Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mesin Rusak, Tim Renault dan DAF Belanda Gagal Lanjutkan Balapan di Dakar Rally 2019

Tim truk Renault mengalami kendala teknis. Kerusakan ini terlalu berat, sehingga tak dapat melanjutkan balapan.
Berita
Jumat, 11 Januari 2019 14:30 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Deretan pereli truk asal Belanda mulai bertumbangan di ajang reli terganas dunia, Dakar Rally 2019 yang mulai pekan ini berlangsung di Peru. Dua dari delapan tim balap truk asal Belanda bertumbangan, masing-masing dari tim truk Renault dan DAF karena kendala teknis hingga menyisakan delapan tim saja.

Mengutip situs De Telegraaf, pada awal sesi balapan tahap ketiga menuju Arequipa di Peru, tim Mammoet Rallysport yang terdiri dari Martin van den Brink, Wouter de Graaff dan Mitchel van den Brink mengakhiri pertempuran kemarin pagi. Di balapan tahap pertama, tim DAF dengan William de Groot sudah lebih dulu cabut dari balapan.

Bos tim Harskamper, Van den Brink mengatakan, truknya mengalami masalah teknis. Inkjektor tiba-tiba rusak dan membuat truk mendadak kehilangan tenga. "Itu membuat kami terjebak di bukit pasir yang curam dan kemudian memicu terjadinya head roll," kata Van den Brink. Untungnya, pembalap dan navigator tim ini selamat meski ketiganya berulang-ulang menerjang gundukan di balapan tahap kedua.

Tim truk Renault mengalami kendala teknis untuk melanjutkan balapan. kerusakan kendaraan terlalu untuk terus dilanjutkan mengemudi. "Sungguh sangat buruk harus meninggalkan Reli Dakar dengan cara ini. Mesinnya rusak. Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Jika blok mesin dapat dibuat tepat waktu, kami akan bisa memulai lagi di hari Minggu di klasemen sementara untuk dropout. Kami memulai dengan tenang dan memiliki harapan yang baik untuk meraih kemajuan di tahap ini. Kami melaju santai dan lancar melewati bukit pasir, "kata Van den Brink.

BACA JUGA

Rekan setimnya Janus van Kasteren, yang menyelesaikan tahapan ke-17, dengan cepat mengembalikan Renault ke jalurnya. Kelanjutan balapan di tahap kedua adalah siksaan bagi Van den Brink. "Dengan kondisi serba kekurangan tenaga, kamu tidak bisa melewati pasir lembut di Peru," ungkapnya.

Van Kasteren sekarang adalah satu-satunya pembalap Mammoet Rallysport. De Veldhovenaar berada di urutan 17 dalam klasifikasi umum. Tim William de Groot dari Hedel juga berharap dapat memulai balapan lagi setelah hari istirahat, setelah pendaratan yang tidak sempurna di gundukan tanah menyebabkan kerusakan pada truk DAF-nya selama balapan tahap pertama. Truk ini mengalami kerusakan pada v-belt dan kebocoran pada cairan pendingin.

Setibanya di Pisco bivak, tubrukan truk dengan pasir terbukti memicu banyak masalah. "Pekerjaan satu tahun hilang dalam setengah jam," sebut De Groot yang di balapan ini mengandalkan navigator Ben van de Laar dan mekanik Bert van Valkenburg.


Tags Terkait :
Renault DAF Dakar Rally 2019
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Kelas Truk Di Dakar Rally 2026 Bukan Sekadar Balapan

Medan gurun pasir jadi arena adu performa, durabilitas, sampai teknologi terbaru.

6 bulan yang lalu


Truk
Dakar Rally: Uji Nyali Pakai Truk

Syarat peserta mudah, minimal umur 18 tahun

3 tahun yang lalu


Berita
Mesin Rusak, Tim Renault dan DAF Belanda Gagal Lanjutkan Balapan di Dakar Rally 2019

Tim truk Renault mengalami kendala teknis. Kerusakan ini terlalu berat, sehingga tak dapat melanjutkan balapan.

7 tahun yang lalu


Truk
Spesifikasi Truk Listrik Volvo VNR Yang Jadi Kendaraan Operasional Coca-Cola

Tahap awal memakai 6 unit

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
EV & DM - Teknologi yang Saling Melengkapi dalam Ekosistem NEV BYD di Indonesia

Teknologi BYD DM Electric First Indonesia mengintegrasikan motor listrik sebagai penggerak utama untuk pengalaman berkendara EV yang responsif dan efisien di berbagai kondisi perjalanan.

56 menit yang lalu


Berita
Teknologi DM dari BYD, Solusi Pelengkap Elektrifikasi Indonesia Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Teknologi DM BYD solusi elektrifikasi Indonesia menggabungkan EV dan hybrid dengan pendekatan electric-first untuk mobilitas efisien di medan bervariasi dan lalu lintas padat.

1 jam yang lalu


Berita
Toyota bZ4X Touring Terpantau, Kandidat Nongol di GIIAS 2026

Toyota bZ4X Touring GIIAS 2026 terpantau melalui data NJKB dengan harga Rp817 juta. Model station wagon EV ini diperkirakan akan diperkenalkan di ajang otomotif tersebut.

5 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi DM Yang Super Irit Sebesar 65 Km/Liter

BYD rilis teknologi DM dengan efisiensi 65 km/liter untuk pasar Indonesia. Teknologi ini gabungkan mode EV dan hybrid secara seamless di era elektrifikasi.

13 jam yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi DM yang Super Irit

Setelah menguasai lebih dari 40 persen pasar EV nasional dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM BYD super irit Dual Mode untuk efisiensi mobilitas yang lebih optimal.

19 jam yang lalu