Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Harga BBM Non-Subsidi Turun Lagi

Harga bahan bakar yang dijual Pertamina resmi mengalami penurunan per 15 Maret 2016 kemarin. Hal ini terjadi karena harga minyak dunia yang mengalami tren penurunan.
Berita
Rabu, 16 Maret 2016 22:20 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Harga bahan bakar yang dijual Pertamina resmi mengalami penurunan per tanggal 15 Maret 2016 kemarin. Hal ini terjadi karena harga minyak dunia yang mengalami tren penurunan. 

Adapun jenis BBM yang mengalami penurunan harga adalah yang non-subsidi saja. Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex dan Pertalite dipangkas Rp200 per liter. Di Jakarta contohnya, Pertamina Dex mulai 15 Maret akan dijual dengan harga Rp8.600 per liter dari semula Rp8.800 per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan penurunan ini sejalan dengan terus menurunnya harga minyak mentah dunia yang berpengaruh pada harga indeks pasar produk-produk BBM tersebut. Harga bahan bakar tersebut turun sebesar Rp200 per liter dari harga yang berlaku pada periode 1 Maret 2016 lalu.
 
Dia mencontohkan, harga Pertamax di Jakarta yang semula Rp7.950 per liter turun menjadi Rp7.750 per liter dan Pertamax Plus turun dari Rp8.850 per liter menjadi Rp8.650 per liter di Jakarta. Penurunan harga juga terjadi pada produk diesel berkualitas tinggi, Pertamina Dex.

“Penurunan ini ditetapkan dengan memperhatikan perkembangan harga minyak mentah dan produk dunia. Besaran penurunan harga sebesar Rp200 per liter berlaku sama untuk seluruh daerah dan untuk produk Pertamax/Bio Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex yang berlaku terhitung mulai 15 Maret pukul 00.00,” kata Wianda.
 
Untuk bahan bakar umum jenis lainnya, Pertalite juga turun Rp200 per liter, dimana di Jakarta Pertalite dijual dari harga 7.500 rupiah per liter turun 200 rupiah menjadi 7.300 rupiah per liter. Solar/Biosolar non subsidi mengalami penurunan lebih dalam yaitu Rp400 per liter di seluruh daerah.

BACA JUGA

Tags Terkait :
Pertamina Pertamax Pertalite Pertamina-DEX
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Pertamax Green 92 Akan Dijual Lebih Mahal

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pangsa pasar jenis bahan bakar itu sulit untuk disubsidi.

2 tahun yang lalu


Berita
Siap-siap! Sebentar Lagi Beli Pertalite Akan Dibatasi

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Ia menyatakan bahwa siap untuk mengimplementasikan pembatasan pembelian BBM dengan RON 90 itu di Indonesia

3 tahun yang lalu


Berita
Kebijakan Pembatasan Pertalite Bisa Picu Masalah Baru

Salah satu usulannya adalah melarang mobil dengan kapasitas 2.000 cc ke atas untuk konsumsi Pertalite.

4 tahun yang lalu


Berita
Ini Cara Beli Pertalite dan Solar Tanpa Aplikasi Mypertamina

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan, pendaftaran tidak hanya bisa dilakukan melalui aplikasi MyPertamina.

4 tahun yang lalu


Terkini

Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

2 jam yang lalu


Berita
Ada Alasan Mengapa Toyota Land Cruiser 70 Jepang Menutupi Lampu Belakangnya

Detail unik ala Jepang yang membuat Land Cruiser 70 Series alami 'kebutaan' di bagian belakang

4 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

13 jam yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

17 jam yang lalu