Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kaca Belakang Sigra Mudah Pecah? Daihatsu Tak Ambil Pusing

Inilah tanggapan PT Astra Daihatsu Motor selaku produsen Toyota Calya dan Sigra yang belakangan mendapat isu mudahnya kaca belakang pecah.
Berita
Sabtu, 25 Maret 2017 14:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Isu kaca belakang Daihatsu Sigra dan Toyota Calya yang mudah retak dan pecah akhir-akhir ini hangat dibahas di kalangan Calya Sigra Club. Beberapa personel di komunitas yang terkenal dengan singkatan Calsic itu menyebut kaca belakang mobilnya mudah pecah tanpa alasan jelas.

Setelah OtoDriver tanyakan permasalahan ini ke PT Astra Daihatsu Motor (ADM), produsen duo LCGC 7 tempat duduk itu seolah tak ambil pusing. "Tak usah cemas, kalau mengalami keretakan yang diduga cacat ya datang saja ke bengkel resmi, akan diganti gratis," ucap Amelia Tjandra, Marketing Director PT ADM (24/3).

Isu datang dari komunitas

Bahkan Daihatsu Indonesia tak terpikirkan untuk melakukan penarikan unit ke bengkel alias recall. "Kami tidak melihat sesuatu yang perlu di-recall. Itu tidak usah dicemaskan, mobil itu masih garansi tiga tahun," tegas Amelia.

Banyak juga dugaan kaca tersebut rendah kualitasnya untuk mengejar harga mobil yang miring. Namun hal itu ditepis oleh Anjar Rosadi selaku Technical Service Executive Coordinator PT ADM. 

BACA JUGA

"Kaca Sigra itu sudah berstandar SNI. Itu sama kok dengan kaca belakang Ayla dan Xenia, vendornya sama juga. Itu vendor lokal," tukas Anjar tanpa menyebut nama vendor kaca Sigra itu. 

Kaca belakang Sigra dan Calya memang tidak dilengkapi elemen defogger, namun untuk mengusir embun dua mobil beda merek ini mengandalkan wiper. "Elemen pemanas (defogger) juga tidak bisa jadi penyebab utama sebuah kaca belakang bisa retak. Kaca yang pakai defogger itu spek-nya berbeda dengan yang tidak pakai defogger," tambah Anjar.

Menurutnya, serpihan batu kerikil saja sebenarnya bisa jadi penyebab kaca belakang pecah. Tapi hal itu sangat jarang terjadi, khususnya pada produk Daihatsu.


Tags Terkait :
Toyota Calya Daihatsu Sigra
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Raih 2.793 SPK Selama IIMS 2026, Ini Dia Dua Unit Paling Laris Toyota

Toyota masih menjadi brand terlaris di tanah air. Dalam pameran di bulan Februari kemarin, mereka mendulang 2.793 SPK dengan nyaris stengahnya disumbang model hybrid.

1 hari yang lalu


Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

1 hari yang lalu


Berita
Raport LCGC Di 2025, Produksi Turun Drastis

Produksi LCGC dari Januari - November 2025 lebih kecil dibandingkan periode yang sama di 2024

1 hari yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LCGC Terbaru (Desember 2025)

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) kini masih diminati masyarakat karena harganya yang terjangkau, konsumsi BBM yang hemat, simpel dan ringkas untuk digunakan sehari-hari.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

12 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

13 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

14 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

15 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu