OTODRIVER – Mazda 6e Fastback resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia. Hadir dengan format fastback dan mengedepankan karakter berkendara khas Mazda, mobil ini berhadapan langsung dengan BYD Seal Performance yang juga menawarkan karakter sporty serta performa tinggi.
Menariknya, kedua sedan listrik ini memiliki harga yang cukup berdekatan. Mazda 6e dipasarkan dengan harga Rp850 juta OTR Jakarta, sementara BYD Seal Performance dibanderol Rp869 juta. Artinya, BYD Seal Performance hanya lebih mahal sekitar Rp19 juta dibandingkan Mazda 6e.
Lantas, bagaimana perbandingan spesifikasi keduanya?
Dimensi vs Wheelbase
Secara dimensi, Mazda 6e Fastback memiliki panjang 4.921 mm, lebar 1.890 mm, tinggi sekitar 1.490 mm, serta wheelbase 2.895 mm.
Sementara itu, BYD Seal Performance memiliki panjang 4.800 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.460 mm, dan wheelbase 2.920 mm.
Dengan demikian, Mazda 6e lebih panjang 121 mm dan lebih lebar 15 mm dibandingkan BYD Seal Performance. Namun, BYD Seal memiliki wheelbase 25 mm lebih panjang.
Mazda 6e Fastback mengusung format fastback yang membuat tampilannya terlihat lebih sporty. Pintu bagasi yang menyatu dengan kaca belakang juga memberikan akses yang lebih praktis dibandingkan sedan konvensional.
Sementara itu, BYD Seal mengusung desain sedan dengan karakter rendah dan agresif.
BYD Seal Performance Jauh Lebih Bertenaga
Perbedaan paling mencolok antara kedua mobil ini terdapat pada sektor performa.
Mazda 6e Fastback menggunakan satu motor listrik yang ditempatkan di roda belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga 258 PS dengan torsi maksimum 290 Nm.
Sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas 78 kWh. Dengan konfigurasi tersebut, Mazda mengklaim 6e mampu menempuh jarak hingga 560 km berdasarkan standar WLTP.
Sementara itu, BYD Seal Performance menggunakan dua motor listrik yang bekerja sebagai sistem penggerak All-Wheel Drive (AWD).
Kombinasi kedua motor tersebut menghasilkan tenaga maksimum 530 PS dengan torsi 670 Nm.
Dengan tenaga sebesar itu, BYD Seal Performance mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 3,8 detik. Jarak tempuhnya mencapai 580 km berdasarkan metode NEDC.
Artinya, tenaga Seal Performance lebih dari dua kali lipat dibandingkan Mazda 6e.
Baterai BYD Seal Performance Lebih Besar
BYD Seal Performance juga unggul dalam kapasitas baterai. Mobil ini menggunakan Blade Battery berkapasitas 82,56 kWh.
Sementara itu, Mazda 6e Fastback menggunakan baterai berkapasitas 78 kWh.
Meski memiliki kapasitas baterai lebih kecil, Mazda 6e mengklaim jarak tempuh hingga 560 km dengan metode WLTP. BYD Seal Performance memiliki klaim 580 km, tetapi menggunakan metode NEDC.
Perbedaan metode pengujian ini perlu diperhatikan karena angka NEDC umumnya lebih optimistis dibandingkan WLTP. Karena itu, jarak tempuh keduanya tidak dapat dibandingkan secara langsung hanya berdasarkan angka yang tercantum.
Fitur dan Teknologi
Mazda 6e Fastback menawarkan kabin dengan nuansa premium. Mobil ini dibekali layar infotainment berukuran 14,6 inci, panel instrumen digital, dan Head-Up Display.
Selain itu, tersedia panoramic glass roof, sistem audio Sony Premium dengan 14 speaker, kamera 360 derajat, serta berbagai fitur keselamatan aktif yang tergabung dalam sistem i-Activsense.
BYD Seal Performance juga membawa berbagai fitur modern. Mobil ini menggunakan layar infotainment berukuran 15,6 inci yang dapat diputar secara elektrik.
Varian Performance juga memiliki sistem penggerak AWD yang menjadi salah satu keunggulan utamanya dibandingkan Mazda 6e.
Selisih Harga Hanya Rp19 Juta
Dengan harga Rp850 juta, Mazda 6e Fastback memiliki banderol yang sangat berdekatan dengan BYD Seal Performance yang mencapai Rp869 juta.
Namun, dengan selisih harga tersebut, BYD Seal Performance menawarkan spesifikasi performa yang jauh lebih tinggi. Konsumen mendapatkan dua motor listrik, sistem AWD, tenaga 530 PS, torsi 670 Nm, baterai 82,56 kWh, serta kemampuan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,8 detik.
Sementara itu, Mazda 6e mengandalkan satu motor listrik dengan tenaga 258 PS, torsi 290 Nm, baterai 78 kWh, dan penggerak roda belakang.
Di sisi lain, Mazda 6e memang tidak secara khusus mengejar performa ekstrem. Mobil ini lebih mengedepankan desain, kenyamanan, serta karakter berkendara khas Mazda.
Dengan selisih harga yang hanya Rp19 juta, pertarungan keduanya menjadi semakin menarik.
BYD Seal Performance menawarkan performa yang jauh lebih buas dengan sistem AWD, sedangkan Mazda 6e mengandalkan desain fastback, karakter berkendara, serta pendekatan premium khas Mazda.
Jadi, bagi konsumen yang mengejar performa dan spesifikasi, BYD Seal Performance terlihat lebih menarik. Namun, bagi mereka yang mengutamakan desain, kenyamanan, dan karakter berkendara, Mazda 6e memiliki daya tarik tersendiri. (AW)
