Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ripple Effect Si Kemacetan Hantu

Disebut hantu karena seolah tidak diketahui biang keroknya.
Berita
Sabtu, 13 Juli 2019 11:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kemacetan masih menjadi cerita yang masih terdengar hingga saat ini. Kendati infrastruktur jalanan seperti tol sudah jauh lebih baik, namun yang namanya macet masih rutin kita dapati sepanjang hari.

Namun pernahkan Anda mengalami kemacetan tanpa diketahui apa yang menjadi biang keladi kemacetan tersebut. Kemacetan ini tidak disebabkan hal-hal teknis seperti kecelakaan, perbaikan jalan, mobil mogok, ataupun lampu merah.

Seperti dilansir nytimes.com, kemacetan tersebut lebih disebabkan oleh hal non teknis seperti tabiat berkendara yang salah seperti melakukan zig-zag atau terlalu agresif ataupun sebaliknya terlalu pelan, sehingga menyebabkan pengemudi di belakangnya memperlambat laju kendaraan.

Hal inilah yang menyebabkan kemacetan ‘hantu’ yang hilang tanpa ada bekas dan fenomena ini disebut sebagai ripple effect. Sebuah fenomena yang tercipta karena akumulasi perlambatan kendaraan yang menimbulkan efek domino di mana pada suatu titik tertentu jalanan benar-benar macet karena perlambatan itu. Simak videonya di bawah ini.


Tags Terkait :
Ripple Effect Lalulintas
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ripple Effect Si Kemacetan Hantu

Disebut hantu karena seolah tidak diketahui biang keroknya.

6 tahun yang lalu


Berita
Jangan Hanya Batas Kecepatan Maksimal Di Tol, Batas Kecepatan Minimal Perlu Diperhatikan

Kendaraan yang berjalan terlalu lambat atau di bawah batas kecepatan minimal akan menghambat laju kendaraan lain di belakangnya (menciptakan ripple efect) dan beresiko terjadi tabrak belakang

4 tahun yang lalu


Tips
Waspadai (Juga) Kecepatan Minimal Di Jalan Tol

Bisa menimbulkan ‘Hantu Macet’ dan tabrak belakang

1 tahun yang lalu


Berita
Meski 'Tanpa Sebab', Penyebab Kemacetan Ini Kerap Ditemui Di Ibu Kota

Tanpa adanya gangguan signifikan, seperti kecelakaan, kendaraan mogok atau perbaikan jalan, kemacetan bisa terjadi. Inilah kemacetan tanpa alasan. Apa sebabnya?

6 tahun yang lalu


Berita
Xpeng X9 Facelit Meluncur Di Thailand, Apa Bedanya?

Xpeng X9 facelift Thailand meluncur di BIMS dengan desain bumper baru, tenaga 346 PS, baterai hingga 110 kWh, dan jarak tempuh WLTP 615 km.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

3 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu