalan tol, peran perusahaan otobus untuk mencegah aksi ugal-ugalan juga bisa ditingkatkan.

5 tahun yang lalu


Berita
Bus Ugal-Ugalan, Bukti Minimnya Etika dan Empati di Jalan

Bukan hanya mengganggu pengguna jalan lainnya, kelakuan seperti itu juga tak jarang membuat penumpang celaka dan memakan korban jiwa.

5 tahun yang lalu


Kerap Bikin Video Bus Provokatif, Bos PO Haryanto Angkat Bicara

Bos PO Haryanto, Rian Mahendra mengritik sejumlah vlogger yang masih bersikap provokatif pada kru bus agar mau melaju di kecepatan tinggi yang berbahaya bagi penumpang dan pengguna jalan lain.

Berita | 5 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu