Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mercedes-Benz Sempat Menanggung Malu Karena Tes ini

Test ini menjadi pemicu persaingan teknologi ESP.
Berita
Minggu, 21 April 2019 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Setiap negara punya ciri dan permasalahan yang berbeda. Jika Australia bermasalah dengan kanguru yang sering kali nyelonong memotong jalanan, maka negara Skadinavia bermasalah dengan Moose, sejenis rusa besar yang menjadi hewan endemik di wilayah tersebut.

Kecelakaan yang diakibatkan oleh moose ini cukup fatal. Rusa yang dapat tumbuh sebesar ukuran sapi lokal ini mampu mengakibatkan kerusakan besar dan bahkan korban jiwa. Korban jatuh bukan saja karena menabrak langsung hewan bertanduk indah itu, namun juga mobil karena mobil yang terguling karena berusaha menghindarinya.

Karena sebab itulah Swedia muncul sebagai pelopor bagi test yang dikenal sebagai Moose Test pada tahun 70-an. Pada test ini, mobil akan dites untuk berzig-zag melewati cone sampai batas terakhir saat bermanuver menghindar. Hal ini merupakan bentuk simulasi jika moose tiba-tiba menyeberang jalanan.

BACA JUGA

Seperti dilansir deseretnews.com, test lokal ala Swedia ini baru benar-benar mencuri perhatian dunia pada 21 Oktober 1997 saat majalah otomotif dari Swedia yakni Teknikens Värld melakukan test pada Mercedes-Benz A Class. Mobil penggerak depan pertama Mercedes-Benz ini gagal menjalani rangkaian test dan terbalik.  

Hal ini jadi tamparan keras bagi Mercedes-Benz, terlebih mobilnya itu kalah telak dengan hasil uji Trabant, mobil bikinan eks Jerman Timur yang telah berumur dan kalah jauh dalam asupan teknologi.

Apes bagi Mercedes-Benz, namun berkah bagi Teknikens Värld, majalah itu dipercaya secara rutin melakukan Moose Test pada ratusan mobil dan mencantumkannya dalam website mereka dan hal ini berlaku hingga sekarang. Pada setiap pengetesan, Teknikens Värld selalu mencantumkan data laju mobil dalam berbagai tingkatan kecepatan saat tes.

Test ini dianggap sebagai salah satu pemicu pengembangan fitur Electronic Stability Program (ESP) pada industri otomotif dunia.

A Class gagal dalam uji test moose di tahun 1997

Tags Terkait :
Moose Test Mercedes-benz A-Class
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mengenal Moose Test dan Sejarahnya

Test zig-zag ini cukup krusial bagi sebuah mobil baru.

6 tahun yang lalu


Berita
Geely Luncurkan Sedan PHEV, Sekali Isi Bensin Tembus 1.600 km

Geely secara resmi meluncurkan sedan plug-in hybrid Starshine 8 di bawah sub-merek Geely Galaxy.

6 bulan yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi Lengkap Aion UT Yang Disebut Akan Hadir Di Indonesia

Aion baru saja meluncurkan model UT di China. Simak spesifikasinya.

8 bulan yang lalu


Berita
Cacat Airbags, Toyota Recall RAV4 Hingga Camry

Toyota menarik kembali beberapa model untuk dilakukan perbaikan terkait adanya kemungkinan kerusakan airbags penumpang depan.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Siap Luncurkan Aplikasi Baru Di iPhone Sebagai Pengganti Kunci

Toyota perkenalkan Apple Digital Car Key pada RAV4 2026 di AS. Kunci digital tersimpan di Apple Wallet, pakai UWB untuk akses mudah tanpa kunci fisik.

1 jam yang lalu


Berita
Next Gen Mazda Miata, Bakal Dibekali Teknologi Hybrid

Next Gen Miata

3 jam yang lalu


Tips
Center Cap Dan Wheel Dop Itu Komponen Proteksi

Termasuk komponen kendaraan yang perlu dicek kondisinya secara rutin

3 jam yang lalu


Berita
Denza D8 Dapat Bintang Lima Tes Keselamatan ANCAP

SUV berukuran besar Denza D8 mendapatkan nilai lima bintang dalam tes keselamatan.

7 jam yang lalu


Berita
Kolaborasi Ini Beri Kesempatan Mudik Yang Aman dan Berpenampilan Kinclong

Program ini hanya terbatas pada 18 pemenang saja

11 jam yang lalu