Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaTips

Cara Sederhana Segarkan Kabin Setelah Mudik Lebaran

Cukup sederhana dan bisa menggunakan bahan- bahan yang ada di rumah
Tips
Kamis, 13 Juni 2019 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tak jarang bahwa perjalanan mudik dengan mobil pribadi menghabiskan waktu perjalanan yang panjang. Seperti halnya musim mudik Lebaran tahun 2019 pekan lalu, tak sedikit pemudik yang menghabiskan waktu hingga belasan jam di jalanan demi berkumpul dan bertemu dengan sanak saudara.

Dengan lamanya durasi perjalanan, tidak memutup kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tumpahan makanan atau minuman yang meninggalkan bau tak sedap, seperti susu.

“Beberapa sisa makanan dan minuman yang tertumpah di dalam kabin tak jarang masih meninggalkan aroma tak sedap kendati sudah dibersihkan. Terutama jika tumpah di atas karpet dan ataupun jok khususnya yang berbahan fabrique,” terang Tri Wintolo dari Resik Car Wash yang buka praktek di bilangan Babarsari, Yogyakarta.

“Mungkin bisa saja menghilangkan bau tak sedap itu dengan menambahkan beberapa aroma wewangian ke dalam kabin, namun tak jarang hal tersebut justru menimbulkan aroma baru yang tercium aneh,” imbuh pria berkulit gelap ini.

Menurut Wintolo, ada kiat sederhana yang bisa dilakukan untuk menetralisir aroma tak sedap itu, yakni dengan memasangkan beberapa bahan-bahan natural yang punya kemampuan menyerap dan menetralisir bau.

“Kita bisa tempatkan beberapa bahan seperti kopi, arang ataupun air cuka di dalam kabin. Cukup pilih salah satu dari bahan tersebut, tempatkan dalam wadah dan tinggalkan dalam kabin. Cukup semalam saja akan cukup signifikan menyerap bau tak sedap,” imbuhnya.

Khusus untuk kopi, gunakan jenis kopi bubuk dan salah satu kelebihan kopi adalah meninggalkan aroma kopi. Sedangkan kedua bahan lainnya relatif tidak meninggalkan aroma apapun.


Tags Terkait :
Interior Tips Kabin
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Wuling New Alvez 2025 Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp217 Juta

Wuling New Alvez 2025 resmi meluncur membawa pembaruan desain dan fitur canggih ADAS. Simak daftar lengkap harga Wuling New Alvez 2025 mulai dari Rp217 juta.

4 hari yang lalu

Berita
7 Hal Yang Membuat Mitsubishi Xforce Tetap Menarik

Sudah berumur setahun, Xforce Ultimate DS masih punya 7 daya tarik dan keunggulan. Ini detailnya.

5 hari yang lalu


Truk
Inilah 5 Panduan Untuk Menjaga Mobil Komersial Tetap Prima

Tindakan preventif untuk menghindari potensi kecelakaan perlu banyak pengecekan. Ketahui selengkapnya.

8 bulan yang lalu


Tips
Musim Hujan, Kabin Mobil Lembab Dan Bau? Ini Cara Murah Meriah Untuk Mengusirnya

Dua bahan ini cukup sakti menghalau bau dan menjaga kelembaban kabin mobil di kala musim hujan

10 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Jepang Import 3 Model Toyota Dari AS Dengan Posisi Setir Kiri

Guna mendapatkan keseimbangan neraca dagang Jepang-AS, Toyota impor Tundra LHD ke Jepang langsung, meski menggunakan setir kiri.

1 jam yang lalu


Berita
BYD Rilis Gambar Dua Model Flagship Terbaru Mereka, Berikut Bocorannya

BYD merilis gambar teaser resmi yang mengonfirmasi kehadiran dua model flagship terbaru di jajaran Ocean Series.

2 jam yang lalu


Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

5 jam yang lalu


Berita
Standar Emisi Mesin Toyota 2GD-FTV Tengah Dibenahi, Diprediksi Reborn Di 2029

Mesin 2GD-FTV memang tersohor di Indonesia, namun ternyata merupakan mesin minoritas

5 jam yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

6 jam yang lalu