Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sampai Akhir Tahun, Bisnis Pembiayaan Kendaraan Komersial Diprediksi Turun Hingga 30 Persen

Diperkirakan, hingga tahun 2016 berakhir, bisnis pembiayaan kendaraan komersial menurun. Diharapkan tahun depan permintaan alat berat di sektor konstruksi mampu mengangka bisnis pembiayaannya.
Berita
Jumat, 2 Desember 2016 16:00 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini
Bisnis pembiayaan kendaraan niaga dan alat berat di sampai akhir tahun 2016 diprediksi masih sulit untuk bangkit dari keterpurukan, menyusul jatuhnya harga komoditi tambang dan perkebunan sejak tiga tahun terakhir.
 
Director Chief Financial Officer & Transformation and Strategy Adira Finance, I Dewa Made Susila, di proyeksi bisnis pembiayaan tahun 2017 di Jakarta, Rabu (30/11) mengatakan, penjualan kendaraan komersial dari bulan Oktober 2016 ke bulan November 2016 turun hingga 31 persen.
 
"Penjualan kendaraan komersial itu merefleksikan tren pertumbuhan ekonomi. Ini karena orang beli pick up dan truk untuk usaha dan mendukung bisnis mereka," katanya. Dia memperkirakan, sampai akhir tahun akan terjadi penurunan penjualan di kendaraan niaga hingga 30 persen akibat perlambatan ekonomi dan harga barang komoditas.
 
Tren penurunan juga terjadi pada penjualan alat berat.
 
Penjualan alat berat paling terpukul dari 17ribu unit jadi sisa 4000 unit. Selama ini, penjualan alat berat banyak terserap oleh sektor tambang dan perkebunan serta konstruksi.
 
"Tapi sekarang tinggal sektor konstruksi saja yang masih ada pembelian alat berat baru, antara lain untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Tapi kenaikan permintaan alat berat di sektor konstruksi belum mampu mengangkat bisnis pembiayaan alat berat di Indonesia," bebernya. Dia menambahkan, sepertiga pembiayaan oleh industri multifinace di Indonesia selama ini terserap oleh sektor alat berat.
 
"Tren pembelian alat berat sedang turun karena umumnya pengusaha memilih bertahan dengan memakai unit alat berat yang lama ketimbang beli yang baru," ujar Dewa Made seraya menyebutkan pembelian alat berat biasanya masuk bagian dari investasi baru oleh perusahaan.

"Pembelian alat berat yang baru biasanya untuk pengganti unit alat berat yang lama dan harga jual alat berat harganya selalu mengacu kurs dolar AS karena barangnya masih impor. Kalau kurs rupiah melemah, harga alat berat jadi lebih mahal," tegasnya.


Tags Terkait :
Kendaraan Komersial Pembiayaan Alat Berat
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ekonomi Lesu, Penjualan Truk Tata Motors dan Ashok Leylan, Ambyar Di November

Selama November 2019 total kendaraan niaga terjual sebanyak 57.510 unit di India. Cukup banyak perbedaan dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, terjual sebanyak 69.666 unit.

5 tahun yang lalu


Pikap
Review Pick Up Tata Ace Mega: Mini Pick Up Diesel dengan Daya Angkut Maksimal

Tata Ace Mega hadir untuk memperkuat positioning Tata Motors di segmen mini pick up diesel di pasar India. Pick up ini dibekali mesin DICOR BS III 800 cc.

8 tahun yang lalu


Berita
Jaringan Aftersales Bakal Jadi Tantangan Besar 105ribu Mobil Koperasi Merah Putih

105 ribu kendaraan dan bakal disebar di seluruh Indonesia merupakan tantangan besar untuk layanan aftermarket

1 hari yang lalu


Berita
Kadin Desak Presiden Batalkan Impor 105.000 Kendaraan Niaga Dari India

Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh.

1 hari yang lalu

Truk
Tata Group Caplok Iveco

Akan fokus pada pengembangan kendaraan listrik

3 bulan yang lalu


Berita
GIIAS 2024: Mitsubishi Fuso Punya Bengkel Repair Bodi Dan Sasis

Belum dimiliki kompetitor sekelas

1 tahun yang lalu

Berita
Beli Truk Tata, Gratis Pikap

Langkah ini diambil di tengah kelesuan pasar dan pembiayaan pembelian kendaraan

5 tahun yang lalu


Berita
Kebijakan Di Masa Pandemik, Tata Tambah Masa Garansi 2 Bulan

Penambahan masa garansi ini dilakukan Tata Motors untuk kenyamanan pelayanan pelanggan Tata di Indonesia

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

11 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

12 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

13 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

14 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu